Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. |
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus. Cari sumber: "Teripang" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR |
| Teripang | |
|---|---|
| Berbagai jenis teripang | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Echinodermata |
| Subfilum: | Echinozoa |
| Kelas: | Holothuroidea Blainville, 1834 |
| Ordo | |
| |
Teripang, trepang, timun laut, atau gamat adalah istilah yang diberikan untuk hewan invertebrata yang dapat dimakan dalam kelas Holothuroidea. Ia tersebar luas di lingkungan laut di seluruh dunia, mulai dari zona pasang surut sampai laut dalam terutama di Samudra Hindia dan Samudra Pasifik Barat.
Di dalam jurnal-jurnal internasional, istilah trepang atau beche-de-mer tidak pernah dipakai dalam topik-topik keanekaragaman, biologi, ekologi, maupun taksonomi. Dalam subjek-subjek ini, terminologi yang dipakai untuk menggambarkan kelompok hewan ini adalah sea cucumbers atau holothurians (disebut holothurians karena hewan ini dimasukkan dalam kelas Holothuroidea). Kelompok timun laut yang ada di dunia ini lebih dari 1.200 jenis, dan sekitar 30 jenis di antaranya adalah kelompok teripang.
Teripang adalah hewan yang bergerak lambat, hidup pada dasar substrat pasir, lumpur pasiran, maupun dalam lingkungan terumbu. Teripang merupakan komponen penting dalam rantai makanan di terumbu karang dan ekosistem asosiasinya pada berbagai tingkat struktur pakan (trophic levels). Teripang berperan penting sebagai pemakan deposit (deposit feeder) dan pemakan suspensi (suspensi feeder). Di wilayah Indo-Pasifik, pada daerah terumbu yang tidak mengalami tekanan eksploitasi, kepadatan teripang bisa lebih dari 35 ekor per m2, di mana setiap individunya bisa memproses 80 gram berat kering sedimen setiap harinya.
Beberapa spesies teripang yang mempunyai nilai ekonomis penting seperti Holothuria scabra, Thelenota ananas, dan Actinopyga mauritiana[1].
Teripang memiliki potensi untuk pengobatan diabetes mellitus. Teripang juga memiliki berbagai fungsi biologis seperti aktivitas antiinflamasi, antioksidatif, dan antikanker.[2]
Referensi
- ↑ Purcell, S. W., Lovatelli, A., Gonzalez Wanguemert, M., Solis Marin, F. A., Samyn, Y., and Conand, C. (2023). Commercially Important Sea Cucumbers of The World. Rome: Food and Agriculture Org. hlm. 1. ISBN 978-92-5-106719-2.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ↑ Fakar, Wina Arsylia (2023-10-20). "Senyawa Fucoidan Pada Teripang Laut Untuk Pengobatan Diabetes Mellitus: Sebuah Tinjauan Pustaka". Jurnal Medika Hutama. 5 (01 Oktober): 3768–3778. ISSN 2715-9728.
Pranala luar
- Pradina Purwati, "Teripang Indonesia Komposisi Jenis dan sejarah perikanan", Oseana, Volume XXX, Nomor 2, 2005: 11 - 18 Diarsipkan 2007-03-19 di Wayback Machine.
- Budidaya Teripang, Departemen Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Diarsipkan 2007-09-29 di Wayback Machine.
- Prapto Darsono, "Teripang (Holothurians) Perlu Dilindungi"
Lihat juga
| |||||||||||||||||||
| Bilateria | |||||||||||||||||||
---- | |||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||
Kelompok-kelompok sumberdaya perikanan utama | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Perairan bebas |
| |||||||||||
| Budi daya |
| |||||||||||
| Ikan | ||
|---|---|---|
| Avertebrata | ||
| Makanan laut lainnya | ||
| Makanan laut olahan | ||
| Topik terkait | ||
| Holothuroidea |
|
|---|---|
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |
Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |
