Rabu, 04 November 2026
18:39 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Prasasti Kusmala

Bagikan:

Prasasti Kusmala atau disebut juga Prasasti Kandangan, adalah sebuah prasasti bertarikh tahun 1350 M. Yang dikeluarkan oleh Bhre Matahun seorang kerabat raja yang memiliki apanase (daerah lungguh) dengan bergelar Paduka Bhattara Matahun Śri Bhattara Wijayarajasa Anantawikramottunggadêwa pada masa pergantian pemerintahan antara ibu ratu Tribhuwañotungarājā Anantawikramottuñggadewī dengan maharaja Śri Rājasanagara Dyah Hayam Wuruk dari Majapahit. Wijayarajasa sendiri merupakan paman dari raja Hayam Wuruk.

Prasasti Kusmala
Nama sebagaimana tercantum dalam
Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya
Lua error in Modul:Mapframe at line 398: Unable to get latitude from input '7°48′26″S 111°58′26″E'..
40px-Logo_Direktorat_Pelestarian_Cagar_Budaya_dan_Permuseuman.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Cagar budaya Indonesia
PeringkatDaerah
KategoriSitus Benda Cagar Budaya
No. RegnasPO2017090700225
Lokasi
keberadaan
Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Tanggal SK1272 Śaka (1350 M)
Pemilik Indonesia
PengelolaMuseum Airlangga, Kota Kediri, Jawa Timur.
Koordinat7°48′26″S 111°58′26″E

Prasasti berbahan batu andesit ini memiliki ukuran tinggi 122 cm, lebar 68 cm, tebal 21 cm, serta tebal lapik prasastinya 31 cm. Prasasti ini ditemukan di Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Isi

Prasasti ini menyebut tokoh pāduka bhaţāre matahun šri bhaţāra wijayarājasānanta wikramottunggadewa yang dalam naskah Nagarakretagama berhubungan dengan tokoh Rajasawardhana Dyah Larang yang juga menjabat sebagai Bhre Matahun yaitu suami dari Rajasaduhita Indudewi alias Bhre Lasem putri dari Rajadewi dengan Wijayarajasa. Dari pernikahan Rajasawardhana dan Indudewi mengangkat seorang putri Nagarawardhani yang kemudian menikah dengan Bhre Wirabhumi putra Hayam Wuruk, raja Majapahit saat itu (1351-1389).

Alihaksara

Adapun isi Prasasti Kusmala yang telah dapat dibaca adalah :

1. //o// swasti šakawarşātita.1272.margaširamāsa tithi pañcadaši šuklapakşa

2. ma.wa.ā.wara.pahāng irikā diwaša ni (?) kasampurnna nikang dawuhan šilamat i

3. kušmala di rakryān dӗmung sang martabun rangga sapu maka manggala rakaki ngamurwwa

4. bumi mapari wara rangga hawarawar ju..(mu) sang apañji pupon makana sang ājña

5. pāduka bhaţāre matahun šri bhaţāra wijayarājasānanta wikramottungga

6. dewa jāgaddhitahetu magawaya sukani para sāmya sakahawat lurah

7. wetan i daha samangkana

Referensi

  1. PV. van Stein Callenfels, De Incriptie van Kandangan, TBG Vol. LVIII, 1918, Page/Hal : 337-347
  2. Berita Penelitian Arkeologi No.47, 1996/1997, page/hal : 38-39
DIY
DKI Jakarta
Banten
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Aceh
Jambi
Kepulauan Riau
Lampung
Bangka & Belitung
Sumatera Barat
Sumatera Selatan
Sumatera Utara
Bali
NTB
Kal-bar
Kal-tim
Sulawesi Utara
Lihat pula: Daftar Prasasti di Indonesia, Museum Taman Prasasti, Prasasti Internasional
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan