Senin, 12 Oktober 2026
02:20 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Fitnah darah

Fitnah darah

Bagikan:
250px-Trento-statue_of_Simon_of_Trent_in_via_Simonino.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung Simon dari Trente, seorang kanak-kanak Italia yang kehilangan dan kematiannya dipersalahkan pada para pemimpin komunitas Yahudi di kota tersebut
Bagian dari seri
Antisemitisme
120px-Yellowbadge_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bagian dari sejarah Yahudi
Kategori

Fitnah darah atau fitnah pembunuhan ritual (atau tuduhan darah)[1][2] adalah sebuah tuduhan antisemitisme[3][4][5] yang dengan keliru menuduh Yahudi membunuh umat Kristen dalam rangka memakai darah mereka pada pengadaan upacara keagamaan.[1][2][6] Menggemakan mitos paling lama dari praktik kultus rahasia pada banyak perhimpunan prasejarah, klaim tersebut, sebagaimana yang ditujukan melawan Yahudi, jarang ditujukan pada zaman kuno. Menurut Tertullianus, tuduhan tersebut mula-mula timbul pada zaman kuno akhir sebagai tuduhan yang dibuat melawan para anggota komunitas gereja perdana di Kekaisaran Romawi.[7] Kala tuduhan tersebut tersebar, kebencian Kristen terhadap Yahudi bangkit satu milenium kemudian pada Abad Pertengahan.[8][9] Contoh pertama fitnah darah abad pertengahan timbul di Inggris pada pertengahan 1100-an sebelum menyebar ke belahan Eropa lainnya, khususnya Prancis dan Jerman. Fitnah tersebut, bersama dengan tuduhan peracunan sumur dan penodaan hosti, menjadi sebab utama dari penindasan Yahudi Eropa dari masa itu sampai masa modern.[4]

Fitnah darah sering kali mengklaim bahwa Yahudi mewajibkan darah manusia untuk pemanggangan matzos, sebuah roti datar tanpa ragi yang disantap saat Paskah Yahudi. Versi-versi awal dari fitnah darat menuduh bahwa Yahudi secara ritual melakukan reka adegan penyaliban.[10] Tuduhan tersebut seringkali menyatakan bahwa darah kanak-kanak Kristen secara khusus diambil, dan dulunya, klaim fitnah darah dibuat dalam rangka mencatat kematian kanak-kanak lainnya yang tak terjelaskan. Dalam beberapa kasus, terduga korban pengorbanan manusia dimuliakan sebagai martir Kristen. Kebanyakan dari mereka – terutama William dari Norwich (1144), Santo Kecil Hugh dari Lincoln (1255), dan Simon dari Trente (1475) – menjadi objek kultus dan pemuliaan lokal. Kultus Hugh dari Lincoln meraih dukungan dari Henry III dan putranya Edward I, memberikannya kredibilitas resmi dan menolongnya untuk dikenang dengan baik. Walaupun ia tak pernah dikanonisasi, pemuliaan Simon ditambahkan pada Kalender Romawi Umum. Seorang anak yang diduga dibunuh oleh Yahudi, Gabriel dari Białystok, dikanonisasikan oleh Gereja Ortodoks Rusia.

Dalam cerita rakyat Yahudi, fitnah darah dipakai sebagai dorongan untuk penciptaan Golem dari Praha oleh Rabbi Judah Loew ben Bezalel pada abad ke-16.[11] Istilah 'fitnah darah' juga dipakai dalam rujukan tuduhan palsu tak menyenangkan atau merusak, dan akibatnya, tuduhan tersebut telah menciptakan pengartian kiasan yang lebih luas. Namun pemakaian istilah tersebut yang lebih luas masih kontroversial.[12][13][14]

Referensi

  1. 1 2 Gottheil, Richard; Strack, Hermann L.; Jacobs, Joseph (1901–1906). "Blood Accusation". Jewish Encyclopedia. New York: Funk & Wagnalls.
  2. 1 2 Dundes, Alan, ed. (1991). The Blood Libel Legend: A Casebook in Anti-Semitic Folklore. University of Wisconsin Press. ISBN 978-0-299-13114-2.
  3. ↑ Turvey, Brent E. Criminal Profiling: An Introduction to Behavioral Evidence Analysis, Academic Press, 2008, p. 3. "Blood libel: An accusation of ritual murder made against one or more persons, typically of the Jewish faith".
  4. 1 2 Chanes, Jerome A. Antisemitism: A Reference Handbook, ABC-CLIO, 2004, pp. 34–45. "Among the most serious of these [anti-Jewish] manifestations, which reverberate to the present day, were those of the libels: the leveling of charges against Jews, particularly the blood libel and the libel of desecrating the host."
  5. ↑ Goldish, Matt. Jewish Questions: Responsa on Sephardic Life in the Early Modern Period, Princeton University Press, 2008, p. 8. "In the period from the twelfth to the twentieth centuries, Jews were regularly charged with blood libel or ritual murder – that Jews kidnapped and murdered non-Jews as part of a Jewish religious ritual."
  6. ↑ Zeitlin, S "The Blood Accusation" Vigiliae Christianae, Vol. 50, No. 2 (1996), pp. 117–124
  7. ↑ Emanuele D'Antonio, Jewish Self-Defense against the Blood Libel in Mid-Nineteenth Century Italy: the Badia Affair and Proceedings of the Castilliero Trial (1855–56), Quest. Issues in Contemporary Jewish History volume 14, 1 pp. 23–47
  8. ↑ Norman Cohn, Europe's Inner Demons, (1975) Paladin Books 1976 pp. 1–8.
  9. ↑ Albert Ehrman, 'The Origins of the Ritual Murder Accusation and Blood Libel,' Tradition vol. 14, No. 4 Spring 1976 p. 83
  10. ↑ "The life and miracles of St. William of Norwich". 1896.
  11. ↑ "Angelo S. Rappoport The Folklore of the Jews (London: Soncino Press, 1937), pp. 195–203". Diarsipkan dari asli tanggal 18 April 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ "What does 'blood libel' mean?". BBC. 12 Januari 2011. Diakses tanggal 16 April 2018.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ Jim Geraghty (12 Januari 2011). "The Term 'Blood Libel': More Common Than You Might Think". National Review. Diakses tanggal 16 April 2018.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ Boteach, Shmuley (14 Januari 2011). "Sarah Palin Is Right About 'Blood Libel'". The Wall Street Journal.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan tambahan

Pranala luar

Wiktionary logo
Lihat entri fitnah darah di kamus bebas Wikikamus.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Blood libel.

Templat:Topik antisemitisme

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan