Minggu, 11 Oktober 2026
21:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka

Prasasti Supit

Bagikan:

Prasasti Supit (Kwak IV/Mulak III) ditemukan di Desa Ngabean, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Prasasti tidak berangka tahun, tidak diketahui pula raja yang mengeluarkan prasasti ini, tetapi menyebut tokoh Rake Wka Pu Tangal. Nama Pu Tangal tertulis dalam Prasasti Wanua Tengah III sebagai pejabat tinggi di era Rakai Garung yang mengembalikan status hak sima di wanua tengah, sehingga Prasasti Supit kemungkinan dikeluarkan pada masa pemerintahan Rakai Garung dari Kerajaan Medang. Prasasti berupa satu lempengan tembaga berukuran 38 x 5 ,5 cm, bertulisan di satu sisinya dengan 4 baris tulisan. Bagian sudut kiri bawah telah rusak. Merupakan bagian penutup prasasti. Huruf dan bahasanya Jawa Kuna. Prasasti ini sekarang disimpan di Museum Nasional dengan nomor inventaris E.5 , E.6,E.7 , E.9,E. 10,E. 16,E. 18.

Isi Prasasti

1. r miilanil} mas saq.. hyair prasada rake wka pu tangal ll/- lmal) i supit mas ka 2 su 1 . pirak kii 1 dha 1 . pina

2 . ka byayaniq. manlma saw ah tarukan i kwak tampai) 3 mas kii 1. muwati pinaka byayaniq . maniina i mula

3. k. ii}' sawal) tampah 2 blah 1 mas ka 1. sinilih dya.J: mataka su 5 sinilil:J. rake masuduyan mas su 1

4. rake umahatumahan . rake masuduyan.

Referensi

1. Dwiyanto, Djoko. 1986. Pengamatan terhadap Data Kesejarahan dari Prasasti Wanua Tengah III tahun 908 Masehi. Dalam PIA IV (IIa). Jakarta: Pulit Arkenas, h. 92-110.

2. BPCB Jateng (2014-08-14). "Prasasti WANUA TENAH III ( 830 Ś = 908 m)". Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-07-23.

DIY
DKI Jakarta
Banten
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Aceh
Jambi
Kepulauan Riau
Lampung
Bangka & Belitung
Sumatera Barat
Sumatera Selatan
Sumatera Utara
Bali
NTB
Kal-bar
Kal-tim
Sulawesi Utara
Lihat pula: Daftar Prasasti di Indonesia, Museum Taman Prasasti, Prasasti Internasional
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan