Selasa, 27 Oktober 2026
20:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Suku Yaur

Suku Yaur

kelompok etnik di Indonesia

Bagikan:
Yaur
250px-Portrait_of_a_four_men_in_Kwatisore%2C_including_a_korano_and_a_guide_-_Collectie_stichting_Nationaal_Museum_van_Wereldculturen_-_TM-60010084.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suku Yaur di Kwatisore beserta seorang korano (kepala kampung) dan pemandu, 1903
Jumlah populasi
700[1]
Daerah dengan populasi signifikan
Indonesia (pesisir Kabupaten Nabire)
Bahasa
Yaur
Melayu Papua (lingua franca)
Agama
Kekristenan, Agama tradisional (mayoritas), Islam (minoritas)[1]
Kelompok etnik terkait
Yerisiam •Wate •Umari

Suku Yaur adalah salah satu suku yang mendiami wilayah pesisir utara Kabupaten Nabire tepatnya di Distrik Yaur.[2] Wilayah yang didiami suku Yaur termasuk kedalam wilayah adat Saireri yang meliputi pesisir utara Nabire, Kepulauan Biak, serta Pulau Yapen.[3]

Ekonomi

250px-Papuan_women_in_a_proa_near_Kwatisore_-_Collectie_stichting_Nationaal_Museum_van_Wereldculturen_-_TM-60010072.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perempuan suku Yaur diatas perahu dekat Kwatisore, 1903

Suku Yaur adalah pemburu-pengumpul. Mereka berburu biawak di Lembah Waroromi selama musim buah untuk diambil kulit dan dagingnya, karena biawak biasanya mendekati pohon buah-buahan. Setelah diburu, kulitnya dimanfaatkan untuk tifa dan pembuatan furnitur dinding, sedangkan daging asapnya dijual di pasar Nabire.[4]

Bahasa

Artikel utama: Bahasa Yaur

Yaur atau Jaur adalah sebuah bahasa yang termasuk kedalam dalam rumpun bahasa Cenderawasih (Teluk Geelvink) cabang dari keluarga Austronesia yang dituturkan di Provinsi Papua Tengah, Indonesia. Bahasa ini memiliki sekitar 300 penutur.[5]

Referensi

  1. 1 2 "Yaur in Indonesia". Joshua Project. Diakses tanggal 2022-07-21.
  2. ↑ "Mengenal Etnisitas dalam Pola Kekerabatan Masyarakat Pesisir Papua". www.nabire.info. 3 Agustus 2020. Diakses tanggal 21 Juli 2022.
  3. ↑ Aldi Bimantara, Roy Ratumakin (29 Juni 2022). "Tolak Nabire Jadi Ibu Kota Papua Tengah, Kepala Suku Besar Yaur: Kami Saireri!". papua.tribunnews.com. Diakses tanggal 21 Juli 2022.
  4. ↑ Iyai, Deny A; Murwanto, A. Gatot; Killian, A. M. (Juni 2011). "Hunting and Ethnozoology Systems of Monitor Lizards (Fam. Varanidae) Utilized by Yaur Tribe at National Park of Cenderawasih Gulf". Biota. 16 (2).{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Moseley, Christopher dan R.E. Asher, ed. Atlas of World Languages (New York: Routledge, 1994) p. 111


Ikon rintisan

Artikel bertopik kelompok etnik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan