Senin, 21 September 2026
03:45 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Sidat

Sidat

Sidat
330px-%E3%82%AA%E3%82%AA%E3%82%A6%E3%83%8A%E3%82%AE%E8%8B%A5%E9%AD%9A.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seekor ikan sidat dari famili anguillidae
250px-Moray_eel.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Belut moray
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actinopterygii
Superordo: Elopomorpha
Ordo: Anguilliformes
Subordo

Anguilloidei
Nemichthyoidei
Congroidei
Synaphobranchoidei
Lihat teks.

Artikel takson sembarang

Sidat (ordo Anguilliformes) adalah kelompok ikan yang memiliki tubuh ramping dan memanjang. Ikan ini masuk dalam Ordo Anguilliformes, yang terdiri atas 4 subordo, 19 famili, 110 genera, dan 400 spesies. Kebanyakan hidup di laut pada fase dewasanya. Beberapa spesies, terutama dari genus Anguilla, memiliki perilaku katadromus (catadromous), yaitu menghabiskan sebagian besar hidupnya di air tawar, tetapi melakukan perkawinan dan memijah di perairan laut.

Sebagai hewan konsumsi, terdapat beberapa jenis yang ditangkap dan juga dibibitkan, yaitu dari jenis Anguilla rostrata (sidat amerika) dan A. anguilla (sidat eropa). Di Indonesia dikenal empat jenis sidat konsumsi, yaitu A. bicolor, A. marmorata, A. celebensis, dan A. interioris.[1]


Sidat diketahui gemar memakan krustasea seperti udang-udangan dan kepiting, tetapi juga memakan berbagai jenis hewan air lainnya, yaitu cacing, serangga air, moluska, dan ikan. Sidat muda (glass eel) memakan organisme kecil seperti fitoplankton dan zooplankton, atau krustasea berukuran kecil[butuh rujukan].

Description

250px-Conger_conger_Gervais.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Belut conger eropa adalah yang terberat di antara belut lainnya.
Belut moray terlihat di dalam akuarium, 2016

Belut adalah ikan memanjang, memiliki rentang panjang dari 5 cm (2 in) pada belut berahang satu (Monognathus ahlstromi) hingga 4 m (13 ft) pada belut moray raksasa ramping.[2] Berat belut dewasa berkisar dari 30 g (1 oz) hingga lebih dari 25 kg (55 pon). Mereka tidak memiliki sirip perut, dan juga banyak spesies yang tidak memiliki sirip dada. Sirip punggung dan sirip anal mereka menyatu dengan sirip ekor, membentuk sebuah pita tunggal yang membentang sepanjang sebagian besar tubuh mereka. Belut berenang dengan menghasilkan gelombang yang mengalir sepanjang tubuh mereka. Mereka bisa berenang mundur dengan cara membalikkan arah gelombangnya.

Kebanyakan belut tinggal di perairan dangkal laut dan bersembunyi di pasir, lumpur, atau di antara batu - batu. Sebagian besar spesies belut adalah nokturnal, sehingga mereka jarang terlihat. Terkadang, mereka terlihat hidup bersama di dalam lubang atau "lubang belut". Beberapa belut juga hidup di perairan yang lebih dalam pada landas benua serta pada lereng laut dengan kedalaman hingga 4.000 m (13.000 ft). Hanya anggota genus Anguilla yang secara teratur mendiami air tawar, tetapi mereka pun tetap kembali ke air laut untuk berkembangbiak.[3]

Jenis belut sejati terberat adalah conger eropa. Ukuran maksimum dari spesies ini yang pernah tercatat mencapai panjang 3 m (10 ft) dan memiliki berat 110 kg (240 pon). Terdapat belut - belut yang lebih panjang, tetapi tidak seberat conger eropa, contohnya belut moray raksasa ramping, yang panjangnya mencapai 4 m (13 ft).[4]

Deskripsi

250px-Conger_conger_Gervais.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Belut conger eropa adalah yang terberat di antara sidat lainnya.
Belut armang terlihat di dalam akuarium, 2016

Sidat adalah ikan memanjang, memiliki rentang panjang dari 5 cm (2 in) pada sidat berahang satu (Monognathus ahlstromi) hingga 4 m (13 ft) pada belut armang raksasa ramping.[2] Berat sidat dewasa berkisar dari 30 g (1 oz) hingga lebih dari 25 kg (55 pon). Mereka tidak memiliki sirip perut, dan juga banyak spesies yang tidak memiliki sirip dada. Sirip punggung dan sirip anal mereka menyatu dengan sirip ekor, membentuk sebuah pita tunggal yang membentang sepanjang sebagian besar tubuh mereka. Sidat berenang dengan menghasilkan gelombang yang mengalir sepanjang tubuh mereka. Mereka bisa berenang mundur dengan cara membalikkan arah gelombangnya.

Kebanyakan sidat tinggal di perairan dangkal laut dan bersembunyi di pasir, lumpur, atau di antara batu - batu. Sebagian besar spesies sidat adalah nokturnal, sehingga mereka jarang terlihat. Terkadang, mereka terlihat hidup bersama di dalam lubang atau "lubang sidat". Beberapa sidat juga hidup di perairan yang lebih dalam pada landas benua serta pada lereng laut dengan kedalaman hingga 4.000 m (13.000 ft). Hanya anggota genus Anguilla yang secara teratur mendiami air tawar, tetapi mereka pun tetap kembali ke air laut untuk berkembangbiak.[3]

Jenis sidat sejati terberat adalah conger eropa. Ukuran maksimum dari spesies ini yang pernah tercatat mencapai panjang 3 m (10 ft) dan memiliki berat 110 kg (240 pon). Terdapat sidat - sidat yang lebih panjang, tetapi tidak seberat conger eropa, contohnya belut armang raksasa ramping, yang panjangnya mencapai 4 m (13 ft).[4]

Klasifikasi

Subordo Anguilloidei

Subordo Nemichthyoidei

Subordo Congroidei

Subordo Synaphobranchoidei

Referensi

  1. LPSDPL Serang. "Sidat (Anguilla spp.)". Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Serang Ditjen Pengelolaan SD Laut KKP. Diakses tanggal 6 April 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 McCosker, John F. (1998). Paxton, J.R.; Eschmeyer, W.N. (ed.). Encyclopedia of Fishes. San Diego: Academic Press. hlm. 86–90. ISBN 0-12-547665-5.
  3. 1 2 Prosek, James (2010). Eels: An Exploration. New York: HarperCollins. ISBN 978-0-06-056611-1.
  4. 1 2 FishBase Diarsipkan 10 November 2013 di Wayback Machine.. FishBase (15 November 2011).
Kelompok-kelompok sumberdaya perikanan utama
Perairan bebas
Pelagis besar
Pelagis kecil
Demersal
Biota laut lain
Ikan air tawar
Atlantic cod

Lobster

Pacific oysters
Budi daya
Laut
Air tawar
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan