Selasa, 03 November 2026
03:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Kelompok kebencian

Bagikan:

Kelompok kebencian adalah sebuah kelompok sosial yang mengadvokasikan dan mempraktikan kebencian, kemarahan, atau tindak kekerasan terhadap para anggota dari sebuah ras, etnis, negara, agama, jenis kelamin, orientasi seksual atau sektor masyarakat lainnya. Menurut Federal Bureau of Investigation (FBI) dari Amerika Serikat, tujuan utama kelompok kebencian adalah "untuk mempromosikan ketidaksukaan, kemarahan dan perasaan melawan orang-orang yang masuk dalam sebuah ras, agama, kecacatan, orientasi, atau asal muasal etnisitas/negara yang berbeda dari para anggota organisasi tersebut."[1] Para sarjana menemukan perbedaan untuk mengartikan istilah kelompok kebencian dan "apa yang sebuah kelompok diklasifikasikan sebagai kelompok sosial terkadang dalam sudut pandang pemegangnya."[2]

Di AS, dua organisasi swasta yang memantau kelompok intoleran dan kebencian adalah Anti-Defamation League (ADL)[3] dan Southern Poverty Law Center (SPLC).[4] Mereka biasanya mendaftarkan apa yang mereka anggap kelompok kebencian, kelompok supremasi dan anti-Semitik, kelompok anti-pemerintah atau ekstrimeis yang melakukan kejahatan kebencian. Pengartian SPLC terhadap "kelompok kebencian" meliputi kelompok manapun dengan keyakinan dan tindakan menyerang atau memusuhi sebuah kelompok masyarakat besar - terutama saat karakteristik memusuhi tersebut memuncak.[5] Namun, setidaknya bagi SPLC, pemasukkan sebuah kelompok ke dalam daftar tersebut "bukan berarti kelompok tersebut mengadvokasikan atau melakukan kekerasan atau tindak kejahatan lainnya."[6] Menurut SPLC, dari 2000 sampai 2008, aktivitas kelompok kebencian meningkat 50 persen di AS, dengan total 926 kelompok aktif.[7] Saat ini, istilah alt-right, yang merupakan kependekan dari "alternative right" (bahasa Indonesia:sayap kanan alternatif), juga digunakan.[8][9] Istilah tersebut meliputi serangkaian orang yang menyangkal konservatisme arus utama dalam bentuk konservatisme yang menjunjung rasisme atau supremasi orang kulit putih baik secara langsung maupun tidak langsung. Alt-right disebut sebagai "sebuah perpaduan besar dari aliran lama neo-Nazi, teori konspirasi, anti-globalis, dan troll internet sayap kanan muda — semuanya disatukan dalam kepercayaan bahwa identitas laki-laki kulit putih berada di bawah serangan dari pasukan "pembenaran politik" multi-budaya."[10]

FBI tidak menerbitkan daftar kelompok kebencian, dan "Penyelidikan hanya dilakukan saat sebuah ancaman atau advokasi dibuat; saat kelompok tersebut punya kemampuan untuk mengumandangkan tindakan; dan saat tindakan tersebut mencederai hukum federal. FBI mengutapakan statistik pada kejahatan kebencian.[11]

Referensi

  1. ↑ "Hate Crime Data Collection Guidelines", Uniform Crime Reporting: Summary Reporting System: National Incident-Based Reporting System, U.S. Department of Justice: Federal Bureau of Investigation, Criminal Justice Information Services Division, Revised October 1999.
  2. ↑ Phyllis B. Gerstenfeld (2013). Hate Crimes: Causes, Controls, and Controversies (Edisi 3). hlm. 130–1. ISBN 978-1-4522-5662-7.
  3. ↑ "ADL: Fighting Anti-Semitism, Bigotry and Extremism". Diakses tanggal 2008-04-13.
  4. ↑ "SPLCenter.org...forwarding to index.jsp". Diakses tanggal 2008-04-13.
  5. ↑ Hate Map - SPLC
  6. ↑ "Hate Map". Diakses tanggal 2010-09-27.
  7. ↑ Katel, Peter (2009-05-08). "Hate Groups". Vol. 19, no. 18. CQ Researcher. hlm. 421–448. See "The Year in Hate" Southern Poverty Law Center, February 2009.
  8. ↑ Lombroso, Daniel &, Applebaum, Yoni (21 November 2016). "'Hail Trump!': White Nationalists Salute the President Elect". The Atlantic. Diakses tanggal 17 Desember 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Goldstein, Joseph (November 20, 2016). "Alt-Right Exults in Donald Trump's Election With a Salute: 'Heil Victory'". New York Times. Diakses tanggal November 21, 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Staff (1 Oktober 2016). "The Rise of the alt-right". The Week. Diakses tanggal 17 Desember 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "Frequently Asked Questions". Federal Bureau of Investigation. Diakses tanggal Mei 30, 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan tambahan

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan