Sabtu, 03 Oktober 2026
16:54 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Ulat

Ulat

Bagikan:
250px-Chenille_de_Grand_porte_queue_%28macaon%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ulat dari spesies Papilio machaon
250px-Monarch_Butterfly_Danaus_plexippus_Vertical_Caterpillar_2000px.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ulat kupu-kupu monarch (Danaus plexippus) memakan bungkus biji yang belum terbuka dari tumbuhan Asclepias incarnata

Ulat adalah tahap larva dari anggota ordo Lepidoptera (ordo serangga yang terdiri dari kupu-kupu dan ngengat).[1]

Seperti kebanyakan penamaan umum, penggunaan istilah ini sebenarnya tidak konsisten, sebab larva lalat gergaji juga sering disebut sebagai ulat.[2][3] Baik larva lepidopteran maupun larva symphytan sama-sama memiliki bentuk tubuh eruciform.

Ulat sebagian besar merupakan spesies herbivora (folivora), tetapi tidak semuanya; beberapa persen (sekitar 1%) adalah insektivora, bahkan ada juga yang kanibal. Beberapa ulat memakan produk hewani lainnya; misalnya, ngengat pakaian memakan wol, sementara ngengat tanduk memakan kuku dan tanduk ungulata mati.

Ulat merupakan pemakan yang rakus. Banyak ulat yang menjadi hama pertanian serius. Kenyataannya banyak spesies ngengat yang lebih dikenal pada tahap ulatnya karena kerusakan yang ditimbulkan pada buah-buahan dan hasil pertanian lain, sedangkan ngengatnya bukan merupakan hama. Sebaliknya, berbagai spesies ulat sangat bermanfaat bagi manusia. Misalnya sebagai sumber sutra, makanan manusia dan hewan ternak, atau untuk pengendalian biologis tanaman hama (gulma).[4][5]

Anatomi

330px-Caterpillar_morphology.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anatomi ulat
  1. Kepala
  2. Dada
  3. Perut
  4. Spirakulum
  5. Kait anal
  6. Tungkai perut (abdominal)
  7. Segmen
  8. Tungkai dada (thoracis)
  9. Antena

Kebanyakan ulat memiliki badan panjang dan berbentuk gilig (silinder). Ulat memiliki tiga pasang tungkai yang sejati pada tiga segmen dada, ditambah dengan empat pasang tungkai semu yang disebut tungkai perut pada segmen tengah perut dan sering sepasang tungkai perut pada segmen perut terakhir. Ulat mempunyai sepuluh segmen perut.

250px-Sphinx_ligustri01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sphinx ligustri
250px-Chenille_de_Grand_porte_queue_%28macaon%29_Fausses_pattes.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tungkai perut (abdominal) Papilio machaon
250px-Ulat_Duri_%28Caterpillar%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ulat duri

Referensi

  1. ↑ Parker, Sybil, P (1984). McGraw-Hill Dictionary of Biology. McGraw-Hill Company.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Eleanor Anne Ormerod (1892). A Text-Book of Agricultural Entomology: Being a Guide to Methods of Insect Life and Means of Prevention of Insect Ravage for the Use of Agriculturists and Agricultural Students. Simpkin, Marshall, Hamilton, Kent & Co.
  3. ↑ Roger Fabian Anderson (Januari 1960). Forest and Shade Tree Entomology. Wiley. ISBN 978-0-471-02739-3.{{cite book}}: Ketidakcocokan ISBN / tanggalPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Basoni, Sonia. "Ulat Hong Kong Dipromosikan Sebagai Sumber Makanan Ramah Lingkungan". detikcom. Diakses tanggal 2022-05-23.
  5. ↑ Andadari, Lincah (2013). Budidaya Murbei dan Ulat Sutra. Bogor: Forda Press.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Lihat pula

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Caterpillar.


Ikon rintisan

Artikel bertopik serangga ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan