Selasa, 27 Oktober 2026
14:50 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Sentimen anti-Serbia

pandangan buruk terhadap orang-orang Serbia

Bagikan:

Sentimen anti-Serb atau Serbofobia (bahasa Serbia:србофобија, srbofobija) merupakan pandangan negatif terhadap orang Serbia. Sentimen tersebut menjadi alasan penganiayaan terhadap etnis Serbia sepanjang sejarah.

Bentuk khas dari sentimen dapat berupa pandangan negatif terhadap Serbia sebagai negara bangsa bagi orang Serbia. Bentuk lain dari sentimen anti-Serbia adalah pandangan negatif terhadap Republika Srpska, entitas mayoritas etnis Serbia di Bosnia dan Herzegovina.

Simpatisan historis paling terkenal dari sentimen anti-Serbia adalah Partai Hak-Hak Kroasia abad ke-19 dan ke-20. Partai itu merupakan cikal bakal gerakan Ustaše di Kerajaan Yugoslavia, sebuah organisasi fasis Kroasia yang kemudian berkuasa selama Perang Dunia II dan membuat kebijakan rasis terhadap orang Serbia, Yahudi, Romani, dan pembangkang. Kebijakan itu memuncak dengan dilancarkannya genosida Serbia dan kelompok minoritas lainnya yang tinggal di Negara Merdeka Kroasia (1941-1945).

Galeri

  • Serbien muss sterbien! ("Serbia harus mati!"), sebuah karikatur Austria, dibuat setelah pembunuhan  Franz Ferdinand dari Austria tahun 1914, menggambarkan Serbia sebagai teroris berwujud setengah kera.
    Serbien muss sterbien! ("Serbia harus mati!"), sebuah karikatur Austria, dibuat setelah pembunuhan Franz Ferdinand dari Austria tahun 1914, menggambarkan Serbia sebagai teroris berwujud setengah kera.
  • Hasil jarahan toko warga Serbia di Sarajevo selama pogrom anti-Serbia.
    Hasil jarahan toko warga Serbia di Sarajevo selama pogrom anti-Serbia.
  • Tentara Austria-Hungaria mengeksekusi mati warga sipil Serbia selama Perang Dunia I.
    Tentara Austria-Hungaria mengeksekusi mati warga sipil Serbia selama Perang Dunia I.
  • Jenazah warga Serbia yang dibunuh tentara Bulgaria dalam pembantaian Surdulica pada Perang Dunia I. Diperkirakan 2,000–3,000 pria Serbia dibunuh di sana pada bulan-bulan awal pendudukan Bulgaria di selatan Serbia.
    Jenazah warga Serbia yang dibunuh tentara Bulgaria dalam pembantaian Surdulica pada Perang Dunia I. Diperkirakan 2,000–3,000 pria Serbia dibunuh di sana pada bulan-bulan awal pendudukan Bulgaria di selatan Serbia.[1]
  • Perintah pengusiran kepada warga Yahudi dan Serbia di Zagreb, Kroasia pada Perang Dunia II, disertai ancaman pengusiran paksa jika menolak pergi.
    Perintah pengusiran kepada warga Yahudi dan Serbia di Zagreb, Kroasia pada Perang Dunia II, disertai ancaman pengusiran paksa jika menolak pergi.
  • Reruntuhan Gereja Juru Selamat Kudus, Prizren yang dibangun sekitar tahun 1330 dan hancur pada kerusuhan di Kosovo 2004.
    Reruntuhan Gereja Juru Selamat Kudus, Prizren yang dibangun sekitar tahun 1330 dan hancur pada kerusuhan di Kosovo 2004.
  • Ikon Bunda Kami dari Ljeviš peninggalan abad ke-14 di Prizren, yang dirusak oleh pemrotes pada 2004.
    Ikon Bunda Kami dari Ljeviš peninggalan abad ke-14 di Prizren, yang dirusak oleh pemrotes pada 2004.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Anti-Serb sentiment.
  1. ↑ Mitrović 2007, hlm. 223. sfn error: tanpa target: CITEREFMitrović2007 (bantuan)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan