Minggu, 20 September 2026
23:28 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Cosmas Batubara

Cosmas Batubara

Politikus Indonesia

Ini adalah nama Batak Toba, marganya adalah Batubara.
Cosmas Batubara
250px-Cosmas_Batubara_-_Fourth_Development_Cabinet.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menteri Tenaga Kerja Indonesiake-16
Masa jabatan
23 Maret 1988 –17 Maret 1993
PresidenSoeharto
PendahuluSudomo
PenggantiAbdul Latief
Menteri Negara Perumahan Rakyat Indonesiake-1
Masa jabatan
19 Maret 1983 –21 Maret 1988
PresidenSoeharto
PendahuluTidak ada; jabatan baru
PenggantiSiswono Yudohusodo
Menteri Muda Urusan Perumahan Rakyat Indonesiake-1
Masa jabatan
22 April 1978 –16 Maret 1983
PresidenSoeharto
PendahuluTidak ada; jabatan baru
PenggantiJohn Wempi Wetipo
Informasi pribadi
Lahir(1938-09-19)19 September 1938
Meninggal8 Agustus 2019(2019-08-08) (umur 80)
Partai politikPartai Golkar
Suami/istriR.A. Cypriana Hadiwijono
PendidikanUniversitas Indonesia
PekerjaanKomisaris Agung Podomoro dan Agung Sedayu Group
Rektor Podomoro University
Ketua Umum Yayasan Unika Santo Thomas Sumatera Utara
ProfesiPengusaha

Cosmas Batubara (19 September 1938  8 Agustus 2019) adalah seorang politikus Indonesia. Pada tahun 1963, ia adalah Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dan pendiri Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) pada bulan Oktober 1965, dan menjadi ketuanya.[1] Sebagai Ketua PMKRI, ia mendukung pembubaran Partai Komunis Indonesia.[2]

Ia pernah menjabat Menteri Muda Urusan Perumahan Rakyat, Menteri Negara Perumahan Rakyat dan Menteri Tenaga Kerja, ketiganya dalam masa pemerintahan presiden Soeharto. Ia menikah dengan R.A. Cypriana Hadiwijono dan dikaruniai 2 putra dan 2 putri. Ia telah memiliki sebuah otobiografi politik yang berjudul "Cosmas Batubara: Sebuah Otobiografi Politik" yang diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas di Jakarta, Maret 2007. Pada 2014, ia ditunjuk menggantikan Rhenald Kasali sebagai Rektor di Podomoro University.

Masa muda dan Orde Baru

Cosmas Batubara mendapat gelar sarjana dari Fakultas Ilmu Sosial Universitas Indonesia.[3] Pada tahun 1960-1963, Cosmas bekerja sebagai guru di sebuah SMA.[4] Setelah itu, ia menjabat Kepala Penerangan Lembaga Pembina Kesatuan Bangsa (LPKB) hingga tahun 1967.[4]

Pada tanggal 1 Januari 1967, ia menjabat sebagai anggota tambahan Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Rojong dari wakil mahasiswa. Beberapa wakil mahasiswa lainnya antara lain Fahmi Idris, Mar’ie Muhamad, Soegeng Sarjadi, dan Lim Bian Khoen.[5]

Cosmas kembali terpilih sebagai anggota Dewan pada Pemilu 1971 dan 1977. Selama menjadi anggota DPR dan anggota Golkar, ia juga aktif di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI). Cosmas turut membesarkan Golkar selama rezim Orde Baru.[3]

Pada tahun 1978, Cosmas diangkat menjadi Menteri Muda Urusan Perumahan Rakyat, dan lima tahun kemudian menjadi Menteri Negara Perumahan Rakyat.[3] Ia juga menjadi orang Indonesia pertama yang sebagai presiden konferensi Organisasi Buruh Internasional (ILO) pada tahun 1991.[3]

Meninggal

Ia meninggal pada tanggal 8 Agustus 2019 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.[3]

Penghargaan

Dalam Negeri

Luar Negeri

Referensi

  1. Sujudi, Achmad. (2011). Dari Pulau Buru ke Cipinang (Edisi Cet. 1). Jakarta: Diterbitkan bersama Rajut Pub. [dan] Rayyana Komunikasindo. ISBN 978-602-8561-18-1. OCLC 757134932.
  2. Steenbrink, Karel A. Catholics in independent Indonesia, 1945-2010. Leiden. ISBN 978-90-04-28513-2. OCLC 893452190.
  3. 1 2 3 4 5 "Cosmas Batubara: Menggempur dan Membaur dalam Sejarah Dua Orde". Tirto.id. Diakses tanggal 2020-08-20.
  4. 1 2 Riwajat hidup anggota-anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat hasil pemilihan umum 1971. Jakarta: Lembaga Pemilihan Umum. 1972. hlm. 613.{{cite book}}: |first= tidak memiliki |last=Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. Seperempat abad Dewan Perwakilan Rakjat Republik Indonesia. Jakarta: Dewan Perwakilan Rakjat. 1970.{{cite book}}: |first= tidak memiliki |last=Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. "Daftar WNI yang Mendapat Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera tahun 1959 s.d. 2003" (PDF). Sekretariat Negara Republik Indonesia. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2022-08-05. Diakses tanggal 2021-01-20.
  7. Lembaga Pemilihan Umum 1988, hlm. 616-617.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Sudomo
Menteri Tenaga Kerja Indonesia
1988–1993
Diteruskan oleh:
Bomer Pasaribu
Posisi baru Menteri Negara Perumahan Rakyat Indonesia
1983–1988
Diteruskan oleh:
Siswono Yudo Husodo
Posisi baru Menteri Muda Urusan Perumahan Rakyat Indonesia
1978–1983
Diteruskan oleh:
John Wempi Wetipo
sebagai Wakil Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat
Kabinet Pembangunan V (1988–1993)
Kementerian di bawah Menko Polkam: Sudomo
Kementerian di bawah Menko Ekuin-PP: Radius Prawiro
Kementerian di bawah Menko Kesra: Soepardjo Rustam
Menteri muda yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden:
Menteri dan pejabat setingkat menteri yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden:
Kementerian di bawah Menko Ekuin-PP: Ali Wardhana
Menteri dan pejabat setingkat menteri yang bertanggungjawab langsung kepada Presiden:
Menteri muda yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden:
Menteri dan pejabat setingkat menteri yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden:


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan