Minggu, 27 September 2026
22:52 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Hanako-san

legenda urban Jepang

Hanako-san (花子さん) atau Hanako-san di Toilet (トイレの花子さん, Toire no Hanako-san) adalah legenda urban Jepang tentang sesosok gadis yang menghantui kamar mandi sekolah. Dia akan muncul bila namanya dipanggil.

Legenda

Menurut legenda yang dipercaya oleh masyarakat Jepang, Hanako-san adalah arwah dari seorang anak perempuan yang menghantui toilet sekolah. Hanako-san dipercaya sebagai sesosok yōkai atau yūrei.[1][2] Hanako-san digambarkan memiliki potongan rambut cepak (potongan rambut bob) dan mengenakan rok atau gaun yang berwarna merah.[3][4][5] Cerita mengenai asal mula Hanako-san juga beragam;[4] di beberapa sumber diceritakan bahwa Hanako-san dulunya adalah seorang anak perempuan yang dibunuh oleh seseorang atau orang tuanya yang kejam di sebuah toilet sekolah;[1][2] sementara sumber lain juga ada yang menyebutkan bahwa ia adalah seorang anak perempuan yang bunuh diri di toilet sekolah.[1] Ada pula sumber yang menyebutkan bahwa ia adalah seorang anak yang hidup di masa Perang Dunia II, dan terbunuh saat ada serangan udara di toilet sekolahnya ketika ia sedang bermain petak umpet.[1][1]

Hanako-san adalah legenda urban yang terkenal dan tersebar secara luas sehingga memiliki beragam versi. Pemanggilan Hanako-san sering kali dilakukan oleh anak-anak di sekolah sebagai ritual pembuktian keberanian, atau sebagai metode perpeloncoan murid baru, seperti legenda Bloody Mary di sekolah-sekolah Barat.

Hanako-san dipanggil dengan mengetuk pintu bilik ketiga kamar mandi perempuan di lantai tiga sebanyak tiga kali sambil bertanya 'Apakah kamu di sini, Hanako-san".[1][4][5] Apabila ia hadir, ia akan menjawab "Aku di sini."[1][4] Di dalam bilik akan hadir sesosok gadis dengan rok merah. Kadang kala ia tampak dengan pakaian putih.[6]

'Hanako' merupakan nama perempuan yang umum di Jepang pada tahun 1950-an, ketika legenda tersebut [diyakini] dimulai pada saat itu.[7]

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 Meyer, Matthew (27 Oktober 2010). "A-Yokai-A-Day: Hanako-san (or "Hanako of the Toilet")". MatthewMeyer.net. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-04-05. Diakses tanggal 7 Agustus 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 Yoda & Alt 2013, hlm. 237.
  3. ↑ Bathroom Readers' Institute 2013, hlm. 178.
  4. 1 2 3 4 Grundhauser, Eric (2 Oktober 2017). "Get to Know Your Japanese Bathroom Ghosts". Atlas Obscura. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-12-27. Diakses tanggal 12 Juli 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 Meza-Martinez, Cecily; Demby, Gene (31 Oktober 2014). "The Creepiest Ghost And Monster Stories From Around The World". NPR. National Public Radio, Inc. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-09-04. Diakses tanggal 6 Agustus 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Katsumi Tada; Shinichiro Namiki (2008). Kōdansha komikkukurieito-hen (ed.). DISCOVER YŌKAI: The Great Japanese Encyclopaedia of Yōkai. KODANSHA Official File Magazine. Vol. VOL.10. Kodansha. ISBN 978-4-06-370040-4.{{cite book}}: |volume= memiliki teks tambahan; Teks "和書" diabaikanPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  7. ↑ Yoda, Hiroko; Alt, Matt; Morino, Tatsuya (2008), Yokai Attack!: The Japanese Monster Survival Guide, Kodansha International, ISBN 4770030703
Cerita rakyat
Utamaro Yama-uba dan Kintaro
Koleksi naskah
Makhluk legenda
Folkloris


Ikon rintisan

Artikel bertopik hantu atau setan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan