Selasa, 27 Oktober 2026
14:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Universitas Otago

Universitas Otago

universitas di Selandia Baru

Bagikan:
Universitas Otago
bahasa Inggris: University of Otago
bahasa Maori: Te Whare Wānanga o Otāgo
250px-University_of_Otago.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kampus universitas
Motobahasa Latin: Sapere aude
Moto dalam bahasa Indonesia
Berani untuk menjadi bijak
(Dare to be wise)
JenisNegeri
Didirikan1869
KanselirJohn Ward
Wakil KanselirHarlene Hayne
Staf administrasi
3.788 (2014)[1]
Jumlah mahasiswa20.942 (2014)[1]
Sarjana15.635 (2014)[1]
Magister4.378 (2014)[1]
Doktor1.388 (2014)[1]
Lokasi, ,
Selandia Baru

45°51′56″S 170°30′50″E / 45.86556°S 170.51389°E / -45.86556; 170.51389
KampusUrban
WarnaBiru dan emas
AfiliasiMNU
osm-intl,13,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Universitas_Otago&revid=28174907&groups=_0c104d8fd7cfa88b355013b43901bc5dc832b32f&parser=parsoid
Situs webwww.otago.ac.nz
Logo Universitas Otago

Universitas Otago (bahasa Inggris:University of Otago, bahasa Maori:Te Whare Wānanga o Otāgo) adalah sebuah universitas negeri yang berlokasi di Dunedin, Selandia Baru dan merupakan universitas tertua yang ada di Selandia Baru. Universitas ini memiliki rata-rata tertinggi dalam kualitas penelitian di Selandia Baru, dan pada tahun 2006 berada di tempat kedua setelah Universitas Auckland dalam hal jumlah peneliti akademis berperingkat yang dipekerjakan.[2] Universitas ini menempati peringkat tertinggi dalam evalauasi Performance Based Research Fund Selandia Baru tahun 2006.[3]

Didirikan pada tahun 1869 oleh sebuah komite yang melibatkan Thomas Burns,[4] universitas ini dibuka pada Juli 1871. Moto yang diambil adalah "Sapere aude" ("Berani untuk menjadi bijak"), di mana Universitas Selandia Baru kemudian juga mengadopsi moto yang sama. Asosiasi Mahasiswa Universitas Otago menjawab hal ini dengan motonya, "Audeamus" ("Mari kita berani"). Lagu kelulusan universitas Gaudeamus igitur, iuvenes dum sumus... ("Mari kita bersenang-senang, selagi masih muda") menyatakan bahwa mahasiswa akan terus hidup melewati tantangan walau bukan cara yang diharapkan. Antara tahun 1874 dan 1961, Universitas Otago adalah bagian dari Universitas Selandia Baru, dan mengeluarkan gelar dalam namanya.

Otago dikenal karena kehidupan mahasiswanya, khususnya flatting, yang umumnya berlangsung di rumah-rumah sub-standar lama. Julukan "Scarfie" berasal dari kebiasaan memakainya selama musim dingin di selatan.[5] Kemegahan arsitektur dan kebun yang menyertainya dari Universitas Otago membawanya sebagai salah satu universitas terindah menurut publikasi Inggris The Daily Telegraph dan The Huffington Post.[6][7]

Divisi

250px-Otago_University_Medical_School.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sekolah Kedokteran Universitas Otago

Universitas Otago dibagi menjadi empat divisi akademis:

  • Divisi Humaniora
  • Divisi Ilmu Kesehatan
  • Divisi Ilmu Alam
  • Sekolah Bisnis

Untuk tujuan eksternal dan pemasaran, Divisi Komersial dikenal sebagai Sekolah Bisnis, karena itu adalah istilah setara yang umum digunakan di Amerika Utara. Secara historis, ada sejumlah sekolah dan fakultas, yang kini telah dikelompokkan dengan departemen yang berdiri sendiri untuk membentuk divisi tersebut.

Selain disiplin seperti dalam universitas biasa, Sekolah Kedokteran Otago (didirikan 1875) adalah salah satu dari hanya dua yang ada di Selandia Baru (dengan cabang konstituen di Christchurch dan Wellington), dan Otago adalah satu-satunya universitas di negara itu yang menawarkan pelatihan dalam Kedokteran Gigi. Sekolah dan fakultas profesional lainnya yang tidak ditemukan di semua universitas Selandia Baru antara lain Farmasi, Pendidikan Jasmani, Fisioterapi, Ilmu Laboratorium Kedokteran, dan Survei. Universitas ini juga merupakan rumah bagi Sekolah Pertambangan, sampai dipindahkan ke Universitas Auckland pada tahun 1987. Teologi juga ditawarkan, secara tradisional dalam hubungannya dengan Sekolah Pendeta, Knox dan Kolese Salib Suci, Mosgiel.

Ada juga sejumlah divisi layanan termasuk:

  • Divisi Layanan Keuangan
  • Divisi Sumber Daya Manusia
  • Divisi Layanan Informasi Teknologi
  • Divisi Pemasaran dan Komunikasi
  • Divisi Layanan Properti
  • Divisi Usaha dan Riset
  • Divisi Layanan Mahasiswa

Mahasiswa

Pendaftaran dengan Jenis Kualifikasi[8] 2014 2013 2012 2011 2010 2009 2008 2007 2006 2005 2004 2003
Doktoral 1.388 1.361 1.377 1.259 1.258 1.206 1.104 1.048 935 829 755 723
Master 1.214 1.216 1.281 969 979 921 874 838 1.052 1.108 1.060 994
Sarjana kehormatan 434 460 524 873 854 843 723 750 736 769 771 763
Sarjana biasa 15.136 15.489 15.762 15.593 15.780 15.359 13.347 13.136 12.868 12.939 12.711 12.186
Diploma dan Sertifikasi Pascasarjana 1.388 1.383 1.477 1.541 1.660 1.620 1.566 1.435 1.507 1.378 1.353 1.345
Lulusan Diploma dan Sertifikasi 388 416 426 475 487 405 317 494 204 392 314 298
Mahassiwa Sarjana Diploma dan Sertifikasi 65 73 92 116 152 169 133 265 216 239 318 344
Sertifikasi Profisiensi 1.284 1.228 1.171 1.326 1.450 1.419 ? ? ? ? ? ?
Hanya tertarik 10 ? ? ? 223 150 ? ? ? ? ? ?
Studi dasar 300 303 266 254 273 282 ? ? ? ? ? ?
Total 20.942 21.113 21.416 21.728 22.139 21.507 20.752 20.665 19.853 20.057 19.674 18.844
Etnis Mahasiswa 2014 2013 2012 2011 2010 2009 2008 2007 2006 2005 2004 2003
Selandia Baru/Eropa 74,3% 74,3% 74,8% 75,0% 75,6% 75,7% 76,8% 68,4% 68,3% 69,1% 69,5% 71,8%
Māori 8,5% 8,0% 7,8% 7,6% 7,6% 7,5% 7,3% 6,9% 6,4% 6,2% 6,1% 6,3%
Asia 18,3% 18,6% 18,3% 17,9% 17,2% 16,9% 16,0% 15,6% 16,5% 16,1% 15,2% 13,5%
Kepulauan Pasifik 3,6% 3,2% 3,1% 3,1% 3,1% 3,0% 2,8% 2,6% 2,6% 2,5% 2,5% 2,4%
Lainnya/tak diketahui 3,2% 3,3% 2,9% 2,9% 2,5% 5,3% 4,4% 6,5% 6,2% 6,1% 6,6% 5,9%

Peringkat akademik

Peringkat universitas dunia
Quacquarelli Symonds (QS)[9][10] Peringkat Akademis Universitas Dunia Times Higher Education
2015 173 201–300 201–250
2014 159 201–300 251–275
2013 155 201–300 226–250
2012 133 201–300 226–250
2011 130 201–300 201–225
2010 135 201–300 200+
2009 125 201–302 NA
2008 124= 201–302 NA
2007 114= 305–402 NA

Sejak 2010–2011, Times Higher Education memproduksi peringkat independen dari Quacquarelli Symonds (QS). Awalnya pemeringkatan ini hanya untuk 200 universitas terbaik yang terdaftar dan tidak memunculkan Universitas Otago. Pada 2015, Universitas Otago menjadi universitas pertama di Selandia Baru yang memiliki kuliah dalam daftar 10 terbaik QS, berada di posisi ke-8 untuk Kedokteran Gigi.[11]

Alumni

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 "Quick Statistics about the University of Otago".
  2. ↑ Research and Development in New Zealand: A Decade in Review Diarsipkan 2010-05-13 di Wayback Machine. (2006) Ministry of Research, Science and Technology.
  3. ↑ "Media release: Performance-based Research Fund results". Tertiary Education Commission. Diarsipkan dari asli tanggal 8 September 2007. Diakses tanggal 4 Juli 2007.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ King, Michael (2003). Penguin History of New Zealand. hlm. 209. ISBN 0-14-301867-1.
  5. ↑ Secker, Nathan. "Scarfie Flats". Te Ara – The Encyclopedia of New Zealand. Diakses tanggal 10 Oktober 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Otago University in New Zealand - Beautiful universities around the world". The Daily Telegraph (UK). 16 Agustus 2012. Diakses tanggal Maret 25, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "World's most beautiful universities". Huffington Post (UK). 2012. Diakses tanggal 25 Maret 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Quick Statistics. University of Otago". Diakses tanggal 18 Mei 2015.
  9. ↑ Hingga 2009, QS dan THE memiliki peringkat bersama, yang dikenal sebagai Peringkat Universitas Dunia Times Higher Education-QS
  10. ↑ "University of Otago". Quacquarelli Symonds (QS). Diakses tanggal 22 Mei 2013.
  11. ↑ "Otago makes world top 10 university list". Diakses tanggal 29 Juni 2016.
  • Boutell's Heraldry, 1970 Edition UK.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai University of Otago.

Templat:Matariki Network

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan