Sabtu, 24 Oktober 2026
14:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Suku Mpur

Suku Mpur

suku bangsa di Indonesia

Bagikan:
Mpur
250px-Suku_Mpur_Tari_Esat.webp?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tari Esat, suku Mpur
Daerah dengan populasi signifikan
Papua Barat Daya (Tambrauw)
Bahasa
Mpur, Miyah,[1] Melayu Papua (lingua franca)
Agama
Kekristenan
Kelompok etnik terkait
Abun •Miyah •Mare

Suku Mpur adalah kelompok etnis asli Papua yang mendiami Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya. Suku Mpur umumnya berkomunikasi menggunakan bahasa Mpur dan bahasa Melayu Papua.[1][2]

Etimologi

Secara etimologi kata Mpur memiliki arti "jinak", tetapi untuk manusia kata yang tepat adalah "baik". Dalam bahasa Mpur, duaw mini mpur artinya "babi yang jinak".[1]

Distribusi geografis

Secara geografis, suku Mpur terbagi menjadi dua sub-suku berdasarkan tempatnya tinggalnya. Mpur Suor mendiami daerah pedalaman, sedangkan Mpur Wot mendiami daerah pantai.[1]

Penyebaran suku Mpur sendiri secara administratif meliputi wilayah Kebar, Amberbaken, dan Mubrani. Secara khusus, bagi suku Mpur yang mendiami wilayah Mubrani yang berbatasan langsung dengan wilayah suku Miyah memiliki kekerabatan secara geneologi bahasa sehingga digolongkan sebagai masyarakat dwibahasa, yakni dapat berinteraksi dengan menggunakan dua bahasa (bahasa Mpur dan Miyah).[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Syufi, Yafet (2021). Meneropong Suku Mpur di Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat. Yogyakarta, Indonesia: Absolute Media. ISBN 978-602-1083-14-7. Diakses tanggal 1 Agustus 2023.{{cite book}}: |website= diabaikan
  2. ↑ "Masyarakat Suku Mpur Siap Gelar Musdat". papuabaratnews.com. Diakses tanggal 21 Desember 2022.


Ikon rintisan

Artikel bertopik kelompok etnik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan