Selasa, 20 Oktober 2026
17:46 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari

Sentimen anti-Vietnam

Bagikan:

Sentimen anti-Vietnam (bahasa Vietnam:Chủ nghĩa bài Việt Nam) melibatkan rasa benci atau tak suka yang ditujukan kepada orang Vietnam, atau negara Vietnam.

Latar belakang

Sentimen anti-Vietnam, juga dikenal sebagai Vietnamofobia dan Anti-Vietnamisme, memiliki akaran sejarah yang kuat dan mendalam selama lebih dari ribuan tahun sejak pendirian Đại Việt. Terdapat beberapa jenis kebencian anti-Vietnam:

  • Penindasan terorganisasir terhadap orang Vietnam sebagai negara atau suku bangsa, sering kali berdasarkan bahwa keyakinan bahwa kepentingan Vietnam adalah ancaman aspirasi nasional negara itu sendiri;
  • sentimen rasis anti-Vietnam, sebuah ragam dari xenofobia;
  • sentimen budaya anti-Vietnam: prasangka terhadap orang Vietnam dan orang pemakai bahasa Vietnam, adat, bahasa dan pendidikan mereka; dan
  • Stereotipe terhadap Vietnam dan orang Vietnam dalam media dan budaya populer.

Tindakan anti-Vietnam telah lama dilakukan oleh berbagai negara terhadap keberadaan Vitnam sebagai negara dan kekhawatiran terhadap pengambilalihan orang Vietnam, baik dalam bentuk langsung maupun tak langsung. Dinasti-dinasti Kekaisaran Tiongkok melakukan tindakan penindasan anti-Vietnam dengan melakukan penahanan, hukuman gandung dan bahkan pembantaian dalam jumlah besar, terutama di bawah kekuasaan dinasti Ming di mana metode pembantaian terorganisir Tiongkok dari membakar sampai memenggal tanpa ampun;[1] atau bencana kelaparan 1945 di mana Kekaisaran Jepang diyakini berniat melakukan tindakan brutal terhadap pemberontakan Vietnam melawan kekuasaan Jepang.[2] Negara-negara yang lebih kecil seperti Kamboja juga melakukan pembantaian terhadap orang Vietnam, terutama di bawah kekuasaan Lon Nol dan Khmer Merah, dengan alasan bahwa Vietnam ingin mengambil alih Kamboja dan menjadikannya provinsi.[3][4]

Referensi

  1. ↑ Lovell, Julia (19 September 2014). "Beauty and bloodbaths in the Ming dynasty". Diakses tanggal 2 Maret 2019 – via www.theguardian.com.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "The great Vietnam famine". endofempire.asia. 17 Agustus 2015. Diakses tanggal 2 Maret 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Lon Nol - Sciences Po Mass Violence and Resistance - Research Network". www.sciencespo.fr. 4 Februari 2016. Diakses tanggal 2 Maret 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Pringle, James (7 Januari 2004). "MEANWHILE : When the Khmer Rouge came to kill in Vietnam". Diakses tanggal 2 Maret 2019 – via NYTimes.com.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan