Kamis, 05 November 2026
22:45 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Steampunk

Steampunk

subgenre fiksi ilmiah

Bagikan:
330px-20000_Nautilus_engines.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi asli dari ruang mesin Nautilus Jules Verne

Steampunk adalah subgenre fiksi ilmiah yang menggabungkan teknologi retrofuturistik dan estetika yang terinspirasi oleh mesin uap industrial abad ke-19.[1][2][3] Karya-karya Steampunk sering kali berlatar sejarah alternatif era Victoria atau "Wild West" Amerika, dengan tetap menampilkan masyarakat yang memanfaatkan mesin-mesin bertenaga uap, atau di dunia fantasi yang juga menggunakan tenaga uap.

Steampunk menampilkan teknologi anakronistik atau penemuan retrofuturistik yang kerap dibayangkan oleh orang-orang di abad ke-19 (ini membedakannya dari Neo-Victorianisme[4]). Steampunk juga berakar pada perspektif tentang mode, budaya, gaya arsitektur, dan seni.[5] Teknologi dalam steampunk bisa berupa mesin fiktif seperti yang ditemukan dalam karya H. G. Wells dan Jules Verne.[6] Steampunk juga terkadang menampilkan sejarah alternatif dari berbagai teknologi seperti meriam uap, kapal udara yang lebih ringan dari udara, komputer analog, atau komputer mekanik digital seperti Mesin Analitik ciptaan Charles Babbage.[7]: 48 [8]

Referensi

  1. ↑ "Definition of steampunk". Oxford University Press. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-07-18. Diakses tanggal 6 Oktober 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Latham, Rob (2014). The Oxford Handbook of Science Fiction. hlm. 439. ISBN 9780199838844.
  3. ↑ "What Is Steampunk All About? | Gear Gadgets and Gizmos". www.geargadgetsandgizmos.com/. 25 September 2017. Diakses tanggal Feb 23, 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Nally, Claire (Nov 7, 2016). "EXPERT COMMENT: Steampunk, Neo-Victorianism, and the Fantastic" (Rilis pers). Northumbria University, Newcastle's Newsroom.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ STEAMPUNK (dalam bahasa Inggris). Lulu.com. 2014.
  6. ↑ Campbell, Heather M. (Des 1, 2010). "Steampunk: Full Steam Ahead". School Library Journal (dalam bahasa Inggris). 56 (12): 52–57. ISSN 0362-8930.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ VanderMeer, Jeff; Chambers, S. J. (2011). The Steampunk Bible: An Illustrated Guide to the World of Imaginary Airships, Corsets and Goggles, Mad Scientists, and Strange Literature. New York: Abrams Image. ISBN 978-0810989580.
  8. ↑ Grossman, Lev (Desember 14, 2009). "Steampunk: Reclaiming Tech for the Masses". Time. Diarsipkan dari asli tanggal Desember 9, 2009. Diakses tanggal Des 10, 2009. Steampunk has been around for at least 30 years, with roots going back further. An early example is K. W. Jeter's 1979 novel Morlock Night, a sequel to H.G. Wells' The Time Machine in which the Morlocks travel back in time to invade 1890s London. Steampunk — Jeter coined the name — was already an established subgenre by 1990, when William Gibson and Bruce Sterling introduced a wider audience to it in The Difference Engine, a novel set in a Victorian England running Babbage's hardware and ruled by Lord Byron, who had escaped death in Greece. ...{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Media terkait Steampunk di Wikimedia Commons

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan