Kamis, 05 November 2026
15:12 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Demosida

Demosida

Bagikan:
RJRummel.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
R. J. Rummel, ilmuwan politik Amerika Serikat yang merupakan pencetus istilah demosida. Rummel menjelaskan bahwa ada konsep pembunuhan dilakukan oleh pemerintah terhadap penduduk berdasarkan kebijakan atau perintah dari otoritas pemerintahan.

Demosida adalah sebuah istilah yang dicetuskan oleh R. J. Rummel sejak setidaknya 1994[1] yang memiliki arti "pembunuhan intensional terhadap orang tak bersenjata atau kurang bersenjata oleh para agen pemerintah yang bertindak dalam kapasitas otoritatif mereka dan berdasarkan pada kebijakan pemerintahan dan komando tingkat tinggi".[2] Menurutnya, pengartian tersebut meliputi sejumlah besar kematian, termasuk buruh paksa dan korban kamp konsentrasi; pembunuhan oleh kelompok-kelompok swasta "tak resmi"; pembunuhan dasar di luar hukum; dan kematian massal karena tindak kejahatan dan perlakuan pemerintah, seperti bencana kelaparan yang disengaja, serta pembunuhan oleh pemerintahan de facto, seperti pembunuhan pada masa perang saudara.[2] Pengartian tersebut meliputi pembunuhan apapun terhadap sejumlah orang oleh pemerintahan manapun.[2]

Rummel menciptakan istilah tersebut sebagai konsep perluasan untuk meliputi bentuk pembunuhan oleh pemerintahan yang tak dicangkup oleh istilah genosida. Menurut Rummel, demosida melampaui perang sebagai sebab utama dari kematian non-alami pada abad ke-20.[3][4]

Referensi

  1. ↑ Barbara Harff. Reviewed Work(s): Death by Government by R. J. Rummel, The Journal of Interdisciplinary History, Vol. 27, No. 1 (Summer, 1996), pp. 117-119. Published by: The MIT Press.
  2. 1 2 3 Barbara Harff. The Comparative Analysis of Mass Atrocities and Genocide. Chapter 12. p. 112-115. in N.P. Gleditsch (ed.), R.J. Rummel: An Assessment of His Many Contributions, SpringerBriefs on Pioneers in Science and Practice 37, DOI 10.1007/978-3-319-54463-2. Diarsipkan 2020-05-20 di Wayback Machine
  3. ↑ R. J. Rummel (Feb 1, 2005). "Democide Vs. Other Causes of Death".{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ R. J. Rummel (1998). Statistics of Democide: Genocide and Mass Murder since 1900. LIT Verlag. ISBN 978-3825840105.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan