Selasa, 22 September 2026
13:35 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Muladi

Muladi

politikus Indonesia

Muladi
250px-Menteri_Sekretaris_Negara_Muladi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gubernur Lemhannaske-14
Masa jabatan
30 Agustus 2005 –17 Februari 2011
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
PendahuluErmaya Suradinata
PenggantiBudi Susilo Soepandji
Sekretaris Kabinet Indonesiake-10
Masa jabatan
10 Mei 1999 –20 Oktober 1999
PresidenB. J. Habibie
PendahuluAkbar Tanjung
PenggantiMarsillam Simanjuntak
Menteri Kehakiman Indonesiake-21
Masa jabatan
16 Maret 1998 –20 Oktober 1999
PresidenSoeharto
B. J. Habibie
PendahuluOetojo Oesman
PenggantiYusril Ihza Mahendra
Informasi pribadi
Lahir(1943-05-26)26 Mei 1943
Meninggal31 Desember 2020(2020-12-31) (umur 77)
Sebab kematianCOVID-19
Partai politikPartai Golongan Karya
Suami/istriNany Ratna Asmara
Anak4
Almamater
Pekerjaan
  • hakim
  • politisi
  • Akademisi

Muladi (26 Mei 1943  31 Desember 2020) adalah seorang akademisi, hakim, dan politikus Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Diponegoro, Menteri Kehakiman dan Menteri Sekretaris Negara pada pemerintahan Presiden Soeharto dan B.J. Habibie (1998 – 99),[1] dan Hakim Mahkamah Agung (2000 – 01). Dari tahun 2005 hingga 2011, ia menjabat sebagai Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional.[2][3]

Kehidupan awal

Muladi lahir di Solo, 26 Mei 1943, sebagai anak bungsu dari tiga bersaudara pasangan Dasijo Darmo Soewito dan Sartini.[4] Ayahnya yang asli Jawa Timur bekerja sebagai reserse polisi. Karena Orang tuanya yang pindah tugas sehingga membawanya tinggal di Semarang. Muladi kecil dikenal nakal. Karena kenakalannya itu, Muladi dua kali tidak lulus sekolah, yaitu ketika SD dan SMP.[5]

Meski tidak lulus SMP, Muladi tetap bisa melanjutkan sekolah ke sebuah SMA swasta yaitu SMA Institut Indonesia. Ia kemudian diterima di Fakultas Ekonomi dan Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat Universitas Diponegoro, Semarang.[5] Ia memilih untuk kuliah di Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat (saat ini disebut dengan nama Fakultas Hukum).[6]

Semasih mahasiswa, Muladi aktif sebagai Anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), tahun 1963 – 1968. Ia juga pernah menjadi Komandan Batalyon IV, Resimen Mahasiswa Semarang (1964 – 1967). Selain itu, sambil kuliah, dia bekerja sebagai karyawan OPS Minyak dan Gas Bumi, Jawa Tengah (1966 – 1969).[3]

Dalam hal olahraga, Muladi muda menyukai karate dan judo. Pemegang sabuk hitam ini bahkan menjadi atlet judo nasional.[4]

Sebelum aktif di dunia politik, ia berkarier di Universitas Diponegoro sebagai dosen. Ia datang ke Jakarta ketika menjadi anggota MPR–RI pada tahun 1997. Setelah itu, Ia dan keluarganya tinggal di Jakarta.

Muladi meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta pada pukul 06.45 WIB, 31 Desember 2020.[7]

Keluarga

Pada usia 21 tahun, Muladi menikahi adik kelasnya, Nany Ratna Asmara, tepatnya pada tanggal 22 Maret 1964. Pernikahannya tersebut membuahkan empat orang putri, yaitu Rina Irawanti, Diah Sulistyani, Aida Fitriani, dan Erlina Kumala Esti. Dua anak pertama dan anak bungsunya mengikuti jejak Muladi mendalami bidang hukum. Putri keduanya, Diah Sulistyani, mengikuti jejaknya menjadi seorang akademisi.[5]

Sosok Muladi cukup menggetarkan hati. Hal ini terlihat dari tinggi tubuhnya mencapai 1,80 m dan berat lebih dari satu kuintal. Gaya bicaranya keras menggelegar, terutama saat marah. Tetapi, ia sesungguhnya berhati lembut serta tidak tahan melihat ketidakadilan dan pelanggaran hak asasi manusia.[5]

Pendidikan

Karier

Penghargaan

Referensi

  1. "Pejabat Kabinet". Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-01-16. Diakses tanggal 15 Januari 2014.
  2. "Pejabat Gubernur Lemhannas RI". Lemhannas RI. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-01-16. Diakses tanggal 15 Januari 2014.
  3. 1 2 "Gubernur Lemhannas Terlama". Ensiklopedi Tokoh Indonesia. 30 Mei 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-12-16. Diakses tanggal 15 Januari 2014.
  4. 1 2 "Koboi itu Kembali ke Kampus". Harian Umum Suara Merdeka. 08 Februari 2004. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-24. Diakses tanggal 15 Januari 2014.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  5. 1 2 3 4 "Prof. Dr. Muladi: "Komnas HAM Masih Butuh Perlindungan Soeharto"". FORUM - Komnas HAM dan Perlindungan. 03 Maret 1997. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-01-14. Diakses tanggal 15 Januari 2014.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  6. "Sejarah Fakultas Hukum Diponegoro". Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-01-18. Diakses tanggal 15 Januari 2014.
  7. Sembiring, Lidya Julita (31 Desember 2020). "Kabar Duka! Mantan Menteri Kehakiman Prof Muladi Meninggal". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 31 Desember 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. 1 2 3 4 "Riwayat Hidup Singkat Penulis" (PDF) (Edisi September 2010). Jurnal Yudhagama. TNI AD. 10 September 2010. hlm. 23. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2013-09-01. Diakses tanggal 15 Januari 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. "Kesaksian Sejarah: Tugas 2: Biografi". Tasya Bellinda Permatasari. 31 Mei 2013. Diakses tanggal 15 Januari 2014.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Oetojo Oesman
Menteri Kehakiman
1998–1999
Diteruskan oleh:
Yusril Ihza Mahendra
Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
Ermaya Suradinata
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional
2005–2011
Diteruskan oleh:
Budi Susilo Soepandji
Menko Polkam: Feisal Tanjung Menko Ekuin: Ginandjar Kartasasmita, Hartarto Sastrosoenarto (Plt.) Menko PP-PAN: Hartarto Sastrosoenarto Menko Kesra : Haryono Suyono Mendagri: Syarwan Hamid, Feisal Tanjung (Plt.) Menlu: Ali Alatas Menhankam/Panglima ABRI: Wiranto Menhak: Muladi Menteri Penerangan: Yunus Yosfiah Menkeu: Bambang Subianto Menperindag: Rahardi Ramelan Mentan: Soleh Solahudin Mentamben: Kuntoro Mangkusubroto Menhutbun: Muslimin Nasution Menteri PU: Rachmadi Bambang Sumadhijo Menhub: Giri Suseno Hadihardjono Menparsenbud: Marzuki Usman, Giri Suseno Hadihardjono (Plt.) Menkopukm: Adi Sasono Menaker: Fahmi Idris, A.M. Hendropriyono (Plt.) Menteri Trans-PPH: A.M. Hendropriyono Menkes: Faried Anfasa Moeloek Mendikbud: Juwono Soedarsono Menag: Abdul Malik Fadjar Mensos: Justika Baharsjah Menteri PPN: Boediono Menristek: Muhammad Zuhal Menteri BUMN: Tanri Abeng Menteri P dan H: A.M. Saefuddin, Soleh Solahudin (Plt.) Menteri Kependudukan: Ida Bagus Oka Menves: Hamzah Haz, Marzuki Usman, Muhammad Zuhal (Plt.) Menteri Agraria: Hasan Basri Durin Menpera: Theo L. Sambuaga, Rachmadi Bambang Sumadhijo (Plt.) Menteri LH: Panangian Siregar Menperwan: Tuti Alawiyah Menpora: Agung Laksono, Juwono Soedarsono (Plt.) Jaksa Agung: Soedjono C. Atmonegoro, Andi Muhammad Ghalib Mensesneg: Akbar Tandjung, Muladi (Plt.)
Menko Polkam: Feisal Tanjung Menko Ekuin/Kepala BAPPENAS: Ginandjar Kartasasmita Menko PP-PAN: Hartarto Sastrosoenarto Menko Kesra/Kepala BKKBN: Haryono Suyono Mendagri: R. Hartono Menlu: Ali Alatas Menhankam/Panglima ABRI: Wiranto Menhak: Muladi Menteri Penerangan: Muhammad Alwi Dahlan Menkeu: Fuad Bawazier Menperindag: Mohammad Hasan Mentan: Justika Baharsjah Mentamben: Kuntoro Mangkusubroto Menhutbun: Sumahadi Menteri PU: Rachmadi Bambang Sumadhijo Menhub: Giri Suseno Hadihardjono Menparsenbud: Abdul Latief Menkopukm: Subiakto Tjakrawerdaya Menaker: Theo L. Sambuaga Menteri Trans-PPH: AM Hendropriyono Mendikbud: Wiranto Arismunandar Menkes: Faried Anfasa Moeloek Menag: Muhammad Quraish Shihab Mensos: Siti Hardijanti Rukmana Menristek: Rahardi Ramelan Menves: Sanyoto Sastrowardoyo Menteri Agraria: Ary Mardjono Menpera: Akbar Tanjung Menteri LH: Juwono Sudarsono Menteri Panhorbat: Haryanto Dhanutirto Menteri BUMN: Tanri Abeng Menperwan: Tuti Alawiyah Menpora: Agung Laksono Jaksa Agung: Soedjono C. Atmonegoro Gubernur Bank Indonesia: Syahril Sabirin Mensesneg: Saadillah Mursjid
Menteri Kehakiman
(1945–1999)
120px-Logo_of_the_Ministry_of_Law_and_Human_Rights_of_the_Republic_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menteri Hukum dan Perundang-undangan
(1999–2001)
Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia
(2001–2004)
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
(2004–2024)
Menteri Hukum
(2024–sekarang)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan