Sabtu, 10 Oktober 2026
04:46 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah
Meutia Hatta

Meutia Hatta

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia Ke-7

Bagikan:
Meutia Hatta
KIB_Meuthia_Hatta.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan IndonesiaKe-7
Masa jabatan
21 Oktober 2004 –20 Oktober 2009
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
PendahuluSri Redjeki Sumarjoto
PenggantiLinda Amalia Sari
Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesiake-2
Masa jabatan
14 Januari 2008 –13 April 2010
PendahuluEdi Sudradjat
PenggantiSutiyoso
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden
Bidang Pendidikan dan Kebudayaan
Masa jabatan
25 Januari 2010 –20 Oktober 2014
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Ketua DewanEmil Salim
PendahuluSubur Budhisantoso
Informasi pribadi
LahirMeutia Farida Hatta
21 Maret 1947 (umur 79)
Yogyakarta, Indonesia
Partai politik  PKPI
Suami/istri
​
(m. 1973)​
Hubungan
Anak2
Orang tuaMohammad Hatta (Ayah)
Siti Rahmiati Hatta (Ibu)
PendidikanUniversitas Indonesia
PekerjaanPolitikus
Profesi

Meutia Farida Swasono (nama gadis Hatta)[1] (lahir 21 Maret 1947) adalah seorang akademikus, ahli antropologi dan politikus Indonesia yang menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden sejak 2010 hingga 2014.[2] Sebelumnya ia menjabat sebagai Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dalam Kabinet Indonesia Bersatu (2004 hingga 2009).

Meutia adalah putri mantan wakil presiden dan proklamator Indonesia, Mohammad Hatta. Pada tahun 2002–2005 ia adalah Ketua Umum Yayasan Hatta.

Pendidikan

Meutia menyelesaikan pendidikan sarjana Antropologi, di Universitas Indonesia (1974). Ia melanjutkan studi dan menyelesaikan program magister bidang Antropologi di Universitas Indonesia tahun 1983 dan Ia mendapatkan gelar doktor dalam bidang yang sama antropologi di fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia pada tahun 1991.[3]

Minat riset

Meutia adalah Guru besar Antropologi Universitas Indonesia (2006) ini telah mengajar sejak 1979, dengan spesialisasi dalam sistem budaya Indonesia, antropologi kesehatan, dan antropologi psikiatri. Sepanjang kariernya, ia telah mengembangkan penelitian tentang sukubangsa, antropologi kesehatan, antropologi psikologi, serta kesehatan jiwa dengan perhatian khusus pada masyarakat pedalaman dan komunitas terpencil. Penelitiannya mencakup beragam topik seperti tata ruang dalam pembangunan masyarakat, respon masyarakat terhadap wabah penyakit, kebiasaan makan dan gizi, serta etnografi kesehatan di wilayah Pegunungan Jayawijaya. Ia juga menyoroti persoalan kesehatan mental dalam keluarga yang tidak utuh maupun dalam kondisi disharmonis. Sebagai pengajar senior, Prof. Meutia telah berkontribusi besar dalam membangun landasan keilmuan antropologi kesehatan di Indonesia dan membimbing generasi akademisi antropologi sejak awal 1980-an.[3]

Ia mulai terjun ke dunia politik sejak dipilih sebagai Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan pada tahun 2004. Ia juga menjadi ketua Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia pada tahun 2008 hingga 2010.[3]

Referensi

  1. ↑ "Profil Staff UI: Prof. Dr. Meutia Farida Swasono, M.S." Universitas Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-12-20. Diakses tanggal 15 Desember 2016.
  2. ↑ "Pelantikan Wantimpres: "Lingkaran Dalam" Presiden Bertambah". Kompas.com. 26 Januari 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-11-02. Diakses tanggal 26 Januari 2010.
  3. 1 2 3 "Meutia Farida Hatta Swasono – Situs Departemen Antropologi FISIP UI" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-04-04.

Pranala luar

Jabatan politik
Didahului oleh:
Sri Redjeki Sumarjoto
Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan
2004–2009
Diteruskan oleh:
Linda Amalia Sari
Jabatan partai politik
Didahului oleh:
Edi Sudradjat
Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia
2008–2010
Diteruskan oleh:
Sutiyoso
Menko Polhukam: Widodo Adi Sutjipto •Menko Perekonomian: Aburizal Bakrie, Boediono, Sri Mulyani (plt.) •Menko Kesra: Alwi Shihab, Aburizal Bakrie •Mensesneg: Yusril Ihza Mahendra, Hatta Rajasa •Mendagri: Mohammad Ma'ruf, Widodo Adi Sutjipto (ad-interim), Mardiyanto •Menlu: Hassan Wirajuda •Menhan: Juwono Sudarsono •Menkumham: Hamid Awaluddin, Andi Mattalatta •Menkeu: Jusuf Anwar, Sri Mulyani •Menteri ESDM: Purnomo Yusgiantoro •Menperin: Andung A. Nitimiharja, Fahmi Idris •Mendag: Mari Elka Pangestu •Mentan: Anton Apriyantono •Menhut: M. S. Kaban •Menhub: Hatta Rajasa, Jusman Syafii Djamal •Menlutkan: Freddy Numberi •Menakertrans: Fahmi Idris, Erman Soeparno •Menteri PU: Djoko Kirmanto •Menkes: Siti Fadilah Supari •Mendiknas: Bambang Sudibyo •Mensos: Bachtiar Chamsyah •Menag: Muhammad Maftuh Basyuni •Menbudpar: Jero Wacik, Mohammad Nuh (ad-interim) •Menkominfo (bernama Menneg Kominfo sampai Januari 2005): Sofyan Djalil, Mohammad Nuh •Menneg Ristek (merangkap Kepala BPPT sampai April 2006): Kusmayanto Kadiman •Menneg Kop-UKM: Suryadharma Ali, Mari Elka Pangestu (ad-interim) •Menneg LH: Rachmat Witoelar •Menneg PP: Meutia Hatta •Menneg PAN: Taufiq Effendi, Widodo Adi Sutjipto (ad-interim) •Menneg PDT: Saifullah Yusuf, Muhammad Lukman Edy, Djoko Kirmanto (ad-interim) •Menneg PPN/Kepala Bappenas: Sri Mulyani Indrawati, Paskah Suzetta •Menneg BUMN: Soegiharto, Sofyan Djalil •Mennegpera: Muhammad Yusuf Asy'ari •Mennegpora: Adhyaksa Dault •Jakgung: Abdul Rahman Saleh, Hendarman Supandji •Panglima TNI: Endriartono Sutarto, Djoko Suyanto, Djoko Santoso •Kapolri: Da'i Bachtiar, Sutanto, Bambang Hendarso Danuri
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan