Selasa, 20 Oktober 2026
06:01 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Suku Mandailing

Suku Mandailing

salah satu etnik di Sumatera Utara

Bagikan:
20px-Batak_A-1%2C_Ha.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Artikel ini memuat Surat Batak. Tanpa dukungan multibahasa, Anda mungkin akan melihat tanda tanya, tanda kotak, atau karakter lain selain dari Surat Batak.
Batak Mandailing
Halak Mandailing
ᯄᯞᯄ᯦᯲ᯔᯉ᯲ᯑᯤᯞᯪᯰ
60px-Abdul_Haris_Nasution.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Anggota_Wantimpres_Adnan_Buyung_Nasution.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Darmin_Nasution_cropped.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Bobby_Nasution%2C_Wali_Kota_Medan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
60px-Prof._Dr._Harun_Nasution.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Willem_Iskandar.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Kaharuddin_Nasution%2C_DPRD_Riau_Dari_Masa_ke_Masa%2C_p14.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Muslimin_Nasution%2C_Menteri_Kehutanan_dan_Perkebunan.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
60px-Ruslinasution.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Saud_Usman_BNPT.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Ustadz_solmed.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-MASJUMI_adnan_lubis.webp?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
60px-Ansyari_Lubis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Arkian_Lubis.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Masyumi_-_M._Arsjad_Th._Lubis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Radja_Djunjungan_Lubis%2C_Riwayat_Hidup_Anggota-Anggota_Majelis_Permusyawaratan_Rakyat_Hasil_Pemilihan_Umum_1971%2C_p271.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
60px-E.Hudawi_Lubis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Fatin_Shidqia_Lubis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Amir_Husin.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Olivia_Jensen_Qubicle_Netmediatama_2016.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jumlah populasi
± 1.500.000
Daerah dengan populasi signifikan
Sumatera Utara1.035.000
Sumatera Barat214.000
Riau210.000
DKI Jakarta30.000
Kepulauan Riau11.000
 Malaysia5.400[1]
Bahasa
Bahasa Batak Mandailing
Agama
Kelompok etnik terkait
250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Het_huis_van_een_lokale_bestuurder_in_Pakantan_TMnr_10017129.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sopo Godang Pakantan.
250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Bruidspaar_uit_Pakantan_Tapanuli_Noord-Sumatra_TMnr_10002962.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Foto pasangan Mandailing dari daerah Pakantan, Mandailing Natal.

Batak Mandailing atau Suku Mandailing merupakan salah satu kelompok etnik pribumi yang menghuni daerah selatan Provinsi Sumatera Utara. Mereka pernah berada di bawah pengaruh Kaum Padri dari Minangkabau, sehingga secara kultural etnis ini dipengaruhi oleh budaya agama Islam.[2] Sebagian kecil etnis ini juga bermukim di Selangor dan Perak, Semenanjung Malaysia.

Etimologi

250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Het_vlechten_van_matten_en_het_stampen_van_rijst_in_Pakantan_TMnr_10014535.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Masyarakat sedang menganyam tikar dan menumbuk padi di Pakantan.

Secara etimologi, nama Mandailing berasal dari kata "Mandala Holing", yakni sebuah federasi yang pernah hadir di daerah Tapanuli Selatan pada abad ke-12. Kata ini tertera dalam Surat Tumbaga Holing (Serat Tembaga Kalinga). Sebagian sosiolog juga berpendapat bahwa asal kata Mandailing berasal dari kata "mande hilang" dari bahasa Minangkabau yang berarti "ibu yang hilang".[3]

Sejarah

Dalam catatan Serat Tembaga Kalinga, bahwa dahulu pada abad ke-12 pernah berdiri sebuah kerajaan di daerah Mandailing yang merupakan salah satu dari federasi Kerajaan Kalingga. Wilayah kerajaan tersebut terbentang dari Portibi hingga ke Panyabungan. Dalam Kitab Nagarakertagama karya Empu Prapañca disebutkan bahwa ekspedisi Majapahit telah mencapai wilayah Mandailing pada tahun 1365.[4]

Pemukiman pertama etnis Mandailing diperkirakan berada di sepanjang Sungai Batang Gadis, yang berhulu di Gunung Kulabu dan bermuara di Samudra Hindia. Hal ini juga berdasarkan riwayat marga-marga di Mandailing yang mengaitkan kehidupan nenek moyang mereka di sungai ini. Seperti marga Lubis yang merupakan keturunan Si Baitang dan Silangkitang, serta marga Nasution yang berasal dari Si Baroar. Begitu juga dengan riwayat marga Rangkuti dan Pulungan yang menyatakan bahwa asal mereka dari hilir Sungai Batang Gadis. Kelompok-kelompok masyarakat ini dipimpin oleh kepala etnis yang bersifat otonom, sehingga mereka memiliki aturan adat masing-masing.[5] Di kawasan Mandailing Julu, banyak bermukim dan menjadi tempat asal marga Lubis, sedangkan di kawasan Mandailing Godang dihuni oleh kelompok marga Nasution, Rangkuti, dan Pulungan.

Pada paruh pertama abad ke-19, Perang Padri berkecamuk di Sumatera Barat. Perang ini dipimpin oleh kelompok ulama puritan yang kemudian melakukan invasi ke wilayah Mandailing, hingga ke tepian Danau Toba. Akibat serangan itu, banyak masyarakat Mandailing yang dibawa dan dipekerjakan di Pasaman. Sebagian masyarakat lainnya ada yang bermigrasi ke Riau, hingga ke Semenanjung Malaya.[2] Di Semenanjung Malaya, kelompok masyarakat Mandailing dipimpin oleh Raja Asal, dan keponakannya Raja Bilah. Bersama dengan Sutan Puasa, mereka terlibat dalam Perang Klang antara tahun 1866—1873.[6]

Setelah Belanda berhasil menaklukkan pasukan Padri, wilayah Mandailing dimasukkan ke dalam bagian administrasi Sumatra's Westkust yang berpusat di Padang.[7] Di pertengahan abad ke-19, Belanda mendirikan benteng pertahanan di Singengu dan Kotanopan. Hingga pendudukan Jepang, Belanda hanya menempatkan seorang kontroler di Mandailing, yakni di Kotanopan.

Marga

Artikel utama: Marga Mandailing
  1. Babiat
  2. Batubara
  3. Baumi
  4. Dalimunte
  5. Daulay
  6. Harahap
  7. Hasibuan
  8. Lintang
  9. Lubis
  10. Mardia
  11. Matondang
  12. Nasution
  13. Parinduri
  14. Pulungan
  15. Rambe
  16. Rangkuti
  17. Tanjung

Kepercayaan

Masyarakat Mandailing hampir seluruhnya memeluk agama Islam yang mendapatkan pengaruh dari Kaum Padri pada abad ke-19.[8] Seperti halnya mayoritas masyarakat Nusantara, etnis ini menganut mazhab Syafi'i.

Sebagian kecil masyarakat Mandailing ada juga yang memeluk agama Kristen. Ajaran agama Kristen di wilayah Mandailing pertama berada di daerah Pakantan yang dibawa oleh penginjil dari Swiss dan Rusia pada tahun 1821. Oleh karenanya, gereja tertua di Tapanuli terletak di Huta Bargot. Masyarakat Kristen Mandailing saat ini hanya sekitar ± 1%, dan hampir semua masyarakat Mandailing Kristen bersinode di Gereja Kristen Protestan Angkola, yang bersamaan dengan masyarakat Batak Angkola yang beragama Kristen. Hal ini karena ada beberapa kesamaan budaya antara Angkola dan Mandailing yang memungkinkan orang-orang Angkola dan Mandailing Kristen berada di bawah sinode Gereja yang sama.

Kontroversi

Pelabelan Batak terhadap etnis Mandailing umumnya tak dapat diterima oleh sebagian orang dari etnis ini. Beberapa orang menganggap etnis Mandailing memiliki ikatan darah, nasab, bahasa, aksara, sistem sosial, kesenian, adat, serta kebiasaan tersendiri yang berbeda dengan Batak. Meski sebagian masih mengakui dirinya bagian dari suku Batak.[9]

Referensi

  1. ↑ viva.co.id Didata Malaysia, Tor-tor Tetap Milik Tapanuli Pranala usang diarsipkan 2012-07-21 di archive.today
  2. 1 2 Christine Dobbin, Islamic Revivalism in a Changing Peasant Economy: Central Sumatra, 1784–1847; 1983
  3. ↑ Edi Nasution, Tulila: muzik bujukan Mandailing, 2007
  4. ↑ Basyral Hamidy Harahap, Derap Langkah Mandailing-Natal, 1997
  5. ↑ Abbas Pulungan, Perkembangan Islam di Mandailing, 2007
  6. ↑ Abdul-Razzaq Lubis and Khoo Salma Nasution. Raja Bilah and the Mandailings in Perak: 1875–1911. Kuala Lumpur: Malaysian Branch of the Royal Asiatic Society (MBRAS), 2003
  7. ↑ Fadila, Zikri (2018). PENERBITAN MINANGKABAU MASA KOLONIAL: Sejarah Penerbitan Buku di Fort de Kock (Bukittinggi) 1901-1942. Gre Publishing. ISBN 978-602-7677-59-3.
  8. ↑ Ustad Rizem Aizid, Sejarah Islam Nusantara, 2016
  9. ↑ Leonard Y. Andaya (2002). "The Trans-Sumatra Trade and the Ethnicization of the 'Batak'". KITLV. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2 Maret 2012. Diakses tanggal 26 Oktober 2015.

Bacaan terkait

  • Mangaradja Ihoetan (1926), Asal-Oesoelnja Bangsa Mandailing: Berhoeboeng dengan perkara tanah Wakaf bangsa Mandailing, di Soengei Mati - Medan, Sjarikat Tapanoeli
  • Syahmerdan Lubis gelar Baginda Raja Muda (1997), Adat Hangoluan Mandailing, Tapanuli Selatan, S. Lubis, OCLC 6169347
  • Zulkifli Lubis; Enni Syarifah Hrp; Lizar Andrian; Naga Sakti Harahap; Septian H. Lubis (2012), Kearifan Lokal Masyarakat Mandailing Dalam Tata Kelola Sumberdaya Alam Dan Lingkungan Sosial, Balai Pelestarian Nilai Budaya Banda Aceh, ISBN 6-0294-5723-3{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
Suku bangsa di Sumatra
Batak
Melayu
Minangkabau
Melayu Bukit Barisan Selatan
Melayu Aborigin
Lampung
Kepulauan Barat Sumatera
Lain-lain
Tionghoa
Suku bangsa di Jawa

Baduy • Banten • Bawean • Betawi • Ciptagelar • Cirebon • Indo • Jawa • Kalang • Kangean • Madura • Melayu • Osing • Peranakan • Sunda • Tengger

Abui • Adang • Adonara • Alor • Amarasi • Anakalangu • Atoni • Bali • Bilba • Bima • Blagar • Boti • Bunak • Dela-Oenale • Dengka • Dhao • Ende • Hamap • Helong • Ile Ape • Kabola • Kafoa • Kamang • Kambera • Kedang • Kelon • Kemak • Ke'o • Kepo' • Kodi • Komodo • Kui • Kula • Lamaholot • Lamalera • Lamatuka • Lamboya • Lamma • Laura • Lembata Barat • Lembata Selatan • Levuka • Lewo Eleng • Lewotobi • Lio • Lole • Melayu Loloan • Kupang • Larantuka • Mamboru • Manggarai • Nage • Nedebang • Ngada • Ngada Timur • Palue • Rajong • Rembong • Retta • Ringgou • Riung • Rongga • Sabu • Sasak • Sawila • Sika • So'a • Sumba • Sumbawa • Tambora • Tereweng • Termanu • Tetun • Tewa • Tii • Uab Meto • Wae Rana • Wanukaka • Wejewa • Wersing

Suku bangsa di Kalimantan *

Abal • Agabag • Ampanang • Aoheng • Bahau • Bakati' • Bekati' Rara • Bekati' Sara • Bakumpai • Banjar • Basap • Bawo • Benyadu' • Bentian • Benuaq • Berau • Bidayuh (Biatah • Bukar-Sadong) • Bolongan • Bukit (Pitap) • Bukitan • Burusu • Dayak • Dusun (Deyah • Malang • Witu) • Embaloh • Iban (Mualang • Seberuang) • Jangkang • Kanayatn • Kayan (Busang • Mahakam • Sungai Kayan • Mendalam • Wahau) • Kebahan • Kelabit • Kembayan • Keninjal • Kenyah (Kelinyau • Wahau • Lebu' Kulit) • Kohin • Krio • Kutai (Kota Bangun • Tenggarong) • Lawangan • Lengilu • Lun Bawang • Ma'anyan • Mali • Mayau • Melayu • Modang • Ngaju (Barangas • Katingan) • Okolod • Ot Danum (Limbai) • Paku • Pasir • Pesaguan • Punan (Aput • Bukat • Hovongan • Kereho • Merah • Merap • Tubu) • Putoh • Ribun • Sa'ban • Sambas • Sanjau Basap • Sanggau • Segai • Selungai Murut • Semandang • Sembakung Murut • Siang Murung • Tagal Murut • Taman • Tausug • Tawoyan • Tidung • Tunjung • Uma' Lasan • Uma' Lung • Wehea

Suku bangsa di Sulawesi

Andio • Aralle-Tabulahan • Bada • Bahonsuai • Bajau • Balaesang • Balantak • Bambam • Banggai • Bantik • Baras • Batui • Behoa • Bentong • Bintauna • Boano • Bobongko • Bolango • Bonerate • Budong-Budong • Bugis • Bungku • Buol • Busoa • Buton (Ciacia • Kulisusu • Lasalimu • Wolio) • Campalagian • Dakka • Dampelas • Dondo • Duri • Enrekang • Gorontalo • Kaidipang • Kaili (Kaili Da'a • Kaili Ledo • Kaili Unde) • Kaimbulawa • Kalao • Kalumpang • Kamaru • Kioko • Kodeoha • Konjo Pegunungan • Konjo Pesisir • Koroni • Kumbewaha • Laiyolo • Lauje • Lemolang • Liabuku • Lindu • Lolak • Luwu • Maiwa • Makassar • Manado • Malimpung • Mamasa • Mamuju • Mandar • Melayu • Minahasa • Moma • Mongondow • Mori (Mori Atas • Mori Bawah) • Moronene • Muna • Napu • Onda'e • Padoe • Pamona • Panasuan • Pancana • Pannei • Pebato • Pendau • Polahi • Ponosakan • Rahambuu • Rampi • Ratahan • Saluan • Sangir • Sarudu • Sedoa • Seko Padang • Seko Tengah • Selayar • Suwawa • Taje • Tajio • Talaud • Taloki • Talondo' • Toala' • Tolaki • Tomadino • Tombelala • Tombulu • Tomini • Tondano • Tonsawang • Tonsea • Tontemboan • Topoiyo • Toraja • Totoli • Tukang Besi Selatan • Tukang Besi Utara • Ulumanda' • Uma • Wana • Waru • Wawonii • Wotu

Suku bangsa di Kepulauan Maluku

Alfur • Alune • Amahai • Ambelau • Ambon • Aputai • Asilulu • Babar Tenggara • Babar Utara • Bacan • Banda • Barakai • Bati • Batuley • Benggoi • Boano • Bobot • Buli • Buru • Dai • Damar Barat • Damar Timur • Dawera-Daweloor • Dobel • Elpaputih • Emplawas • Fordata • Galela • Gamkonora • Gane • Gebe • Geser-Gorom • Gorap • Haruku • Hitu • Horuru • Hoti • Huaulu • Hukumina • Hulung • Ibu • Ili'uun • Imroing • Kadai • Kaibobo • Kamarian • Kao • Karey • Kayeli • Kei • Kisar • Koba • Kola • Kompane • Kur • Laba • Laha • Larike-Wakasihu • Latu • Leti • Liana-Seti • Lisabata-Nuniali • Lisela • Lola • Loloda • Lorang • Loun • Luang • Luhu • Maba • Makian Barat • Makian Timur • Mangole • Manipa • Manombai • Manusela • Mariri • Masarete • Masela Barat • Masela Tengah • Masela Timur • Masiwang • Modole • Moksela • Naka'ela • Nila • Nuaulu (Naulu Selatan • Naulu Utara) • Nusa Laut • Oirata • Pagu • Palumata • Patani • Paulohi • Perai • Piru • Roma • Sahu • Salas • Saleman • Saparua • Sawai • Seit-Kaitetu • Selaru • Seluwasan • Sepa • Serili • Serua • Sula • Tabaru • Taliabu • Talur • Tarangan Barat • Tarangan Timur • Tela-Masbuar • Teluti • Teor • Ternate • Ternateño1 • Te'un • Tidore • Tobelo • Tugun • Togutil • Tulehu • Ujir • Waioli • Watubela • Wemale (Selatan • Utara) • Yalahatan • Yamdena

Suku bangsa di Papua *

Abinomn 3 • Abun 3 • Airoran • Ambai • Amungme • Anasi • Ansus • Arandai • Arfak (Hatam • Moile • Sough • Meyah) • Arguni • As • Asmat (Asmat Pantai Kasuari • Asmat Tengah • Asmat Utara • Asmat Yaosakor) • Atohwaim • Auye • Awbono • Awera • Awyi • Awyu • Bagusa • Baham • Barapasi • Bauzi • Bayono • Bedoanas • Beneraf • Berik • Betaf • Biak • Biga • Biritai • Bonggo • Burate • Burmeso • Burumakok • Buruwai • Busami • Citak • Dabe • Damal • Dani • Dao • Dem • Demisa • Dera • Diebroud • Dineor • Diuwe • Doutai • Duriankere • Dusner • Duvle • Edopi • Ekari • Elseng 3 • Emem • Eritai • Erokwanas • Fayu • Fedan • Foau • Gresi • Hupla • Iau • Iha • Imekko (Suabo • Kais • Puragi • Kaburi • Kokoda) • Irarutu • Iresim • Isirawa • Itik • Iwur • Jofotek-Bromnya • Kaiy • Kalabra • Kamberau • Kamoro • Kapauri • Kaptiau • Karas • Kaure • Kauwera • Kayagar • Kayupulau • Kehu 5 • Keijar • Kemberano • Kembra 5 • Kemtuik • Ketengban • Ketum • Kimaghima • Kimki • Kimyal • Kirikiri • Kofei • Kombai • Komyandaret • Konda • Koneraw • Kopkaka • Korowai • Kosare • Kowiai • Kuri • Kurudu • Kwer • Kwerba • Kwerba Mamberamo • Kwerisa • Kwesten • Kwinsu • Lani • Lepki 5 • Liki • Maden • Maibrat (Ayamaru • Karon Dori • Mare • Aifat • Aitinyo) • Mairasi • Mander • Mandobo Atas • Mandobo Bawah • Manem • Mapia • Marau • Marind (Marind Bian • Maklew-Yab • Kanum • Yei) • Masimasi • Massep 3 • Matbat • Mawes • Ma'ya (Laganyan • Kawe • Wauyai) • Mek (Kosarek • Nipsan • Nalca • Eipomek) • Mekwei • Meoswar • Mer • Mlap • Mo • Moi • Molof 5 • Mombum • Momuna • Moni • Mora • Mor • Morai • Morori • Moskona • Mpur 3 • Munggui • Murkim 5 • Muyu • Nafri • Nakai • Namla 5 • Narau • Ndom • Nduga • Ngalik • Ngalum • Nggem • Nimboran • Ninggerum • Nisa • Obokuitai • Onin • Ormu • Orya • Papasena • Papuma • Pom • Rasawa • Riantana • Roon • Samarokena • Saponi • Sauri • Sause • Saweru • Sawi • Seget • Sekar • Semimi • Sempan • Sentani • Serui-Laut • Sikaritai • Skou • Sobei • Sowanda • Sowari • Sunum • Tabla • Taikat • Tamagario • Tanahmerah • Tandia • Tangko • Tarpia • Tause • Tebi • Tefaro • Tehit • Tobati • Tofanma 5 • Towei • Trimuris • Tsaukambo • Tunggare • Una • Uruangnirin • Usku 5 • Viid • Vitou • Wabo • Waigeo • Walak • Wambon • Wandamen • Wanggom • Wano • Warembori • Wares • Waris • Waritai • Warkay-Bipim • Waropen • Wauyai • Woi • Wolai • Woria • Yahadian • Yali • Yaqay • Yarsun • Yaur • Yawa • Yeretuar • Yetfa • Yoke • Zorop

Suku bangsa lain
Lihat pula: Pribumi-Nusantara
*Catatan: Kalimantan dan Papua di sini hanya yang termasuk dalam teritori Indonesia.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan