Kamis, 29 Oktober 2026
17:06 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Lev Davidovich Landau

Lev Davidovich Landau

fisikawan asal Kekaisaran Rusia

Bagikan:
250px-Landau.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lev Davidovich Landau (1962)

Lev Davidovich Landau (Лев Давидович Ландау, 22 Januari 1908 – 1 April 1968) ialah fisikawan Uni Soviet.

Landau menyelesaikan mata pelajaran sekolahnya pada usia 13. Pada 1922, Landau mendaftarkan diri di Jurusan Fisika Universitas Leningrad. Setelah lulus, ia memulai karier ilmiahnya di Institut Teknik Fisika Leningrad. Antara 1932-1937, Landau mengepalai Jurusan Teoretis Institut Teknik Fisika Ukraina di Kharkov (kini di Ukraina). Pada 1937, ia menjadi kepala Jurusan Teori Institut Masalah Fisika di Moskow. Pada 1965, laboratorium risetnya diubah menjadi apa yang kini dikenal sebagai Institut Landau untuk Fisika Teoretis.

Pada 1938, menyusul penemuan Pyotr Kapitsa pada superfluiditas helium, Landau mulai meneliti dan dalam beberapa tahun telah menemukan teori "cairan kuantum" pada suhu rendah. Dari 1956 sampai 1958, ia merumuskan teori cairan kuantum dari "tipe Fermi", yang termasuk helium.

Pada 1946, Landau diangkat sebagai anggota penuh Akademi Ilmiah Uni Soviet. Pada 1951, ia diangkat sebagai anggota Akademi Ilmiah Kerajaan Denmark, dan pada 1956, ia menjadi anggota Akademi Ilmiah Kerajaan Belanda. Pada 1960, Landau ialah penerima Penghargaan F. London (Amerika Serikat) dan Medali Max Planck (Jerman Barat).

Pada 1962, ia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika untuk teori pionirnya mengenai zat kental, khususnya helium cair. Ia juga diakui untuk serial buku teks fisika teoretis yang dikarangnya dengan E.M. Lifshitz, sebagaimana buku-buku ilmiah untuk sekolah tinggi dan sekolah dasar.

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–
sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan