Rabu, 07 Oktober 2026
01:41 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Frenologi

Frenologi

Bagikan:
250px-PhrenologyPix.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemetaan otak berdasarkan frenologi pada tahun 1883.

Frenologi (dari bahasa Yunani: φρήν, phrēn, "pikiran"; dan λόγος, logos, "pengetahuan") adalah ilmu semu yang berupaya mempelajari hubungan antara karakter seseorang dengan tengkorak manusia. Bidang ini didasarkan pada konsep bahwa otak adalah organ pikiran, dan beberapa wilayah otak terdiri dari fungsi-fungsi yang terlokalisasi.[1] Frenologi dikembangkan oleh dokter Jerman Franz Joseph Gall pada tahun 1796,[2] dan sangat populer pada abad ke-19, terutama dari tahun 1810 hingga 1840. Namun, kini frenologi sudah tidak akurat dan dianggap sebagai neuroanatomi primitif. Meskipun begitu, pemikiran frenologis telah memengaruhi psikiatri pada abad ke-19 dan neurosains modern. Asumsi Gall bahwa karakter, pemikiran, dan emosi terlokalisasi di beberapa bagian otak juga dianggap sebagai langkah menuju neuropsikologi.[3][4]

Catatan

  1. ↑ Fodor, Jerry A. (1983). Modularity of Mind: An Essay on Faculty Psychology. Cambridge, Mass.: MIT Press. ISBN 0-262-56025-9 hal.14, 23, 131
  2. ↑ Graham, Patrick. (2001) Phrenology [videorecording (DVD)]: revealing the mysteries of the mind . Richmond Hill, Ont.: American Home Treasures. ISBN 0-7792-5135-0
  3. ↑ Fodor, JA. (1983) The Modularity of Mind. MIT Press. pp. 14, 23, 131
  4. ↑ Simpson, D. (2005) "Phrenology and the Neurosciences: Contributions of F. J. Gall and J. G. Spurzheim" ANZ Journal of Surgery. Oxford. Vol. 75.6; hal. 475

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Phrenology.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan