Minggu, 04 Oktober 2026
19:22 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Achmad Affandi

Achmad Affandi

menteri pertanian Indonesia di Kabinet Pembangunan IV pada tahun 1983-1988

Bagikan:
Gaya atau nada penulisan artikel ini tidak mengikuti gaya dan nada penulisan ensiklopedis yang diberlakukan di Wikipedia. Bantulah memperbaikinya berdasarkan panduan penulisan artikel. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Achmad Affandi
250px-Achmad_Affandi_-_Fourth_Development_Cabinet.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menteri Pertanian Indonesiake-18
Masa jabatan
19 Maret 1983 –21 Maret 1988
PresidenSoeharto
PendahuluSoedarsono Hadisapoetro
PenggantiWardojo
Menteri Muda Urusan Peningkatan Produksi Pangan Indonesiake-2
Masa jabatan
31 Maret 1978 –19 Maret 1983
PresidenSoeharto
PendahuluSuja'as
PenggantiWardojo
Informasi pribadi
Lahir(1927-10-27)27 Oktober 1927
Meninggal29 Desember 1990(1990-12-29) (umur 63)
Jakarta, Indonesia
Partai politik  Golkar

Achmad Affandi (27 Oktober 1927 – 29 Desember 1990)[1] adalah menteri pertanian di Kabinet Pembangunan IV pada tahun 1983-1988.[2] Ia memiliki prinsip bahwa tugas pokoknya hanya 3 yaitu melestarikan swasembada, meningkatkan devisa, dan memperluas lapangan kerja.

Separuh usianya dihabiskan untuk menekuni bidang pertanian dengan mendirikan fakultas pertanian Bogor. Bersama rekannya, ia merintis penerapan panca usaha tani di Karawang Jawa Barat yang dikenal dengan Bimbingan Masyarakat (Bimas). Hal itulah yang mendorong dirinya menjadi Sekretaris Pengendalian Bimas Departemen Pertanian. Selama menjabat sebagai Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, direktorat yang dipimpinnya mampu membangun 618 Balai Penyuluhan Pertanian di 13 provinsi .[3]

Selain itu, ia berjasa dalam pembangunan Kampus IPB yang berlokasi di Dramaga, Bogor.[1]

Karier

Penghargaan

Rujukan

  1. 1 2 Administrator (1991-01-12). "Meninggal dunia". Tempo.co. Diakses tanggal 2021-01-03.
  2. ↑ "Pejabat Kabinet - Situs Web Kepustakaan Presiden-Presiden Republik Indonesia". kepustakaan-presiden.perpusnas.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-07-12. Diakses tanggal 2020-05-02.
  3. ↑ APA & SIAPA sejumlah orang Indonesia 1985-1986 (Edisi Cet. 1). Jakarta: Grafiti Pers, Tempo. 1986. ISBN 979444006X. OCLC 37095471.
  4. ↑ "Daftar WNI yang Mendapat Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera tahun 1959 s.d. 2003" (PDF). Sekretariat Negara Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2022-08-05. Diakses tanggal 2021-01-20.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Soedarsono Hadisapoetro
Menteri Pertanian Indonesia
1983–1998
Diteruskan oleh:
Wardojo
Jabatan baru Menteri Muda Urusan Peningkatan Produksi Pangan Indonesia
1978–1983


Kementerian di bawah Menko Ekuin-PP: Ali Wardhana
Menteri dan pejabat setingkat menteri yang bertanggungjawab langsung kepada Presiden:
Menteri muda yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden:
Menteri dan pejabat setingkat menteri yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden:
Menteri Kemakmuran
(1945–1946)
120px-Logo_Kementerian_Pertanian_Republik_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menteri Pertanian dan Persediaan
(1946)
Menteri Kemakmuran
(1946–1949)
Menteri Persediaan Makanan Rakyat
(1949–1950)
Menteri Kemakmuran
(1949–1950)
Menteri Pertanian
(1950–1962)
Menteri Pertanian dan Agraria
(1962–1964)
Menteri Pertanian
(1964–2000)
Menteri Pertanian dan Kehutanan
(2000–2001)
Menteri Pertanian
(2001–sekarang)
Miring: Pelaksana tugas
Kategori
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan