Jumat, 25 September 2026
11:28 WIB
TERKINI
Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara
Sutanto

Sutanto

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia ke 18

Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
Artikel biografi ini berkualitas rendah karena ditulis menyerupai resume atau daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae). Tolong bantu perbaiki agar netral dan ensiklopedis. (Maret 2025)
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Sutanto" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Maret 2025)
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
Sutanto
250px-Jenderal_Polisi_Sutanto.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret Resmi Sutanto Sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia 2005-2008
Kepala Badan Intelijen Negarake-14
Masa jabatan
22 Oktober 2009 –19 Oktober 2011
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
PendahuluSyamsir Siregar
PenggantiMarciano Norman
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesiake-18
Masa jabatan
8 Juli 2005 –30 September 2008
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Menko Polhukam[a]Widodo Adi Sutjipto
PendahuluDa'i Bachtiar
PenggantiBambang Hendarso Danuri
Informasi pribadi
Lahir30 September 1950 (umur 75)
Partai politikIndependen
Suami/istriHenny S.
Anak4
AlmamaterAKABRI (1973)
PekerjaanPolisi
Karier militer
PihakIndonesia
Dinas/cabang40px-Insignia_of_the_Indonesian_National_Police.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kepolisian Republik Indonesia
Pangkat40px-PDU_JEN_STAF.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Jenderal Polisi
SatuanReserse
NRP50090157

Sutanto (lahir 30 September 1950) adalah Kepala Badan Intelijen Negara Indonesia (BIN) sejak 22 Oktober 2009 hingga 19 Oktober 2011. Sebelumnya ia adalah Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) sejak 8 Juli 2005 hingga 30 September 2008.

Lulusan Akabri tahun 1973 ini sebelumnya adalah Kepala Badan Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Narkotika Nasional. Ia pernah menjadi ajudan Presiden Soeharto pada tahun 1995–1998, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara (2000), dan Kapolda Jawa Timur (17 Oktober 2000-Oktober 2002).

Penghargaan

Tanda Jasa

Ia mendapatkan penghargaan dari dalam maupun luar negeri, diantaranya;[1]

Baris ke-1 Bintang Mahaputera Adipradana (2015)[2] Bintang Bhayangkara Utama
Baris ke-2 Bintang Kartika Eka Paksi Utama (6 Februari 2006) Bintang Jalasena Utama (6 Februari 2006) Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama (6 Februari 2006)
Baris ke-3 Bintang Bhayangkara Pratama Bintang Bhayangkara Nararya Decoration of Honour in Gold of the Decoration of Honour for Services to the Republic of Austria - Austria (1996)[3]
Baris ke-4 Darjah Utama Bakti Cemerlang (D.U.B.C.) - Singapura Darjah Pahlawan Negara Brunei Yang Amat Perkasa (P.S.P.N.B.) - Brunei (7 April 2008)[4] Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun
Baris ke-5 Satyalancana Jana Utama Satyalancana Dwidya Sistha Satyalancana Wira Karya

Brevet/wing

  • Brevet Komando Kopassus
  • Brevet Hiu Kencana
  • Wing Penerbang TNI AU

Referensi

  1. ↑ "TOKOH - TOKOH POLRI: Sutanto". TOKOH - TOKOH POLRI. Diakses tanggal 2023-03-05.
  2. ↑ Nama-Nama Penerima Tanda Kehormatan Republik Indonesia Dalam Rangka HUT Ke-70 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara Tanggal 13 Agustus 2015 (PDF). Diakses tanggal 17 Mei 2023.
  3. ↑ "Eingelangt am 23.04.2012 : Dieser Text wurde elektronisch übermittelt. Abweichungen vom Original sind möglich. Bundeskanzler Anfragebeantwortung" (PDF). Parlament.gv.at. Diakses tanggal 10 Februari 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Brunei-Jordan share warm bilateral relations" (PDF). Department of Information, Prime Minister's Office. Vol. 23. 2008. hlm. 1.

Pranala luar

Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
Syamsir Siregar
Kepala Badan Intelijen Negara
2009–2011
Diteruskan oleh:
Marciano Norman
Jabatan kepolisian
Didahului oleh:
Jenderal Pol. Da'i Bachtiar
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia
2005–2008
Diteruskan oleh:
Komjen. Pol. Bambang Hendarso Danuri
Didahului oleh:
Kombes. Pol.
Ajudan Presiden RI (Polri)
1995–20 Mei 1998
Diteruskan oleh:
Kombes. Pol. Firman Gani
Menteri dan pejabat setingkat menteri yang dibawahi langsung oleh Presiden:
Menko Polhukam: Widodo Adi Sutjipto •Menko Perekonomian: Aburizal Bakrie, Boediono, Sri Mulyani (plt.) •Menko Kesra: Alwi Shihab, Aburizal Bakrie •Mensesneg: Yusril Ihza Mahendra, Hatta Rajasa •Mendagri: Mohammad Ma'ruf, Widodo Adi Sutjipto (ad-interim), Mardiyanto •Menlu: Hassan Wirajuda •Menhan: Juwono Sudarsono •Menkumham: Hamid Awaluddin, Andi Mattalatta •Menkeu: Jusuf Anwar, Sri Mulyani •Menteri ESDM: Purnomo Yusgiantoro •Menperin: Andung A. Nitimiharja, Fahmi Idris •Mendag: Mari Elka Pangestu •Mentan: Anton Apriyantono •Menhut: M. S. Kaban •Menhub: Hatta Rajasa, Jusman Syafii Djamal •Menlutkan: Freddy Numberi •Menakertrans: Fahmi Idris, Erman Soeparno •Menteri PU: Djoko Kirmanto •Menkes: Siti Fadilah Supari •Mendiknas: Bambang Sudibyo •Mensos: Bachtiar Chamsyah •Menag: Muhammad Maftuh Basyuni •Menbudpar: Jero Wacik, Mohammad Nuh (ad-interim) •Menkominfo (bernama Menneg Kominfo sampai Januari 2005): Sofyan Djalil, Mohammad Nuh •Menneg Ristek (merangkap Kepala BPPT sampai April 2006): Kusmayanto Kadiman •Menneg Kop-UKM: Suryadharma Ali, Mari Elka Pangestu (ad-interim) •Menneg LH: Rachmat Witoelar •Menneg PP: Meutia Hatta •Menneg PAN: Taufiq Effendi, Widodo Adi Sutjipto (ad-interim) •Menneg PDT: Saifullah Yusuf, Muhammad Lukman Edy, Djoko Kirmanto (ad-interim) •Menneg PPN/Kepala Bappenas: Sri Mulyani Indrawati, Paskah Suzetta •Menneg BUMN: Soegiharto, Sofyan Djalil •Mennegpera: Muhammad Yusuf Asy'ari •Mennegpora: Adhyaksa Dault •Jakgung: Abdul Rahman Saleh, Hendarman Supandji •Panglima TNI: Endriartono Sutarto, Djoko Suyanto, Djoko Santoso •Kapolri: Da'i Bachtiar, Sutanto, Bambang Hendarso Danuri
  1. ↑ sebagai bagian dari kabinet, Kapolri dikoordinasikan oleh Menko Polhukam untuk kebijakan stabilitas nasional
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan