Minggu, 25 Oktober 2026
05:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Pascaimpresionisme

Pascaimpresionisme

Bagikan:
330px-Henri_Rousseau_%28French%29_-_A_Centennial_of_Independence_-_Google_Art_Project.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Henri Rousseau, The Centenary of Independence, 1892, Getty Center, Los Angeles

Pascaimpresionisme adalah sebuah gerakan seni Prancis umum yang berkembang antara 1886 dan 1905, dari pameran Impresionis terakhir sampai kelahiran Fauvisme. Pasca-Impresionisme timbul sebagai reaksi melawan perhatian para Impresionis untuk penggambaran naturalistik dari cahaya dan warna. Karena penekanannya yang luas pada kualitas abstrak atau konten simbolis, Pascaimpresionisme mencakup Neo-Impresionisme Les Nabis, Simbolisme, Cloisonnisme, Mazhab Pont-Aven, dan Sintetisme, bersama dengan beberapa karya impresionis kemudian. Gerakan tersebut dipimpin oleh Paul Cézanne (dikenal sebagai bapak Pasca-Impresionisme), Paul Gauguin, Vincent van Gogh, Albert André, dan Georges Seurat.[1]

Istilah Pascaimpresionisme pertama kali digunakan oleh kritikus seni Roger Fry pada tahun 1906.[2][3] Kritikus Frank Rutter dalam ulasannya mengenai Salon d'Automne yang diterbitkan di Art News, 15 Oktober 1910, mendeskripsikan Othon Friesz sebagai "pemimpin pasca-impresionis"; ada juga sebuah iklan untuk pertunjukan The Post-Impressionists of France.[4] Tiga minggu kemudian, Roger Fry menggunakan istilah itu lagi ketika ia menyelenggarakan pameran pada 1910, Manet and the Post-Impressionists, mendefinisikannya sebagai perkembangan seni Prancis sejak Manet.

Post-Impresionis memperluas Impresionisme sambil menolak keterbatasannya: mereka terus menggunakan warna-warna cerah, aplikasi cat yang sering kali tebal, dan subjeknya merupakan kehidupan nyata, tetapi lebih cenderung menekankan bentuk-bentuk geometris, mengubah bentuk untuk efek ekspresif, dan menggunakan warna yang tidak alami atau semaunya.

Referensi

  1. ↑ Metropolitan Museum of Art Timeline, Post-Impressionism
  2. ↑ Richard R. Brettell, Modern Art, 1851-1929: Capitalism and Representation, Oxford University Press, 1999, p. 21
  3. ↑ Peter Morrin, Judith Zilczer, William C. Agee, The Advent of Modernism. Post-Impressionism and North American Art, 1900-1918, High Museum of Art, 1986
  4. ↑ Bullen, J. B. Post-impressionists in England, p.37. Routledge, 1988. ISBN0-415-00216-8, ISBN978-0-415-00216-5

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Post-Impressionism.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Post-impressionnisme.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan