Selasa, 22 September 2026
04:02 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

Jew Watch

Jew Watch
Jenis situs
Situs web Antisemitik[1]
Tersedia dalamInggris
PemilikFrank Weltner
URLwww.jewwatch.com
Bagian dari seri
Antisemitisme
120px-Yellowbadge_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bagian dari sejarah Yahudi
Kategori

Jew Watch adalah sebuah situs web antisemitik[1] yang mempromosikan penyangkalan Holocaust[2] dan klaim-klaim negatif tentang Yahudi. Klaim-klaim tersebut meliputi tuduhan-tuduhan konspirasi bahwa Yahudi mengendalikan media dan perbankan,[3] serta tuduhan keterlibatan Yahudi dalam kelompok-kelompok teroris. Menurut Sam Varghese dari The Age, situs tersebut berisi sejumlah besar propaganda yang mirip dengan propaganda yang dipakai di Jerman Nazi.[4] Situs tersebut banyak dianggap sebagai situs kebencian.[1] Jew Watch meraih dukungan dari Stormfront, sebuah situs nasionalis kulit putih dan neo-Nazi.[5] Situs tersebut menyebut dirinya sendiri sebagai "perpustakaan nirlaba untuk kajian privat, pembelajaran atau riset [yang memberikan] sebuah sorotan dekat terhadap komunitas dan organsiasi Yahudi di seluruh dunia".[6]

Situs tersebut meraih perhatian media pada April 2004 saat situs tersebut menjadi hasil pertama dalam pencarian Google untuk kata "Yahudi" dan sebuah petisi dimulai agar situs tersebut dihapus dari hasil pencarian Google.[7][8] Pada 2006, sebuah skandal yang melibatkan permohonan sumbangan untuk membantu para korban Badai Katrina dialihkan ke Jew Watch.[9]

Referensi

Catatan

  1. 1 2 3 Antisemitic and hate site:
  2. Levy, Steven. "Google: Watch Out For 'Watch'", Newsweek, 26 April 2004, accessed 23 November 2010. (perlu berlangganan)
  3. Elkin-Koren, Niva; Salzberger, Eli M. (2004). Law, Economics and Cyberspace: The Effects of Cyberspace on the Economic Analysis of Law, Edward Elgar Publishing, p. 72.
  4. Varghese, Sam. "Online petition launched against anti-Semitic site", The Age, 7 April 2004, accessed 23 November 2010.
  5. "Daily Digest", San Francisco Chronicle, 27 April 2004, accessed 23 November 2010.
  6. Anderson, Jack; Cohn, Douglas. "Hate groups discover the Internet", The Hour, 24 October 2000, p. 134.
  7. Brandon, John. "Dropping the bomb on Google", Wired, 11 May 2004, accessed 23 November 2010. Diarsipkan 2010-10-12 di Wayback Machine. 22 November 2010.
  8. "RemoveJewWatch.com", WhyNot Media, accessed 23 November 2010. Diarsipkan 2011-07-18 di Wayback Machine. 23 November 2010.
  9. Missouri Sues To Stop Phony Katrina Relief Sites Diarsipkan 2007-09-29 di Wayback Machine. ConsumerAffairs. September 13, 2005

Bacaan tambahan

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan