Senin, 21 September 2026
02:09 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Steampunk

Steampunk

subgenre fiksi ilmiah

330px-20000_Nautilus_engines.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi asli dari ruang mesin Nautilus Jules Verne

Steampunk adalah subgenre fiksi ilmiah yang menggabungkan teknologi retrofuturistik dan estetika yang terinspirasi oleh mesin uap industrial abad ke-19.[1][2][3] Karya-karya Steampunk sering kali berlatar sejarah alternatif era Victoria atau "Wild West" Amerika, dengan tetap menampilkan masyarakat yang memanfaatkan mesin-mesin bertenaga uap, atau di dunia fantasi yang juga menggunakan tenaga uap.

Steampunk menampilkan teknologi anakronistik atau penemuan retrofuturistik yang kerap dibayangkan oleh orang-orang di abad ke-19 (ini membedakannya dari Neo-Victorianisme[4]). Steampunk juga berakar pada perspektif tentang mode, budaya, gaya arsitektur, dan seni.[5] Teknologi dalam steampunk bisa berupa mesin fiktif seperti yang ditemukan dalam karya H. G. Wells dan Jules Verne.[6] Steampunk juga terkadang menampilkan sejarah alternatif dari berbagai teknologi seperti meriam uap, kapal udara yang lebih ringan dari udara, komputer analog, atau komputer mekanik digital seperti Mesin Analitik ciptaan Charles Babbage.[7]:48[8]

Referensi

  1. "Definition of steampunk". Oxford University Press. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-07-18. Diakses tanggal 6 Oktober 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Latham, Rob (2014). The Oxford Handbook of Science Fiction. hlm. 439. ISBN 9780199838844.
  3. "What Is Steampunk All About? | Gear Gadgets and Gizmos". www.geargadgetsandgizmos.com/. 25 September 2017. Diakses tanggal Feb 23, 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Nally, Claire (Nov 7, 2016). "EXPERT COMMENT: Steampunk, Neo-Victorianism, and the Fantastic" (Rilis pers). Northumbria University, Newcastle's Newsroom.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. STEAMPUNK (dalam bahasa Inggris). Lulu.com. 2014.
  6. Campbell, Heather M. (Des 1, 2010). "Steampunk: Full Steam Ahead". School Library Journal (dalam bahasa Inggris). 56 (12): 52–57. ISSN 0362-8930.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. VanderMeer, Jeff; Chambers, S. J. (2011). The Steampunk Bible: An Illustrated Guide to the World of Imaginary Airships, Corsets and Goggles, Mad Scientists, and Strange Literature. New York: Abrams Image. ISBN 978-0810989580.
  8. Grossman, Lev (Desember 14, 2009). "Steampunk: Reclaiming Tech for the Masses". Time. Diarsipkan dari asli tanggal Desember 9, 2009. Diakses tanggal Des 10, 2009. Steampunk has been around for at least 30 years, with roots going back further. An early example is K. W. Jeter's 1979 novel Morlock Night, a sequel to H.G. Wells' The Time Machine in which the Morlocks travel back in time to invade 1890s London. Steampunk — Jeter coined the name — was already an established subgenre by 1990, when William Gibson and Bruce Sterling introduced a wider audience to it in The Difference Engine, a novel set in a Victorian England running Babbage's hardware and ruled by Lord Byron, who had escaped death in Greece. ...{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Media terkait Steampunk di Wikimedia Commons

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan