Senin, 19 Oktober 2026
00:50 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Franciscus Conradus Palaoensoeka

Franciscus Conradus Palaoensoeka

Bagikan:
F. C. Palaunsoeka
250px-Franciscus_Conradus_Palaunsuka%2C_Kami_Perkenalkan_%281954%29%2C_p119.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Masa jabatan
16 Agustus 1950 –26 Maret 1988[1]
Daerah pemilihanKalimantan Barat (1956-59)
Partai Katolik (1959-1971)
Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (1971-88)
Informasi pribadi
LahirFranciscus Conradus Palaunsoeka
(1923-04-19)19 April 1923
Meninggal12 Agustus 1993(1993-08-12) (umur 70)
Partai politik  PDI (1973—93)
PekerjaanPolitikus
Dikenal karena
Pendiri Partai Persatuan Dayak dan harian Kompas

[2]Franciscus Conradus Palaunsoeka (19 April 1923 – 12 Agustus 1993) adalah tokoh politik Indonesia. Palaunsoeka dilahirkan di Kampung Melapi, sebuah perkampungan yang dihuni oleh etnis Dayak Taman Ambaloh di pinggir Sungai Kapuas pada 19 Mei 1923. Ia menamatkan Sekolah Rakyat pada 1936. Ia melanjutkan pendidikan ke seminari di Nyarumkop, Singkawang, karena ia bercita-cita menjadi pastor. Namun ia berhenti pada 1941. Setelah berhenti dari seminari, ia pulang ke Putussibau dan menjadi guru Sekolah Rakyat.[3] Kemudian ia bersama dengan guru-guru dan pegawai di Putussibau membentuk Dayak In Action, yang merupakan cikal bakal terbentuknya Partai Persatuan Dayak.[3] Ia kemudian masuk ke Partai Katolik pada tahun 1959 hingga tahun 1973 dan kemudian masuk ke dalam kepengurusan Partai Demokrasi Indonesia.

Ia adalah salah satu anggota legislatif (DPR RI) terlama di Indonesia yang terpilih sejak Pemilihan umum 1955 hingga Pemilihan umum 1987.

Profil tokoh pendiri yang ada di[4] Partai Kesatuan dayak dan Harian Kompas, Kelahiran Putusibau, kalimantan Barat, Franciscus Conradus Palaunsoeka, akan diluncurkan kamis (19/S) dengan begitu harapan ini dapat meluruskan dengan sejarah mengenal peran tokoh tersebut saat aktif di dunia politik Tanah air selama 37 tahun.

Referensi

Catatan kaki
  1. ↑ Irawan, Yohannes Kurnia (18 Mei 2016). "Palaunsoeka, Mantan Guru yang Menjadi Tokoh Daya". Kompas.com. Diakses tanggal 10 November 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ antaranews.com (2016-05-17). "Biografi tokoh Kalbar Palaunsoeka diluncurkan". Antara News. Diakses tanggal 2026-10-11.
  3. 1 2 Aloy 2019, hlm. 57-58.
  4. ↑ antaranews.com (2016-05-17). "Biografi tokoh Kalbar Palaunsoeka diluncurkan". Antara News. Diakses tanggal 2026-10-11.
Daftar pustaka
  • Aloy, Aloysius (2019). Semangat Dayak: Catatan Perjuangan Politik Partai Persatuan Dayak (1945-1963). Jakarta: Penerbit Buku Kompas. ISBN 978-623-241-007-7.


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan