Senin, 28 September 2026
14:20 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Edi Sudradjat

Edi Sudradjat

tokoh militer dan menteri Indonesia

Edi Sudradjat
250px-Edi_Sudradjat_as_Minister_of_Defense_and_Security_of_Indonesia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret resmi, 1993
Menteri Pertahanan dan Keamananke-18
Masa jabatan
19 Maret 1993 –11 Maret 1998
PresidenSoeharto
PendahuluLeonardus Benyamin Moerdani
PenggantiWiranto
Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesiake-10
Masa jabatan
19 Februari 1993 –21 Mei 1993
PresidenSoeharto
PendahuluTry Sutrisno
PenggantiFeisal Tanjung
Kepala Staf TNI Angkatan Daratke-16
Masa jabatan
2 Februari 1988 –23 Maret 1993
PresidenSoeharto
PendahuluTry Sutrisno
PenggantiWismoyo Arismunandar
Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia
Masa jabatan
2 September 2002 –1 Desember 2006
PendahuluDirinya sendiri
PenggantiMeutia Hatta
Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia
Masa jabatan
15 Januari 1999 –2 September 2002
PendahuluPosisi dibentuk
PenggantiDirinya sendiri
Informasi pribadi
Lahir(1938-04-22)22 April 1938
Meninggal1 Desember 2006(2006-12-01) (umur 68)
Jakarta, Indonesia
Partai politikPKPI (2002–2006)
Afiliasi politik
lainnya
Golkar (1993–1999)
PKP (1999–2002)
Suami/istriLulu Lugiyati
HubunganWiranto Arismunandar (ipar)
Soeharto (ipar jauh)
Anak4, termasuk Iman Budiman
AlmamaterAkademi Militer Nasional (1960)
PekerjaanTentara, politikus
Karier militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabang40px-Insignia_of_the_Indonesian_Army.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail TNI Angkatan Darat
Masa dinas
1960–1993
Pangkat40px-22-TNI_Army-GEN.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Jenderal TNI
SatuanInfanteri (Kopassus)
NRP18484

Edi Sudradjat, (22 April 1938 – 1 Desember 2006) adalah salah seorang tokoh militer Indonesia.[1] Ia adalah satu-satunya orang yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI-AD (KSAD), Panglima ABRI dan Menteri Pertahanan dan Keamanan Indonesia dalam waktu yang bersamaan.[2]

Riwayat Hidup

Kehidupan awal

Sudradjat lahir pada tanggal 22 April 1938 dari pasangan Raden Momon Wirakusumah dan R Ratnaningsih. Ia adalah anak ketujuh sekaligus adik dari Sekarningrum Wirakusumah (yang adalah istri dari Wiranto Arismunandar).[3]

Karier militer

Perwira Muda

Lulusan Akademi Militer Nasional angkatan pertama (1960) di mana ia juga terpilih sebagai lulusan terbaik angkatan tersebut, ia lalu ditugaskan sebagai Komandan Peleton di Batalyon Infanteri 515 di Tanggul, Jember selama dua tahun (1961–1962) dan berpartisipasi dalam Operasi Trikora. Setelah itu pada tahun 1960-an Sudradjat ditugaskan dalam operasi melawan pihak Republik Maluku Selatan, Organisasi Papua Merdeka, serta Gerakan 30 September.[butuh rujukan]

Perwira Tinggi

Pada tahun 1980 ia menjadi Brigadir Jenderal dengan jabatan Panglima Komando Tempur Lintas Udara Kostrad. Setahun kemudian ia menjadi Panglima Kodam II/Bukit Barisan di Medan dengan pangkat Mayor Jenderal hingga tahun 1983, dan lalu menjadi Pangdam Kodam VI/Siliwangi di Bandung pada tahun 1983-1985.[butuh rujukan]

Selama dua tahun setelah itu (1985–1986), Sudradjat diangkat sebagai Asisten Operasi (Asops) ABRI sebelum lalu menjadi Letnan Jenderal untuk jabatan Wakil Kepala Staf TNI-AD dari tahun 1986 hingga 1988. Kemudian dari tahun 1988 hingga 1993, ia menjadi Kepala Staf TNI-AD. Tahun 1993, ia dipercaya menjadi Panglima ABRI menggantikan Try Sutrisno. Sudradjat adalah perwira tinggi pertama lulusan AMN yang menjadi Panglima ABRI. Selain itu, pada tahun yang sama ia diangkat menjadi Menteri Pertahanan dan Keamanan dalam Kabinet Pembangunan VI. Jabatan rangkap tersebut ia laksanakan sebelum ia menyerahkan jabatan Panglima ABRI kepada Jenderal TNI Feisal Tanjung, mantan Kasum ABRI yang melejit setelah memimpin DKP pada kasus Santa Cruz, Timor Timur. Terakhir ia menjabat sebagai Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.[butuh rujukan]

Kehidupan awal

Sudradjat lahir pada tanggal 22 April 1938 dari pasangan Raden Momon Wirakusumah dan R Ratnaningsih. Ia adalah anak ketujuh.[3]

Back to basic

Saat menjabat KSAD, Edi termasuk pimpinan TNI yang menyerukan gerakan back to basic atau "kembali ke barak" bagi tentara. Artinya tentara harus mulai meninggalkan bisnis militernya dan benar-benar berkonsentrasi pada tugas-tugasnya sebagai garda bangsa yang profesional.[butuh rujukan]

Kematian

250px-H_Edi_Sudradjat-TMPNU_Kalibata_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Makam H. Edi Sudradjat di Taman Makam Pahlawan Kalibata

Ia meninggal dunia sekitar pukul 13.15, Jumat 1 Desember 2006 akibat gangguan paru-paru di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Jenazahnya Dimakamkan di TMP Kalibata[4][5]

Penghargaan

Dada kanan Dada kiri
250px-Brevet_Hiu_Kencana_%28Kapal_Selam%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Brevet_Komando_Kopassus.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Brevet_Para_Dasar.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Brevet Hiu Kencana (15 Januari 1989)[6]
Brevet Brevet Kualifikasi Komando Kopassus
Brevet Brevet Para Dasar
Baris ke-1 Bintang Mahaputera Adipradana (12 Agustus 1992)[7] Bintang Dharma Bintang Yudha Dharma Utama Bintang Kartika Eka Paksi Utama
Baris ke-2 Bintang Jalasena Utama Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama Bintang Bhayangkara Utama Bintang Kartika Eka Paksi Pratama (1985)[8]
Baris ke-3 Bintang Yudha Dharma Nararya Bintang Kartika Eka Paksi Nararya Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun Satyalancana G.O.M III
Baris ke-4 Satyalancana G.O.M VIII Satyalancana G.O.M IX Satyalancana Dwidya Sistha Satyalancana Satya Dharma
Baris ke-5 Satyalancana Santi Dharma Satyalancana Penegak Satyalancana Seroja Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (1989)[9]
Baris ke-6 Order of National Security Merit - 1st Class (Tongil Medal) - Korea Selatan (1989)[10] Pingat Jasa Gemilang - Tentera (P.J.G.) - Singapura (1991)[11][12] Darjah Utama Bakti Cemerlang - Tentera (D.U.B.C.) - Singapura (8 Juni 1993)[13] Panglima Gagah Angkatan Tentera (P.G.A.T.) - Malaysia (1988)[14]
Baris ke-7 Knight Grand Cross of the Most Noble Order of the Crown of Thailand - Thailand (1989)[15] Commander of the Philippine Legion of Honor - Filipina Grand Decoration of Honour in Silver with Star of the Decoration of Honour for Services to the Republic of Austria - Austria (1996)[16] Panglima Setia Mahkota (P.S.M.) - Malaysia (1997)[17]

Catatan

Pranala luar

  1. ↑ "Edi Sudrajat Prajurit Sejati". Markas Besar Tentara Nasional Indonesia. Pusat PeneranganTentara Nasional Indonesia. 5 Desember 2006. Diakses tanggal 26 Januari 2018.
  2. ↑ ICH (2 Desember 2006). "Jenazah Edi Sudrajat Dimakamkan". Liputan6.com. Diakses tanggal 26 Januari 2018.
  3. 1 2 Faizi, Lutfan. "5 Jenderal TNI Bintang 4 Termuda Sepanjang Sejarah, Nomor Pertama Usia 43 Tahun". nasional.sindonews.com. Sindo News. Diakses tanggal 11 November 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Almarhum Edi Sudrajat Meninggal Akibat Gangguan Paru-Paru". Merdeka.com. 1 Desember 2006. Diakses tanggal 26 Januari 2018.[pranala nonaktif permanen]
  5. ↑ Burhani, Ruslan, ed. (2 Desember 2006). "Jenazah Edi Sudrajat Dikebumikan". ANTARA News. Diakses tanggal 26 Januari 2018.
  6. ↑ Departemen Pertahanan Keamanan, Staf Pembinan Karyawan, Indonesia (1988). Mimbar kekaryaan ABRI. Edisi 212-219. Indonesia: Indonesia. Angkatan Bersenjata. hlm. 71.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ↑ Daftar WNI yang Mendapat Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera tahun 1959 s.d. 2003 (PDF). Diakses tanggal 3 September 2021.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Indonesia. Angkatan Bersenjata, Indonesia (1985). Mimbar kekaryaan ABRI. Edisi 177-189. Indonesia: Departemen Pertahanan Keamanan, Staf Pembinan Karyawan. hlm. 69.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  9. ↑ Tempomedia. "Penghargaan bintang LVRI". majalah.tempo.co (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-04-18.
  10. ↑ Administrator (1989-09-09). "Penghargaan". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-04-18.
  11. ↑ Pusat Penerangan HANKAM, Indonesia (1992). Dharmasena Bagian 17. Indonesia: Indonesia. Departemen Pertahanan-Keamanan. hlm. 26.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  12. ↑ Author (1991-11-30). "Indonesian general gets top military award from S'pore". NewspaperSG. Diakses tanggal 2024-07-10.{{cite web}}: |last= memiliki nama generik
  13. ↑ https://www.nas.gov.sg/archivesonline/photographs/record-details/0f39ed19-1162-11e3-83d5-0050568939ad
  14. ↑ "4 Indons, 2 Thais Among 173 Conferred Awards". New Straits Times (dalam bahasa Inggris). 16 September 1988. hlm. 2.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ ประกาศสำนักนายกรัฐมนตรี เรื่อง พระราชทานเครื่องราชอิสริยาภรณ์ (PDF) (dalam bahasa Thai). Diakses tanggal 17 Oktober 2024.
  16. ↑ "Eingelangt am 23.04.2012 : Dieser Text wurde elektronisch übermittelt. Abweichungen vom Original sind möglich. Bundeskanzler Anfragebeantwortung" (PDF). Parlament.gv.at. Diakses tanggal 10 Februari 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. ↑ "Senarai Penuh Penerima Darjah Kebesaran, Bintang dan Pingat Persekutuan Tahun 1997" (PDF).
Jabatan politik
Didahului oleh:
L.B. Moerdani
Menteri Pertahanan dan Keamanan
1993-1998
Diteruskan oleh:
Wiranto
Jabatan militer
Didahului oleh:
Try Sutrisno
Panglima ABRI
1993
Diteruskan oleh:
Feisal Tanjung
Didahului oleh:
Try Sutrisno
Kepala Staf TNI Angkatan Darat
1988–1993
Diteruskan oleh:
Wismoyo Arismunandar
Didahului oleh:
Yogie S. Memet
Pangdam Siliwangi
1983-1985
Diteruskan oleh:
R. I. Siregar
Didahului oleh:
Muhammad Ismail
Pangdam Bukit Barisan
1981–1983
Diteruskan oleh:
Harsudiyono Hartas
Didahului oleh:
Djoni Abdurrachman
Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad
1980–1981
Diteruskan oleh:
Feisal Tanjung
Menko Polkam: Soesilo Soedarman •Menko Eko-PP: Saleh Afiff •Menkoprodis: Hartarto Sastrosoenarto •Menko Kesra: Azwar Anas •Mendagri: Yogie Suardi Memet •Menlu: Ali Alatas •Menhankam/Panglima ABRI: Edi Sudradjat, Feisal Tanjung, Wiranto •Menhak: Oetojo Oesman •Menteri Penerangan: Harmoko, R. Hartono •Menkeu: Mar'ie Muhammad •Mendag (digabungkan dengan Menteri Perindustrian pada 6 Desember 1995): Satrio Budihardjo Joedono •Menperin (bernama Menteri Perindustrian dan Perdagangan sejak 6 Desember 1995): Tungki Ariwibowo •Mentan: Sjarifuddin Baharsjah •Mentamben: Ida Bagus Sudjana •Menhut: Djamaloedin Soeryohadikoesoemo •Menteri PU: Radinal Mochtar •Menhub: Haryanto Dhanutirto •Menparpostel: Joop Ave •Menkop-PPK: Subiakto Tjakrawerdaya •Menaker: Abdul Latief •Menteri Trans-PPH: Siswono Yudo Husodo •Mendikbud: Wardiman Djojonegoro •Menkes: Sujudi •Menag: Tarmizi Taher •Mensos: Endang Kusuma Inten Soeweno •Menteri PPN: Ginandjar Kartasasmita •Menristek: Bacharuddin Jusuf Habibie •Menteri Pangan: Ibrahim Hassan • Beddu Amang •Menteri Kependudukan: Haryono Suyono •Menves: Sanyoto Sastrowardoyo •Menteri Agraria: Soni Harsono •Menpera: Akbar Tanjung •Menteri LH: Sarwono Kusumaatmadja •Menperwan: Mien Sugandhi •Menpora: Hayono Isman •Menpan: T.B. Silalahi •Mensus: Harmoko •Jaksa Agung: Singgih •Gubernur Bank Indonesia: Sudrajad Djiwandono, Syahril Sabirin •Mensesneg: Moerdiono
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan