Ismail Saleh | |
|---|---|
Ismail Saleh, 1985 | |
| Menteri Kehakiman Indonesiake-19 | |
| Masa jabatan 30 Mei 1984 –17 Maret 1993 | |
| Presiden | Soeharto |
| Pendahulu | Ali Said |
| Pengganti | Oetojo Oesman |
| Jaksa Agung Republik Indonesiake-10 | |
| Masa jabatan 18 Februari 1981 –30 Mei 1984 | |
| Presiden | Soeharto |
| Pendahulu | Ali Said |
| Pengganti | Hari Suharto |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | (1926-09-07)7 September 1926 |
| Meninggal | 21 Oktober 2008(2008-10-21) (umur 82) |
| Karier militer | |
| Pihak | |
| Dinas/cabang | |
| Pangkat | |
Letnan Jenderal TNI (Purn.) Ismail Saleh, S.H. (7 September 1926 – 21 Oktober 2008) adalah Jaksa Agung Republik Indonesia untuk periode 1981 sampai 1984 dan Menteri Kehakiman pada masa Pemerintahan Soeharto pada 1984 sampai 1993.
Kiprah
Karier militer
Ismail Saleh memulai kariernya sebagai anggota Pakasi Tentara pada 1945, tak lama kemudian ia menjabat sebagai Kepala Statistik Batyalyon V RES 17 Divisi III. Kemudian pada 1947, ia berpindah di Combat Section Ronggolawe II. Pada masa Agresi Militer Belanda I, ia bertempur di Clash I di Lamongan dan Surabaya. Pada tahun 1949, ia pindah ke Joga dan bergabung sebagai Anggota G. III/Satuan Angkatan Darat Jogja.[1]
Pada tahun 1951–1952, Ismail menjadi Perwira Ahli (PA) yang Diperbantukan (DPB) pada Direktorat Administrasi Angkatan Darat (AD) di Jakarta. Kemudian menjadi Anggota Direktorat Kehakiman (KEH) AD hingga 1956. Kemudian, ia menjadi Jaksa Tentara di DirKeh AD dari 1959 hingga 1960. Tahun 1962, ia menjadi Oditur seluruh Indonesia dan Staf Pribadi Pimpinan (SPRI) Inspektur Kehakiman (Irkeh) [1] Tahun 1965, ia menjadi guru Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat diperbantukan Ketua G5/KOTI.
Karier pemerintahan
Karier Ismail Saleh beralih ke pemerintahan, yakni di Sekretariat Kabinet pada tahun 1968. Ia menjabat sebagai Kepala Biro Analisa dan Perundang-undangan di lembaga tersebut. Pada tahun 1972, ia diangkat menjadi Wakil Sekretaris Kabinet mendampingi Sekretaris Negara/Sekretaris Kabinet Soedharmono. Ia menjabat sebagai Waseskab hingga 1978.[1] Ia diangkat menjadi Sekretaris Kabinet dari 1980 hingga 1981.[2]
Presiden ke-2 Soeharto kemudian menunjuknya sebagai Jaksa Agung pada 1981,[3] karena Ali Said diangkat menjadi Menteri Kehakiman. Pada tahun 1984, ia mengikuti jejak Ali Said yang diangkat juga menjadi Menteri Kehakiman. Ia kembali dilantik sebagai Menteri Kehakiman pada Kabinet Pembangunan V.[4]
Penghargaan
| Baris ke-1 | Bintang Mahaputera Adipradana (10 Maret 1973)[5] | Bintang Jasa Pratama (9 Agustus 1974)[6] | |
|---|---|---|---|
| Baris ke-2 | Bintang Gerilya | Bintang Kartika Eka Paksi Nararya | Bintang Sewindu Angkatan Perang Republik Indonesia |
| Baris ke-3 | Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun | Satyalancana Kesetiaan 16 Tahun | Satyalancana Kesetiaan 8 Tahun |
| Baris ke-4 | Satyalancana Perang Kemerdekaan I | Satyalancana Perang Kemerdekaan II | Satyalancana G.O.M I |
| Baris ke-5 | Satyalancana Sapta Marga | Satyalancana Dwidya Sistha | Satyalancana Penegak |
| Baris ke-6 | Commander of the Order of the Crown - Belgia | Order of the Sacred Treasure 1st Class - Jepang | Order of Abdulaziz Al Saud, 3rd Class - Arab Saudi |
Pranala luar
- (Indonesia) Ismail Saleh Sang ‘Pendekar Hukum’ Diarsipkan 2007-02-13 di Wayback Machine
- 1 2 3 Ringkasan riwayat hidup dan riwayat perjuangan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat hasil pemilihan umum tahun 1977. Lembaga Pemilihan Umum. 1978. hlm. 191–192.
- ↑ "Sekretaris Kabinet Dari Masa Ke Masa". Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 22 November 2019.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Jaksa Agung dari Masa ke Masa". Kejaksaan Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 27 Juni 2022. Diakses tanggal 8 Oktober 2026.
- ↑ "Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 64 Tahun 1988 tentang Pembentukan Kabinet Pembangunan V". Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum, Kementerian Keuangan RI. 21 Maret 1988. Diakses tanggal 22 Juni 2025.
- ↑ Daftar WNI yang Mendapat Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera tahun 1959 s.d. 2003 (PDF). Diakses tanggal 4 Oktober 2021.
- ↑ Daftar WNI yang Menerima Anugerah Bintang Jasa Tahun 1964 - 2003 (PDF). Diakses tanggal 4 Oktober 2021.
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Ali Said |
Menteri Kehakiman Indonesia 1984—1993 |
Diteruskan oleh: Oetojo Oesman |
| Jabatan peradilan | ||
| Didahului oleh: Ali Said |
Jaksa Agung Indonesia 1981—1984 |
Diteruskan oleh: Hari Suharto |
Kabinet Pembangunan V (1988–1993) | |
|---|---|
Kementerian di bawah Menko Polkam: Sudomo | |
Kementerian di bawah Menko Ekuin-PP: Radius Prawiro | |
| |
Kementerian di bawah Menko Kesra: Soepardjo Rustam | |
Menteri muda yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden: | |
Menteri dan pejabat setingkat menteri yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden: | |
Kabinet Pembangunan IV (1983–1988) | |
|---|---|
| |
Kementerian di bawah Menko Ekuin-PP: Ali Wardhana | |
| |
| |
Menteri dan pejabat setingkat menteri yang bertanggungjawab langsung kepada Presiden: | |
| Menteri Kehakiman (1945–1999) |
| |
|---|---|---|
| Menteri Hukum dan Perundang-undangan (1999–2001) | ||
| Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia (2001–2004) | ||
| Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (2004–2024) | ||
| Menteri Hukum (2024–sekarang) | ||
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |
Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |