Senin, 21 September 2026
07:23 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Edvard Munch

Edvard Munch

pelukis Norwegia (1863-1944)

250px-Portrait_of_Edvard_Munch_%28cropped%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan Diri Sendiri dengan Lengan Kerangka (Self Potrait with Skeleton Arm, 1895)

Edvard Munch (IPA: [ɛdvɒ:rt muŋk], Ådalsbruk, Loten, 12 Desember 1863 - Ekely, 23 Januari 1944) adalah pelukis aliran ekspresionisme dan pencetak (printmaker) asal Norwegia. Gambarannya terhadap kesengsaraan atau penderitaan sangat memengaruhi perkembangan ekspresionisme di Jerman pada awal abad ke-20.

Jeritan (The Scream, 1893; awalnya disebut Putus Asa (Despair)), lukisan paling terkenal Munch, dianggap sebagai ikon penggambaran penderitaan dan merupakan salah satu bagian dari seri yang disebut Dekorasi Kehidupan (The Frieze of Life), di mana Munch mengeksplorasi tema kehidupan, cinta, takut, kematian, dan kesedihan. Sebagaimana halnya dengan banyak karya lainnya, Munch melukis beberapa versi lukisan ini. Salah satu dicuri pada tahun 1994 dan lainnya pada tahun 2004. Kedua lukisan yang dicuri ini akhirnya dapat ditemukan kembali.

Tema Dekorasi Kehidupan (The Frieze of Life) berulang pada karya-karya Munch selanjutnya, dalam lukisan seperti Anak Kecil yang Sakit (The Sick Child, 1886; lukisan saudara perempuannya yang telah meninggal, Sophie), Vampir (Vampire, 1893-1894), Abu (Ashes, 1894), dan Jembatan (The Bridge). Lukisan terakhir menggambarkan sosok pincang dengan wajah yang samar yang dilatarbelakangi oleh bayangan pohon besar dan rumah yang menakutkan. Munch selalu menggambarkan wanita sebagai sosok yang rapuh, korban yang tak bersalah, atau vampir pencabut nyawa yang mengerikan. Para analis mengatakan bahwa hal ini mencerminkan kecemasan seksualnya.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Edvard Munch.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan