Minggu, 08 November 2026
13:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Antisains

serangkaian sikap yang meliputi penolakan ilmu pengetahuan dan metode ilmiah

Bagikan:
Artikel ini adalah bagian dari seri tentang
Pengobatan alternatif dan semu
60px-Outline-body-aura.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Antisains adalah serangkaian sikap yang meliputi penolakan ilmu pengetahuan dan metode ilmiah.[1] Orang-orang dengan pandangan antisains tidak meneripa ilmu pengetahuan sebagai sebuah metode objektif yang dapat menghasilkan pengetahuan universal. Antisains biasanya muncul melalui penolakan ide-ide ilmiah seperti perubahan iklim dan evolusi. Antisains juga mencakup ilmu semu, yang merupakan serangkaian metode yang mengklaim dirinya sendiri sebagai ilmiah, tetapi bertolakbelakang dengan metode ilmiah. Antisains mengarah kepada kepercayaan ke teori konspirasi dan pengobatan alternatif.[2] Kurangnya keyakinan pada ilmu pengetahuan telah dihubungkan dengan promosi ekstremisme politik dan ketidakpercayaan pada pengobatan medis.[3][4]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Gerald Holton (1993). Science and Anti-science. Harvard University Press. ISBN 978-0674792999.
  2. ↑ Goertzel, Ted (2010). "Conspiracy theories in science". EMBO Reports. 11 (7): 493–499. doi:10.1038/embor.2010.84. PMC 2897118. PMID 20539311.
  3. ↑ Hotez, Peter J. (Maret 29, 2021). "The Antiscience Movement Is Escalating, Going Global and Killing Thousands". Scientific American.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Hotez, Peter J. (Juli 28, 2021). "Mounting antiscience aggression in the United States". PLOS. 19 (7): e3001369. doi:10.1371/journal.pbio.3001369. PMC 8351985. PMID 34319972. S2CID 236497855.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan