Minggu, 08 November 2026
12:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Maurikius

Maurikius

Kaisar Romawi Timur dari tahun 582 hingga 602 M

Bagikan:
Maurikius
Kaisar Romawi Timur
250px-MauriceTremissis.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tremissis Kaisar Maurikius.
Berkuasa13 Agustus 582 – 27 November 602
(20 tahun, 106 hari)
PendahuluTiberius II Konstantinus
PenerusFokas
Lahir539
Arabissus, Kapadokia (sekarang Afşin, Provinsi Kahramanmaraş, Turki)
Meninggal27 November 602 (umur 63)
Konstantinopel
AyahPavlos
Nama lengkap
Flavius Mauricius Tiberius Augustus
DinastiDinasti Yustinianus

Maurikius adalah seorang Kaisar Bizantium yang memerintah dari tahun 582 hingga 602 M. Ia dikenal sebagai salah satu pemimpin yang berhasil memulihkan kekuatan Kekaisaran Bizantium setelah periode kemunduran. Pemerintahannya ditandai oleh reformasi militer yang signifikan, keberhasilan diplomasi, dan konflik besar di perbatasan timur Kekaisaran. Namun, masa pemerintahannya juga berakhir tragis akibat pemberontakan internal yang menyebabkan kematiannya.

Kehidupan Awal

Maurikius lahir pada tahun 539 M di Arabissus, sebuah kota kecil di wilayah Kapadokia (sekarang bagian dari Turki). Nama lengkapnya adalah Flavius Mauricius Tiberius Augustus. Ia berasal dari keluarga Kristen yang terhormat tetapi tidak tergolong bangsawan tinggi. Sebelum menjadi kaisar, Maurikius menjabat sebagai komandan militer (magister militum) di wilayah timur Kekaisaran Bizantium, terutama dalam perang melawan Kekaisaran Sasaniyah.

Naik Takhta

Maurikius naik takhta pada tahun 582 M setelah menikahi Constantina, putri Kaisar Tiberius II Konstantinus, dan diadopsi sebagai penerus. Setelah kematian Tiberius II, Maurikius diangkat menjadi kaisar.

Kebijakan dan Reformasi

Reformasi Militer

Maurikius dikenal karena reformasi militernya yang mendalam. Ia memperkenalkan sistem thema, di mana wilayah tertentu diorganisasi sebagai basis militer untuk mempertahankan perbatasan Kekaisaran. Sistem ini mengurangi ketergantungan pada tentara bayaran dan meningkatkan kesiapan militer Kekaisaran.

Ia juga menyusun buku manual militer yang dikenal sebagai Strategikon, yang memberikan panduan taktis dan strategi perang. Buku ini dianggap sebagai salah satu karya militer paling berpengaruh pada Abad Pertengahan.

Kebijakan Luar Negeri

Maurikius berhasil memperkuat posisi Kekaisaran Bizantium melalui diplomasi.

  • Perang dengan Sasaniyah: Maurikius berhasil mengakhiri perang panjang dengan Kekaisaran Sasaniyah pada tahun 591 M. Ia mendukung Khosrow II dalam merebut takhta Sasaniyah dan mendapatkan wilayah Armenia dan Mesopotamia Atas sebagai imbalan.
  • Kampanye di Balkan: Maurikius juga berhasil menahan serangan bangsa Slavia dan Avar di Balkan. Ia memulai kampanye militer besar-besaran untuk merebut kembali wilayah di Semenanjung Balkan dan memperkuat perbatasan utara Kekaisaran.

Administrasi dan Ekonomi

Maurikius menjalankan kebijakan ekonomi yang hemat untuk mengurangi defisit Kekaisaran. Namun, kebijakan ini menimbulkan ketidakpuasan di kalangan rakyat dan militer, yang merasa kurang diperhatikan.

Konflik Internal dan Kejatuhan

Pada tahun 602 M, kebijakan hemat Maurikius memicu pemberontakan militer di Balkan, yang dipimpin oleh Fokas. Tentara memberontak karena tidak menerima perintah Maurikius untuk bertahan di perbatasan selama musim dingin.

Maurikius melarikan diri ke Kalsedon, tetapi ditangkap dan dieksekusi bersama keluarganya oleh Fokas, yang kemudian merebut takhta. Eksekusi Maurikius menjadi salah satu peristiwa tragis dalam sejarah Kekaisaran Bizantium.

Kehidupan Pribadi

Maurikius menikah dengan Constantina dan memiliki beberapa anak. Peran keluarganya dalam pemerintahan sangat signifikan, tetapi mereka juga menjadi korban ketika Fokas mengambil alih kekuasaan.

Lihat pula

Referensi

  • Brown, Peter. The World of Late Antiquity. London: Thames & Hudson, 1971.
  • Cameron, Averil. The Byzantine Empire. Oxford: Blackwell, 2006.
  • Treadgold, Warren. A History of the Byzantine State and Society. Stanford: Stanford University Press, 1997.

Bacaan selanjutnya

  • Charles, R. H. (1916) The Chronicle of John, Bishop of Nikiu: Translated from Zotenberg's Ethiopic Text, Reprinted 2007. Evolution Publishing, ISBN 978-1-889758-87-9. ; also available free online
  • Ostrogorski, G; History of the Byzantine State, Rutgers University Press (July 1986)
  • Kazhdan, Alexander, ed. (1991), Oxford Dictionary of Byzantium, Oxford University Press, ISBN 978-0-19-504652-6
  • Martindale, John R.; Jones, A.H.M.; Morris, John (1992), The Prosopography of the Later Roman Empire – Volume III, AD 527–641, Cambridge University Press, ISBN 978-0521201608{{citation}}: Periksa nilai |isbn=: checksum
  • Shlosser, Franziska E. (1994). The Reign of the Emperor Maurikios (582–602). A reassessment (Historical Monographs 14). Athens.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
Principatus
27 SM – 235 M
Krisis
235–284
Dominatus
284–395
Romawi Barat
395–480
Romawi Timur
Bizantium

395–1204
Kekaisaran Nicea
1204–1261
Romawi Timur
Bizantium

1261–1453
Huruf cetak miring menunjukkan seorang rekan-kaisar, sedangkan yang digaris bawahi menunjukkan seorang perampas kekuasaan. Lihat pula: Kerajaan Romawi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan