Jumat, 06 November 2026
22:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Pembodohan

istilah yang digunakan untuk menggambarkan pengurangan tingkat intelektual secara sengaja terhadap isi dari materi pelajaran & pendidikan

Bagikan:

Pembodohan atau memperbodoh (bahasa Inggris:dumbing down) merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan pengurangan tingkat intelektual secara sengaja terhadap isi dari materi pelajaran & pendidikan, literatur & film, juga berita & budaya. Gagasan dan istilah dumbing down berawal pada tahun 1933, sebagai bahasa slang yang digunakan oleh penulis skenario film, yang bermakna "Disesuaikan supaya menarik bagi mereka yang kurang pendidikan atau berdaya intelektual yang rendah".[1]

Praktik pembodohan bervariasi dalam penggunaannya, sesuai dengan subjek masalah yang sedang dibahas dan tujuan dari pelakunya, pembodohan biasanya menggunakan penyederhanaan yang berlebihan terhadap definisi aslinya sampai kepada tingkat yang merusak konsep standar dari bahasa dan pembelajaran masyarakat. Dengan cara sederhana seperti itu pelakunya (misal: penulis atau pembicara) membenarkan metode pendangkalan standar budaya, seni, dan akademis, sebagaimana halnya yang terjadi pada budaya populer. Meskipun demikian, penggunaan istilah "pembodohan" adalah subjektif, karena apa yang diganggap sebagai pembodohan biasanya tergantung pada perasaan dan penilaian dari pembaca, pendengar, dan pemirsa.

Pembodohan oleh Media massa

Tingginya tingkat persaingan Media massa, dan penggunaan metode ekonometrika mengubah praktik bisnis dari media komunikasi massa. Praktik monopoli usaha dari konsolidasi media mengurangi keluasan dan kedalaman dari jurnalisme yang dilakukan dan disediakan untuk informasi publik. Pengurangan pengeluaran dan biaya operasional, mengurangi biro berita dan wartawan luar, serta lebih mengutamakan menyiarkan publikasi (pers rilis) dari humas bisnis, pemerintah, dan partai politik yang disajikan sebagai fakta.

Referensi

  1. ↑ Algeo, John; Algeo, Adele (1988). "Among the New Words". American Speech. 63 (4): 235–236. doi:10.1215/00031283-78-3-331.
Konteks
Aktivisme
Periklanan
Pemberitaan palsu
Pemasaran
Pers
Kampanye politik
Propaganda
Operasi psikologis
Hubungan masyarakat
Penawaran barang
Artikel terkait
Ikon rintisan

Artikel bertopik psikologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan