Jumat, 16 Oktober 2026
03:41 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M

Sturmabteilung

Pasukan paramiliter Nazi

Bagikan:

Sturmabteilung adalah organisasi paramiliter Partai Nazi pada masa Republik Weimar. SA berperan penting dalam naiknya Nazi ke tampuk kekuasaan. Sesudah Machtergreifung, SA menjadi barisan bantu polisi. SA kehilangan perannya pada tahun 1934 menyusul pembunuhan terhadap pimpinan mereka, Ernst Röhm. Ernst Röhm dihukum karena tuduhan melakukan pengkhianatan, tetapi, rumor menyatakan bahwa itu hanya akal-akalan belaka karena Nazi khawatir popularitas SA di muka umum akan menandingi dan mengalahkan sang Führer. Karena pada saat Hitler menampuk kekuasaan ada pasukan "SA" di belakangnya, dan satu hal lagi bahwa pada saat itu pasukan "SA" sendiri lebih banyak daripada Tentara Jerman. Hal ini ditakutkan bahwa Ernst Röhm akan melakukan kudeta seperti yang pernah dilakukan Hitler pada tahun 1923. Lalu, dilakukanlah langkah pencegahan terhadap upaya Röhm-Putsch. Sebagian anggota SA menjadi bagian dari Waffen-SS atau pun menjadi pasukan tambahan Wehrmacht untuk menjalankan operasi Operasi Barbarossa

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Baca Selengkapnya di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan