Rabu, 28 Oktober 2026
10:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026

Antiintelektualisme

bentuk diskriminasi yang berupa rasa ketidakpercayaan dan kebencian terhadap segala hal yang berhubungan dengan intelek, intelektual, dan intelektualisme.

Bagikan:
Bagian dari seri
Diskriminasi
120px-Emojione_1F6AB.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Manifestasi

Antiintelektualisme adalah bentuk diskriminasi yang berupa rasa ketidakpercayaan dan kebencian terhadap segala hal yang berhubungan dengan intelek, intelektual, dan intelektualisme. Bentuk umum dari antiintelektualisme dapat berupa kebencian terhadap pendidikan dan filsafat serta penolakan berlebihan terhadap seni, sastra, sejarah, dan sains sebagai kegiatan manusia yang tidak praktis, memiliki motif politik, dan hina.[1] Pihak antiintelektualisme menampilkan diri mereka (dan sering kali dianggap oleh masyarakat banyak) sebagai pembela populis yang menentang elitisme dalam politik dan akademisi, serta cenderung melihat orang-orang terpelajar sebagai status sosial yang mendominasi wacana politik dan pendidikan tinggi, tetapi tidak memiliki kepedulian dalam berhubungan dengan masalah-masalah rakyat biasa.[1]

Pada umumnya, antiintelektualisme diterapkan dalam bentuk pemerintahan totaliterisme untuk menekan ketaksepakatan politik di dalam negara.[2] Sebagai contoh, dalam Perang Saudara Spanyol dan masa kediktatoran Francisco Franco penindasan kaum reaksioner (yang dikenal sebagai Teror Putih (1936–1945)) merupakan bentuk penindasan yang menargetkan 200.000 warga sipil yang tergolong kaum cendekiawan di Spanyol, termasuk di antaranya guru dan akademisi yang aktif secara politik, serta seniman dan penulis yang aktif di Republik Spanyol Kedua.[3] Rezim Kamboja Demokratik yang dipimpin Pol Pot juga melakukan tindakan antiintelektualisme dengan mengeksekusi warga negara dengan latar belakang pendidikan selama genosida Kamboja.

Lihat juga

Referensi

  1. 1 2 Holman, C. Hugh (1980). A Handbook to Literature (Edisi ke-4). hlm. 27.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Courtois, Stephanie. The Black Book of Communism. hlm. 601.
  3. ↑ Dictionary of Wars (Edisi ke-3). 2007. hlm. 517–518.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan