Listyo Sigit Prabowo | |
|---|---|
Potret resmi, 2023 | |
| Kepala Staf Kepresidenanke-7 | |
| Mulai menjabat 1 Oktober 2026 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Pendahulu | Dudung Abdurachman |
| Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesiake-25 | |
| Masa jabatan 27 Januari 2021 –1 Oktober 2026 | |
| Presiden | Joko Widodo Prabowo Subianto |
| Wakil |
|
| Pendahulu | Idham Azis |
| Pengganti | Suyudi Ario Seto |
| Kepala Badan Reserse Kriminal Polri | |
| Masa jabatan 6 Desember 2019 –27 Januari 2021 | |
| Pendahulu | Idham Azis |
| Pengganti | Agus Andrianto |
| Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri | |
| Masa jabatan 13 Agustus 2018 –6 Desember 2019 | |
| Pendahulu | Martuani Sormin |
| Pengganti | Ignatius Sigit Widiatmono |
| Kepala Kepolisian Daerah Banten | |
| Masa jabatan 5 Oktober 2016 –13 Agustus 2018 | |
| Pendahulu | Ahmad Dofiri |
| Pengganti | Teddy Minahasa Putra |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 5 Mei 1969 (umur 57) Laha, Teluk Ambon, Ambon, Maluku, Indonesia |
| Anak | 3 |
| Almamater | Akademi Kepolisian (1991) |
| Karier militer | |
| Pihak | Indonesia |
| Dinas/cabang | |
Masa dinas | 1991–sekarang |
| Pangkat | |
| Satuan | Reserse |
Listyo Sigit Prabowo (lahir 5 Mei 1969[1]) adalah seorang perwira tinggi Polri yang menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) sejak tanggal 27 Januari 2021 hingga 1 Oktober 2026, menggantikan Jenderal Idham Azis. Ia adalah Kapolri beragama Kristen Protestan kedua dalam sejarah setelah Widodo Budidarmo (1974–1978),[catatan 1][2][3] dan Kapolri termuda kedua dalam sejarah saat dilantik (51 tahun, 267 hari), hanya kalah dari Tito Karnavian, yang berusia 51 tahun, 261 hari saat dilantik pada 2016. Sigit juga merupakan Alumni SMA Negeri 8 Yogyakarta (1988).
Kehidupan awal dan pendidikan
Listyo lahir di Laha, pada tanggal 5 Mei 1969. Ia merupakan anak dari pasangan Sutrisno dan Hendrina Hitijahubessy. Ayahnya adalah seorang pensiunan TNI-AU dengan pangkat terakhir mayor.
Pendidikan Umum
Listyo Sigit Prabowo menyelesaikan pendidikan sekolah menengah atas (SMA) di SMA Negeri 8 Yogyakarta pada tahun 1988. Setelah itu, ia meraih gelar Magister Sains dari Universitas Indonesia pada tahun 2005.[4]
Pendidikan Kepolisian
Listyo adalah lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) atau sekarang Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991.[5] Pendidikan kepolisian yang pernah ditempuhnya antara lain adalah PTIK (1998), SESPIM (2006), dan LEMHANNAS (2017).
Karier

Listyo pernah beberapa kali menduduki jabatan di daerah Jawa Tengah. Tercatat, Listyo pernah menjadi Kapolres Pati. Setelah itu, ia menduduki posisi Wakapolrestabes Semarang, dan pernah menjadi Kapolresta Solo. Pada tahun 2012, Listyo dipindahtugaskan ke Jakarta untuk menjabat sebagai Kasubdit II Dittipidum Bareskrim Polri. Sejak bulan Mei 2013, dirinya menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara.
Listyo tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting. Dia pernah menjadi ajudan Presiden Joko Widodo.[6] Ia kemudian menjabat Kepala Kepolisian Daerah Banten, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, dan pada 27 Januari 2021, ia dilantik oleh Presiden Jokowi menjadi Kapolri.[7]
Kasus-kasus besar yang pernah dibongkar sebagai Kabareskrim Polri adalah penangkapan buron penyiram air keras pada Novel Baswedan, Maria Lumowa, dan Djoko Tjandra. Akan tetapi, terdapat beberapa kejanggalan dalam kasus Novel Baswedan dan Djoko Tjandra ketika sejumlah Perwira aktif Polri ikut menjadi tersangka dalam aksi kriminal tersebut.[8][9]
Dalam kasus suap surat jalan Djoko Tjandra, nama Listyo Sigit disebut oleh Irjen Napoleon Bonaparte saat sidang, serta menyeret Brigjen Prasetijo Utomo, yang juga lulusan Akpol 1991,[10] sebagai tersangka.[8]
Bareskrim Polri yang mengambil alih kasus dari Polda Metro Jaya untuk penetapan tersangka Habib Rizieq,[11] terkait kerumunan di masa pandemi yang dikawal aparat[12] dan tidak mengizinkan hasil tes usap diungkap ke publik atas dasar privasi,[13] juga menjadi sorotan luas diakibatkan tragedi terbunuhnya enam anggota FPI di tengah-tengah proses pemeriksaan Polda terhadap saksi kasus kerumunan.[14]
Kasus besar yang sedang ditangani selama menjabat sebagai Kapolri adalah kasus pembunuhan brigadir Yosua, Kerusuhan Stadion Kanjuruhan dan jaringan narkoba yang melibatkan Inspektur Jenderal.
Penghargaan
Catatan
- ↑ Soetjipto Danoekoesoemo pindah agama dari Islam menjadi Kristen Protestan pada 11 Mei 1981, setelah ia pensiun.
Referensi
- ↑ "Rekam Jejak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo". CNN Indonesia. 27 Januari 2021. Diakses tanggal 29 Januari 2021.
- ↑ Petrik Matanasi (17 Januari 2021). "Kisah Dua Jenderal Kristen Mantan Kapolri". Tirto.id. Diakses tanggal 5 Februari 2021.
- ↑ "Jika Disetujui DPR dan Dilantik Jokowi, Listyo Prabowo Kapolri Nasrani Ketiga". Manado Post. 14 Januari 2021. Diakses tanggal 28 Januari 2021 – via JawaPos.com.
- ↑ "PDDikti - Pangkalan Data Pendidikan Tinggi". pddikti.kemdikbud.go.id. Diakses tanggal 2022-12-16.
- ↑ Daftar Alumni Akademi Kepolisian Diarsipkan 2022-01-23 di Wayback Machine Lihat Nomor 170
- ↑ Setiawan, Riyan. "Rekam Jejak Listyo Sigit, Calon Kapolri Mantan Ajudan Jokowi". tirto.id. Diakses tanggal 2022-08-27.
- ↑ Indonesia, C. N. N. "Listyo Sigit Prabowo Resmi Dilantik Jadi Kapolri". nasional. Diakses tanggal 2022-08-27.
- 1 2 "Kabareskrim, Azis, Bamsoet Disebut: Napoleon Ngarang Cerita?". Republika Online. 25 November 2020. Diakses tanggal 28 Januari 2021.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Soroti Jenderal Pembela 2 Terdakwa, Kuasa Hukum Novel Singgung Peradilan Sandiwara". Merdeka. 19 Juni 2020. Diakses tanggal 29 Januari 2021.
- ↑ "Rekam Jejak dan Harta Kekayaan Komjen Listyo Sigit yang Disebut Jadi Calon Tunggal Kapolri". Tribun News. 12 Januari 2021. Diakses tanggal 29 Januari 2021.
- ↑ "Bareskrim Ambil Alih Kasus Kerumunan HRS Di Petamburan Megamendung". Detik. 18 Desember 2020. Diakses tanggal 29 Januari 2021.
- ↑ "Maulid di Petamburan Tak Dibubarkan, Pengacara Rizieq Shihab: Salah Polisi". Tempo. 7 Januari 2021. Diakses tanggal 29 Januari 2021.
- ↑ "Rizieq Shihab Tolak Buka Hasil Tes Swab, FPI: Dilindungi Undang-Undang". Tempo. 29 November 2020. Diakses tanggal 29 Januari 2021.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen] - ↑ "Surat Perintah Intai Rizieq, Kapolda Diperiksa?". RRI. 8 Januari 2021. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-01-08. Diakses tanggal 29 Januari 2021.
- 1 2 3 4 "Kapolri Terima Empat Tanda Kehormatan pada Rapim TNI-Polri di Mabes TNI". TribrataNews. 1 Maret 2022. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-03-02. Diakses tanggal 2 Maret 2022.
- ↑ https://jurnal123.com/author/admin (2019-12-11). "26 Pati Polri Peroleh Anugerah Bintang Bhayangkara Pratama -". Diakses tanggal 2023-06-01.
{{cite web}}:|last=memiliki nama generik; Tautan eksternal dalamPemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)|last= - ↑ "Ketua Polis Indonesia, Filipina dahului senarai penerima darjah kepahlawanan, pingat keberanian daripada Agong" (dalam bahasa Melayu). Berita Harian. 30 Oktober 2024. Diakses tanggal 30 Oktober 2024.
- ↑ "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2025-04-29.
- ↑ "TNI AU Anugerahkan Wing Kehormatan Penerbang Kepada Ketua MPR RI, Ketua DPR RI, Kasal dan Kapolri". tni-au.mil.id. 5 Oktober 2021. Diakses tanggal 11 Mei 2022.
- ↑ "Kapolri Diberi Penghargaan Sebagai Warga Kehormatan Kostrad". KOMPAS.tv. Diakses tanggal 2023-03-05.
- ↑ https://nasional.kompas.com/read/2022/12/27/12302551/panglima-tni-yudo-margono-dan-kapolri-listyo-sigit-dapat-brevet-kopassus-dan
- ↑ Maluku, Tribratanews Polda. "Kapolri Disematkan Jadi Warga Kehormatan Marinir, Sinergitas TNI-Polri Makin Kokoh". https://tribratanews.maluku.polri.go.id. Diakses tanggal 2023-03-05.
{{cite web}}: Tautan eksternal dalam|website= - ↑ AD, Oleh Admin TNI (2023-01-24). "Jadi Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL, Kasad Terima Brevet Taifib dan Anti Teror Aspek Laut". tniad.mil.id. Diakses tanggal 2023-03-09.
- ↑ "Wadanpuspomad Laksanakan Kunjungan Kehormatan (Courtesy Call) Kepada Kapolri". Pusat Polisi Militer TNI AD. 2023-06-09. Diakses tanggal 2023-06-12.
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Dudung Abdurachman |
Kepala Staf Kepresidenan Indonesia 2026—sekarang |
Petahana |
| Jabatan kepolisian | ||
| Didahului oleh: Jenderal Pol. Idham Azis |
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia 2021—2026 |
Diteruskan oleh: Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto |
| Didahului oleh: Komjen. Pol. Idham Azis |
Kabareskrim Polri 2019—2021 |
Diteruskan oleh: Komjen. Pol. Agus Andrianto |
| Didahului oleh: Irjen. Pol. Martuani Sormin |
Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia 2018—2019 |
Diteruskan oleh: Brigjen. Pol. Ignatius Sigit Widiatmono |
| Didahului oleh: Brigjen. Pol. Ahmad Dofiri |
Kepala Kepolisian Daerah Banten 2016—2018 |
Diteruskan oleh: Brigjen. Pol. Teddy Minahasa Putra |
| Didahului oleh: Kombes. Pol. Imam Sugianto |
Ajudan Presiden RI (Polri) 2014—2016 |
Diteruskan oleh: Kombes. Pol. Jhonny Edison Isir |
| Didahului oleh: Kombes. Pol. Nana Sudjana |
Kapolresta Surakarta 2011—2012 |
Diteruskan oleh: Kombes. Pol. Asjima’in |