Minggu, 27 September 2026
09:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Tsuchinoko

Tsuchinoko

hewan yang dilaporkan ada di Jepang, namun belum pernah dibuktikan keberadaannya (kriptid)

250px-Tsuchinoko_photo_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Model tsuchinoko dari plastik

Tsuchinoko (ツチノコ atau 槌の子) adalah hewan yang dilaporkan ada di Jepang tetapi belum pernah bisa dibuktikan (kriptid). Bentuknya seperti ular tetapi berperut gendut mirip botol atau pin boling dengan ekor yang kecil mirip ekor tikus. Hewan ini dilaporkan pernah "dilihat" saksi mata di berbagai tempat di Jepang, kecuali di Hokkaido dan Kepulauan Ryukyu. Hingga kini, tsuchinoko belum pernah berhasil ditangkap orang karena saksi mata menjadi takut, atau hewan ini lebih dulu melarikan diri.

Nama "Tsuchinoko" berasal dari nama lokal untuk "hewan" ini menurut penduduk daerah Kansai (Kyoto, Mie, Nara, dan Shikoku). Di daerah Kanto, penduduk menyebutnya sebagai bachihebi. Beberapa pemerintah daerah di Jepang menawarkan hadiah uang dalam jumlah besar bagi orang yang berhasil menangkap tsuchinoko. Hadiah uang sebesar 100 juta yen pernah ditawarkan kota Itoigawa, Niigata.[1]

Pemerian

250px-Doeti_Nozuchi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi makhluk yang disebut notsuchi dalam buku "Shinano Kishōroku" oleh Ide Michisada (1757-1842) adalah gambar tertua mengenai tsuchinoko.
120px-Suizan_Nozuchi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi notsuchi dalam buku "Noyama Somoku Tsushi" karya Kuroda Suizan (1792-1859)

Saksi mata yang mengaku pernah "melihat" tsuchinoko melaporkan ciri fisik dan tingkah laku sebagai berikut:

  • Dibandingkan dengan ular biasa, bagian perut sedikit agak gendut[2]
  • Kuat meloncat hingga sekitar 2 meter,[3] atau menurut sumber lain dapat meloncat ke depan hingga 2 meter dengan ketinggian 5 meter,[4] atau hingga 10 meter.[5]
  • Suka minum sake[4]
  • Bisa berbunyi "chii"[4]
  • Bergerak dengan sangat cepat[6]
  • Cara bergerak seperti ulat,[4] atau menggulung diri sambil menggigit bagian ekor dan berputar bagaikan roda[3]
  • Berbunyi seperti mendengkur[6]
  • Senang dengan bau miso, cumi-cumi, rambut manusia yang dipanggang[4]
  • Ada jenis yang berbisa.[2]

Sejarah

Penjelasan yang masuk akal

250px-Immature_eastern_blue_tongued_lizard.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kadal lidah biru (Tiliqua scincoides) dari genus Tiliqua yang memiliki kaki sangat kecil.

Kemungkinan besar, orang hanya salah melihat saja. Perut ular yang baru saja menelan mangsa berukuran besar akan membesar seperti sosok tsuchinoko yang dilaporkan saksi mata. Selain itu, tsuchinoko mirip dengan kadal genus Tiliqua yang masuk ke Jepang sebagai hewan peliharaan sejak sekitar tahun 1970-an. Kadal tersebut memiliki kaki yang kecil dan hampir tidak terlihat, sehingga di tengah kerimbunan dapat disangka sebagai tsuchinoko.

Catatan kaki

  1. ↑ ""Tsuchinoko hokaku ni 1 oku en", Itoigawa de sankasha boshū ("ツチノコ捕獲に1億円"、糸魚川で参加者募集)". Daily Yomiuri. 14 Mei 2007. Diakses tanggal 9 Maret 2008.
  2. 1 2 Sasama 2005, hlm. 203
  3. 1 2 Tada 1990, hlm. 91-93
  4. 1 2 3 4 5 伊保内編 2008, hlm. 13-21
  5. ↑ Ihoutsu 2008, DVD bonus.
  6. 1 2 Ito 2008, hlm. 251

Referensi

  • Ryōhei Itō (伊藤龍平) (2008). Tsuchinoko no minzokugaku: yōkai kara mikakunin dōbutsu e (ツチノコの民俗学). Seikyusha. ISBN 978-4-7872-2029-5.
  • Hiromi Ihoutsu (伊保内裕美), ed. (2008). UMA michi seibutsu shōgeki eizō (UMA未知生物衝撃映像). Million Mook. Million. ISBN 978-4-8130-6216-5.
  • Yoshihiko Sasama (笹間良彦) (2005). Susumu Uribō (瓜坊進) (ed.). Oni to mononoke no bunkashi: e de mite fushigi (鬼ともののけの文化史:絵で見て不思議!). Yushikan rekishi sensho (遊子館歴史選書). Yushikan. ISBN 978-4-946525-76-6.
  • Katsumi Tada (多田克己) (1990). Gensō sekai no jūnintachi (幻想世界の住人たち). Truth In Fantasy. Vol. IV. Shinkigensha. ISBN 978-4-915146-44-2.
  • Ichirō Namiki (並木伸一郎) (2007). Honto ni atta!! mikakunin seibutsu mokugeki file (本当に会った!! 未確認生物目撃ファイル). Takeshobo. ISBN 978-4-8124-3097-2.
  • Bintarō Yamada (山口敏太郎) (2007). Shishinban! Honto ni iru nihon no "michiseibutsu" annai (最新版! 本当にいる日本の「未知生物」案内). Kasakura. ISBN 978-4-7730-0399-4.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan