Senin, 02 November 2026
13:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Film Pascamodernisme

Bagikan:

Film Pascamodernisme klasifikasi dari film-film yang mengartikulasikan tema dan gagasan pascamodernisme melalui medium cinema. Film-film ini bertujuan untuk menumbangkan konvensi-konvensi mainstream dalam struktur naratif dan penokohan serta bertujuan untuk menguji rasa tak percaya penonton terhadap apa yang mereka lihat.[1][2][3]

Salah satu karakteristik utama film postmodernis adalah pendobrakan batas antara seni tinggi dan rendah. Film-film ini sering kali mempertanyakan dan menjungkirbalikkan penggambaran tipikal mengenai gender, ras, kelas, genre, dan waktu. Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan karya yang unik dan tidak mengikuti ekspresi naratif tradisional.[4]

Film postmodernis sering kali menampilkan teknik seperti pastiche, parodi, dan ironi. Mereka juga cenderung mempermainkan konsep realitas dan ilusi dalam cerita, serta mengkaji ulang sejarah dan budaya populer. Film-film ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk mengkritik dan mengeksplorasi berbagai aspek sosial dan budaya.

Daftar pembuat film pascamodernis terkenal

Referensi

  1. ↑ Hopkins, Susan (Musim semi 1995). "Generation Pulp". Youth Studies Australia. 14 (3): 14–19.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Kretzschmar, Laurent (Juli 2002). "Is Cinema Renewing Itself?". Film-Philosophy. 6 (15). doi:10.3366/film.2002.0015.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Hutcheon, Linda (Januari 19, 1998). "Irony, Nostalgia, and the Postmodern". University of Toronto English Library.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Representing Postmodern Marginality in Three Documentary Films. - Free Online Library". www.thefreelibrary.com.
  5. 1 2 Cinema Studies: The Key Concepts - Google Books (pg.289)
  6. ↑ Jim Hemphill's Best Blu-rays of 2016|Filmmaker Magazine
  7. ↑ There Was Once a Certain Kind of Cinema — Kitbashed
  8. ↑ Fallen Angels|Cornell Cinema
  9. ↑ Read More: Don Hertzfeldt's Stick Figures at 20 | Austin Film Society
  10. ↑ Diaz, Jonny (Agustus 2, 2020). "Christopher Nolan: Postmodern Master". Rough Cut.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. 1 2 3 4 5 "The Case for Douglas Sirk as the First Postmodern Filmmaker". Collider. September 11, 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ Encyclopedia of Literature and Criticism - Google Books (pg.133)
  13. ↑ Postmodern Chick Flicks - Google Books (pg.43)
  14. 1 2 3 4 5 6 "Elements of Mise en Scene in Postmodern Cinema". Desember 22, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. 1 2 3 4 Boggs, Carl; Pollard, Tom (Maret 1, 2001). "Postmodern Cinema and Hollywood Culture in an Age of Corporate Colonization". Democracy & Nature. 7 (1): 159–181. doi:10.1080/10855660020028818 – via Taylor and Francis+NEJM.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. 1 2 3 4 5 Booker, M. Keith (Maret 23, 2007). "Postmodern Hollywood: what's new in film and why it makes us feel so strange". Praeger – via Open WorldCat.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. 1 2 3 4 “New Hollywood” and the 60s Melting Pot|Jonathan Rosenbaum
  18. 1 2 3 4 Haider, Asad. "Me and You and Everyone We Know: The Postmodern Happiness of the Contemporary Art Film – Senses of Cinema".
  19. ↑ Joe Dante's Purgatory|Jonathan Rosenbaum
  20. ↑ Hassannia, Tina (Desember 11, 2013). "The Nature of Truth: Errol Morris's The Thin Blue Line". Slant Magazine.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  21. ↑ Dilley, Whitney Crothers (Agustus 23, 2017). "The Cinema of Wes Anderson: Bringing Nostalgia to Life". Wallflower Press – via Columbia University Press.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  22. ↑ Book cover Postmodernism, Parody and Smart Cinema: Case Studies of Lynch, Tarantino and Soderbergh|SpringerLink
  23. ↑ "The Evolution of Pedro Almodóvar". The New Yorker. November 28, 2016.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  24. ↑ "The Postmodern Films Of Guy Maddin". NPR.
  25. ↑ "An Interview with Guy Maddin". offscreen.com.
  26. 1 2 David and David at the Movies: Sorry to Bother You - Indiana University Cinema
  27. ↑ Comics in Context #100: Centennial Cartoon Concert - IGN
  28. ↑ Neurosis Hotel: An introduction to Abel Ferrara - Adrian Martin.pdf
  29. ↑ Time Machines: After Kubrick: A Filmmaker's Legacy, edited by Jeremi Szaniawski · Senses of Cinema
  30. ↑ New Working-Class Studies - Google Books (pg. 162)
  31. ↑ The Perils of Michael Moore - Dissent Magazine
  32. ↑ Can I Live? Contemporary Black Satire and the State of Postmodern Double Consciousness on JSTOR
  33. ↑ Jordan Peele on 'Get Out' and writing for the Black audience
  34. ↑ Peter Greenaway's Postmodern / Poststructuralist Cinema - Google Books
  35. ↑ Peter Greenaway's "Eisenstein in Guanajuato" at the Istanbul Film Festival - HuffPost
  36. ↑ Kevin Smith: 'I'm a Sellout!' - Observer
  37. ↑ Postmodern Chick Flicks: The Return of the Woman's Film - Google Books

Pranala luar

Menurut gaya
Menurut topik
Menurut demografi
Menurut format,
teknik/teknologi,
pendekatan,
atau produksi
Karya
Sastra
Puisi
Seni rupa
Musik
Teater
Film
Tarian
Arsitektur
Artikel terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan