Selasa, 22 September 2026
16:08 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Woke

Woke

istilah politik

Refer to caption
Mantan Anggota Kongres Marcia Fudge sedang memegang T-shirt dengan teks "Stay Woke: Vote" (Tetap Woke: Ayo Memilih) pada 2018
Bagian dari seri
Diskriminasi
120px-Emojione_1F6AB.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Manifestasi

Woke (/ˈwk/, harfiah: "terbangun" atau "terjaga") adalah kata sifat yang diambil dari Bahasa Inggris Afrika Amerika (AAVE) yang berarti "waspada terhadap rasisme dan diskriminasi".[1][2] Mulai 2010-an, istilah woke mulai digunakan untuk mencakupi kesadaran yang lebih luas terhadap kesenjangan sosial seperti seksisme. Woke juga digunakan sebagai kata singkat untuk ide-ide Amerika Sayap Kiri yang melibatkan politik identitas dan keadilan sosial, seperti reparasi perbudakan untuk orang Afrika Amerika dan penentangan hak istimewa ras putih.[3][4][5]

Ucapan "stay woke" telah ada dalam AAVE sejak 1930-an. Dalam beberapa konteks, itu merujuk ke kesadaran isu sosial dan politik yang memengaruhi orang Afrika Amerika. Ucapan itu telah diucapkan dalam rekaman dari pertengahan abad ke-20 oleh Lead Belly dan, pasca-milenium, oleh Erykah Badu.

Istilah woke semakin populer pada 2010-an. Seiring waktu, itu menjadi semakin terkait dengan hal-hal di luar ras, seperti gender dan identitas terpinggirkan lain. Selama protes Ferguson 2014, ucapannya dipopulerkan oleh aktivis Black Lives Matter (BLM) yang ingin meningkatkan kesadaran mengenai penembakan orang-orang Afrika Amerika oleh polisi. Setelah istilahnya digunakan dalam Black Twitter, woke juga semakin sering digunakan oleh orang ras putih, yang sering menggunakannya untuk menyatakan dukungannya kepada BLM; beberapa komentator mengkritik penggunaan ini sebagai perampasan budaya. Istilahnya menjadi populer antara orang milenial dan Generasi Z. Seiring penyebaran penggunaannya secara internasional, woke ditambahkan ke Oxford English Dictionary pada 2017.

Sejak 2020, banyak orang bersayap kanan dan beberapa orang bersayap tengah dalam beberapa negara Barat mulai menggunakan istilahnya secara sarkastis sebagai peyorasi untuk berbagai pergerakan & ideologi sayap kiri dan progresif yang mereka anggap berlebihan, performatif, atau bermuka dua. Sebaliknya, beberapa komentator mempertimbangkan woke sebagai istilah yang menghina orang yang memajukan ide progresif mengenai identitas dan ras. Sejak dari itu, istilah turunan seperti woke-washing dan woke capitalism diciptakan untuk menggambarkan perilaku orang atau entitas yang hanya menyatakan dukungan perkara progresif dan tidak berusaha bekerja menuju perubahan sejati.

Referensi

  1. Öberg, Dan; Hagström, Linus (2022). "Female Nationalist Activism in Japan: Truth-Telling Through Everyday Micro-Practices" [Aktivisme Perempuan Bernasionalis di Jepang: Pengungkapan Kebenaran Melalui Praktik Mikro Sehari-Hari]. Alternatives: Global, Local, Political. 47 (4): 194–208. doi:10.1177/03043754221126279. ISSN 0304-3754.
  2. Calcutt, Clea (19 Oktober 2021). "French education minister's anti-woke mission" [Misi anti-wokenya menteri pendidikan Perancis]. Politico. Diakses tanggal 2022-11-27.
  3. Morgan, Marcyliena (2020). "'We Don't Play': Black Women's Linguistic Authority Across Race, Class, and Gender". Dalam Alim, H. Samy; Reyes, Angela; Kroskrity, Paul V. (ed.). The Oxford Handbook of Language and Race [Buku Pegangan Oxford Mengenai Bahasa dan Ras]. Oxford University Press. hlm. 276–277. doi:10.1093/oxfordhb/9780190845995.013.13. ISBN 978-0-19-084599-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. Mirzaei, Abas (2023-06-02). "Asal-usul kata 'woke' dan mengapa marketer harus berpikir dua kali sebelum terjun ke aktivisme sosial". The Conversation. Diakses tanggal 2023-08-07.
Tokoh
120px-Black_Lives_Matter_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peristiwa
Protes atas kematian
2012–2013
2014
2015
2016
2017
2018
2019
2020
Protes lainnya
Grup oposisi
Terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan