Minggu, 20 September 2026
21:14 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Propaganda Nazi

Propaganda Nazi

250px-Bundesarchiv_Bild_146-1968-101-20A%2C_Joseph_Goebbels.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Joseph Goebbels, kepala Kementerian Pencerahan Rakyat dan Propaganda Reich Jerman Nazi

Propaganda merupakan alat Partai Nazi di Jerman sejak awal berdirinya hingga akhir rezim pada Mei 1945 di akhir Perang Dunia II di Eropa. Seiring bertambahnya kekuasaan partai, cakupan dan efektivitas propagandanya tumbuh dan meresap ke semakin banyak ruang di Jerman dan, akhirnya, di luar negeri.

Kronologi

Dalam oposisi (1919–33)

Pemimpin Nazi Adolf Hitler menjadikan tiga bab dari buku 1925/26-nya, Mein Kampf, sebagai alat propaganda, untuk mempelajari dan mempraktikan propaganda.[1]

Dalam kekuasaan (1933–39)

Pada 13 Maret 1933, Reich Ketiga mendirikan Kementerian Propaganda dan menunjuk Joseph Goebbels sebagai Menteri-nya. Tujuannya adalah untuk menentukan musuh-musuh dari pihak luar (negara-negara yang terlibat dalam Perjanjian Versailles di Jerman - menurut klaim wilayah dan etnosentrisme) dan musuh-musuh dari dalam negeri, seperti Yahudi, Romani, homoseksual, Bolshevik dan topik-topik seperti seni rupa degenerasi.

Lihat pula

Daftar pustaka

Referensi

  1. Bab-bab tersebut adalah Bab VI, "Propaganda Perang", dan XI, "Propaganda dan Organisasi".

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Nazi propaganda.
Organisasi
Insignia of the Nazi Party
Sejarah
Ideologi
Ras
Kekejaman
Di luar Jerman
Daftar
Tokoh
Topik terkait

Templat:Topik antisemitisme

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan