Jumat, 06 November 2026
16:10 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Orang asing abadi

Bagikan:

Orang asing abadi, warga asing abadi,[1] atau orang lain abadi[2] adalah sebuah bentuk stereotipe nativisme rasis atau xenofobik kala warga naturalisasi dan bahkan warga kelahiran asli (termasuk keluarga yang telah tinggal di sebuah negara sepanjang beberapa generasi) dianggap oleh beberapa anggota amsyarakat sebagai orang asing karena mereka masuk etnis minoritas atau kelompok rasial.[3] Kala kewarganegaraan telah diberikan dan kelompok orang tersebut terus dipandang sebagai warga asing, istilah warga negara asing juga dipakai dalam beberapa pembelajaran untuk menyebut kelompok tersebut.[4]

Istilah imigran abadi dipakai untuk kasus migrasi, pengusiran paksa, atau alasan pemindahan lain, tempat tak ada kewarganegaraan yang memungkinkan disamping kediaman jangka panjang orang tersebut, berharap untuk menjadi warga negara, dan bahkan (meskipun tak dibutuhkan) lahir di wilayah tersebut.[5] Selain itu, orang non-warga negara, atau orang yang memegang kebangsaan namun tanpa kewarganegaraan, juga dianggap jatuh pada citra stereotipe tersebut.[6] Hukum naturalisasi bersifat beragam, dan sejumlah neagra mengikuti aturan jus sanguinis dalam beragam bentuk. Contohnya, hukum kewarganegaraan Myanmar menganggap orang Rohingya sebagai orang asing.

Beberapa negara memiliki banyak pengungsi atau warga asing lain dengan beberapa kelompok, seperti kelompok dipertanyakan di luar keagamaan dan etnis dari negara tersebut, seringkali mengalami batas lainnya untuk kewarganegaraan dibandingkan dengan para anggota kelompok dalam.[7] Kelompok diaspora seperti Tionghoa perantauan seringkali dianggap berasal dari tanah leluhur mereka ketimbang negara yang ditinggal oleh mereka.

Referensi

  1. ↑ Loh-Hagan, Virginia (2022). What is the Forever Foreigner Stereotype?. 21st Century Skills Library. Cherry Lake Publishing. ISBN 9781668900505.
  2. ↑ "Allosemitism (noun) – Jews as the perpetual 'other'". Jewish Journal. Agustus 7, 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Dei, George J. Sefa; Hilowle, Shukri (2018). Cartographies of Race and Social Difference (dalam bahasa Inggris). Springer. hlm. 40. ISBN 9783319970769. Concurrent with the "model minority" stereotype is the view of Asian Americans as "perpetual foreigners" who are permanent outsiders to the norms of North American culture and the dominant inner circle. As argued by Omi (2008), "this image is reflective of the process of racializing people in terms of their presumed affiliation with foreign places" (par. 7). This perpetual foreigner view is demonstrated in a survey by Kang (2001) which showed that 28% of Americans believed that Chinese Americans were more loyal to China than the United States. ... This example serves to demonstrate that the "perpetual foreigner" stereotype is not just applied to recent Asian immigrant groups but also to fourth-generation Asian immigrants who have gained a certain level of economic success in Canada.
  4. ↑ Kılınç, Ramazan (September 2019). Alien Citizens: The State and Religious Minorities in Turkey and France. Cambridge Studies in Social Theory, Religion and Politics. Cambridge University Press. doi:10.1017/9781108692649. ISBN 9781108692649. S2CID 204426327.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Kasimis, Demetra (2018). The Perpetual Immigrant and the Limits of Athenian Democracy. New York: Cambridge University Press. doi:10.1017/9781107280571. ISBN 9781107052437. OCLC 1030904084. S2CID 158074459.
  6. ↑ Roman, Ediberto (1998). "Alien-Citizen Paradox and Other Consequences of U.S. Colonialism". Florida State University Law Review. 26: 1–50. SSRN 1625826.
  7. ↑ Ryo, Emily; Humphrey, Reed (Februari 22, 2022). "The importance of race, gender, and religion in naturalization adjudication in the United States". Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America. 119 (9) e2114430119. Bibcode:2022PNAS..11914430R. doi:10.1073/pnas.2114430119. PMC 8892311. PMID 35193975.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan tambahan

Buku akademik

Bacaan daring

Latar belakang

Buku anak-anak

  • Loh-Hagan, Virginia (2022). What is the Forever Foreigner Stereotype?. 21st Century Skills Library. Cherry Lake Publishing. ISBN 9781668900505.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik sosiologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan