
Suku Rawas adalah subsuku bangsa pribumi yang berasal dari Sumatra Selatan. Suku ini memiliki populasi sebanyak ±100.000 jiwa yang mendiami kecamatan Rupit, Rawas Ulu, Rawas Ilir, Karang Jaya, dan beberapa beberapa daerah lain di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan. Awalnya masyarakat Rawas hidup disekitaran aliran anak Sungai Musi dan pertemuan dengan aliran Sungai Batanghari. Bahasa yang digunakan yakni bahasa Rawas; serta terbagi dalam tiga dialek yakni dialek Rupit, Rawas Ulu, dan Rawas Ilir. Secara tradisional, sistem kepemimpinan suku Rawas dipengaruhi oleh adat Simbur Cahaya.[1]
Hubungan keturunan
Bentuk hubungan keturunan dalam masyarakat Rawas dibagi menjadi 3, yakni:
- Ambik anak (mengambil anak), yakni bentuk hubungan keturunan di mana setelah perkawinan suami tinggal dalam keluarga pihak istri dan anak-anak yang lahir langsung mewakili keturunan pihak istri. Hal ini karena suami tidak membayar uang jojor (maskawin).
- Perkawinan patrilineal, yakni bentuk hubungan keturunan di mana setelah perkawinan istri dibawa masuk tinggal dalam keluarga pihak suami dan anak-anak yang lahir mewarisi keturunan sang suami. Pada perkawinan ini, sang suami membayar uang jojor.
- Perkawinan rajo-rajo, yakni bentuk keturunan yang bersifat bilateral dan tempat tinggal setelah kawin adalah neolokal.[1]
Referensi
- 1 2 Zulyani,, Hidayah,. Ensiklopedia suku bangsa di Indonesia (Edisi Edisi kedua). Jakarta. ISBN 9789794619292. OCLC 913647590.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
Artikel bertopik kelompok etnik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |