Minggu, 20 September 2026
11:08 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Pemilihan umum legislatif Indonesia 1971

Pemilihan umum legislatif Indonesia 1971

Pemilihan Umum Indonesia yang diselenggarakan pada tanggal 3 Juli 1971

Pemilihan umum legislatif Indonesia 1971
3 Juli 1971
360 dari 460 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat
180 kursi untuk meraih status mayoritas
Kehadiran pemilih96.6%
Kenaikan5.2%
Kandidat
  Partai pertama Partai kedua Partai ketiga
  120px-Logo_Golkar.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Idham_Chalid.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Mohammad_Isnaeni%2C_Dewan_Perwakilan_Rakyat_Republik_Indonesia_Periode_1971_-_1977%2C_p14.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ketua Suprapto Sukowati Idham Chalid Mohammad Isnaeni
Partai Golongan Karya NU PNI
Pemilu sebelumnya 18.41%, 45 kursi 22.32%, 57 kursi
Kursi yang dimenangkan 236 58 20
Perubahan kursi Partai baru Kenaikan13 Penurunan37
Suara rakyat 23,681,471 10,213,650 3,793,266
Persentase 62.80% 18.67% 6.93%
Swing Partai baru Kenaikan0.26% Penurunan15.39%
  Partai keempat Partai kelima Partai keenam
  120px-Mohammad_Syafa%27at_Mintaredja%2C_Minister_of_Social_Affairs_of_Indonesia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Anwar_Tjokroaminoto%2C_Kepartaian_dan_Parlementaria_Indonesia_%281954%29%2C_p336.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Melanchton_Siregar%2C_Hasil_Rakjat_Memilih_Tokoh-tokoh_Parlemen_%28Hasil_Pemilihan_Umum_Pertama_-_1955%29_di_Republik_Indonesia%2C_p346.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ketua Mohammad Syafa'at Mintaredja Anwar Tjokroaminoto Melanchton Siregar
Partai Parmusi PSII Parkindo
Pemilu sebelumnya 20.92%, 57 kursi 2.89%, 8 kursi 2.66%, 8 kursi
Kursi yang dimenangkan 24 10 7
Perubahan kursi Penurunan33 Kenaikan2 Penurunan1
Suara rakyat 2,930,746 1,308,237 733,359
Persentase 5.36% 2.39% 1.34%
Swing Penurunan15.56% Penurunan0.50% Penurunan1.32%
  Partai ketujuh Partai kedelapan
  120px-Indonesia_Ambassador_to_Belgium_Frans_Seda.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Rusli_Halil%2C_Riwayat_Hidup_Anggota-Anggota_Majelis_Permusyawaratan_Rakyat_Hasil_Pemilihan_Umum_1971%2C_p993.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ketua Frans Seda Rusli Halil
Partai Partai Katolik Perti
Pemilu sebelumnya 2.04%, 6 kursi 1.28%, 4 kursi
Kursi yang dimenangkan 3 2
Perubahan kursi Penurunan3 Penurunan2
Suara rakyat 603,740 381,309
Persentase 1.10% 0.69%
Swing Penurunan0.96% Penurunan0.59%
Peta persebaran suara
330px-Map_of_1971_Indonesian_Legislative_Election_-_Cities_and_Regencies.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail|link=
Hasil pemilu menunjukkan partai dengan perolehan suara terbesar.
  Golkar
  NU
  PNI
  Parmusi
  PSII
  Partai Katolik
500px-Indonesia_Parliament_1971.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Komposisi Dewan Perwakilan Rakyat setelah Pemilu 1971.
120px-Logo_Pemilu_1971.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo Pemilihan umum 1971

Pemilihan Umum Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah 1971 diselenggarakan secara serentak pada tanggal 3 Juli 1971 untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Tingkat I Provinsi maupun DPRD Tingkat II Kabupaten/Kotamadya) se-Indonesia.

Sebagai pemenang mayoritas hasil pemilihan umum ini adalah Golongan Karya.

Hasil

Pemilihan umum legislatif Indonesia 1971 diikuti oleh 10 partai politik pada masa pemerintahan Soeharto dalam rezim Orde Baru.[1] Hasil yang diperoleh oleh kesepuluh partai tersebut sebagai berikut:

No. Partai Jumlah Suara Persentase Jumlah Kursi
1. Partai Katolik 603.740 1,10 3
2. Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) 1.308.237 2,39 10
3. Partai Nahdlatul Ulama 10.213.650 18,68 58
4. Partai Muslimin Indonesia (Parmusi) 2.930.746 5,36 24
5. Golongan Karya (Golkar) 34.348.673 62,82 236
6. Partai Kristen Indonesia (Parkindo) 733.359 1,34 7
7. Partai Musyawarah Rakyat Banyak (Murba) 48.126 0,08 0
8. Partai Nasional Indonesia (PNI) 3.793.266 6,93 20
9. Partai Islam Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) 381.309 0,69 2
10. Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI) 338.403 0,61 0
Jumlah 54.669.509 100,00 360

Anggota DPR

Daftar ini belum tentu lengkap. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Berikut merupakan sejumlah anggota DPR hasil Pemilu 1971.[2][3]

Partai Katolik
Partai Nasional Indonesia
Golkar
Golkar ABRI

Referensi

  1. Miaz, Yalvema (2012). Tim Editor UNP Press (ed.). Partisipasi Politik: Pola Perilaku Pemilih Pemilu Masa Orde Baru dan Reformasi (PDF). Padang: UNP Press. hlm. 4–5. ISBN 978-602-8819-65-7.{{cite book}}: |editor-last= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. "Memperkenalkan anggota-anggota Dewan Perwakilan Rakjat hasil pemilihan umum 1971". Lembaga Pemilihan Umum. 31 Agustus 1971. Diakses tanggal 31 Agustus 2020 via Google Books.
  3. http://repositori.dpr.go.id/82/1/DPR%20RI%20PERIODE%201971-1977.pdf


120px-Flag_map_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan