Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks eksisting. (Desember 2022) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |

Antagonis adalah karakter yang melawan atau menentang tujuan utama dari karakter utama atau protagonis.[1] Antagonis sering merupakan seorang penjahat atau hal lainnya yang merupakan konflik dengan protagonis. Antagonis biasanya jahat dan tidak baik serta sering membuat nilai-nilai negatif.[2] Padahal, tidak semua antagonis jahat. Dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah - sekolah, bahkan sejak sekolah dasar, antagonis sering diidentikkan dengan tokoh yang jahat, dan protagonis adalah tokoh yang baik.
Referensi
- ↑ "antagonis". KBBI Daring. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-08-10.
{{cite web}}: Parameter tidak dikenal|fggffhg=diabaikan - ↑ "The Elements of Literature". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-12-18. Diakses tanggal 2021-02-02.
Artikel bertopik sastra ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |