Rabu, 28 Oktober 2026
07:26 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Alfred Döblin

Alfred Döblin

dokter asal Perancis

Bagikan:
Infobox orangAlfred Döblin
250px-Alfred_Doeblin_1930.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran10 Agustus 1878 Suntingan nilai di Wikidata
Szczecin Suntingan nilai di Wikidata
Kematian26 Juni 1957 Suntingan nilai di Wikidata (78 tahun)
Emmendingen Suntingan nilai di Wikidata
Tempat pemakamanVosges Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
AgamaGereja Katolik Roma Suntingan nilai di Wikidata
PendidikanFrederick William University Berlin (en) Terjemahkan
Universitas Humboldt Berlin
Universitas Albert Ludwig Freiburg Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanpenulis,penyair,penulis fiksi ilmiah,dokter,medical officer (en) Terjemahkan,penulis skenario,tabib saraf,physician writer (en) Terjemahkan,penulis drama,jurnalis,novelis,esais,theatre critic (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Periode aktif1913 Suntingan nilai di Wikidata –
GenreExilliteratur (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
AliranEkspresionisme Suntingan nilai di Wikidata
Nama penaLinke Poot
Hans Fiedeler
Knaas Pieth Suntingan nilai di Wikidata
Karya kreatif
Keluarga
Pasangan nikahErna Döblin (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
AnakPeter Doblin (en) Terjemahkan,Stefan Döblin (en) Terjemahkan,Klaus Döblin (en) Terjemahkan,Wolfgang Doeblin (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
SaudaraHugo Döblin Suntingan nilai di Wikidata
Penghargaan
Tanda tangan
Situs webalfred-doeblin.de Suntingan nilai di Wikidata
IMDB: nm0246841 Allocine: 88379 Allmovie: p309001 iTunes: 426888562 Musicbrainz: 8f6de900-988c-4278-ae5e-1248a547a010 Discogs: 4107639 Find a Grave: 179676334 Modifica els identificadors a Wikidata

Bruno Alfred Döblin (10 Agustus 1878 - 26 Juni 1957) merupakan seorang novelis, pembuat esai, serta doktor berkebangsaan Jerman. Alfred Döblin memiliki nama pena Linke Poot. Ia lahir dari pasangan Max Döblin dan Sophie Döblin.[1]

Alfred Döblin yang paling dikenal karena novel karyanya yang berjudul Berlin Alexanderplatz (1929), yang berkisah mengenai kehidupan modern metropolitan. Novel tersebut kemudian diadaptasi menjadi sandiwara radio pada tahun 1976, setelahnya diadaptasi pula menjadi drama televisi yang disutradarai oleh Rainer Werner Fassbinder pada tahun 1980.[2] Alfred Döblin pada rentang waktu 1933-1945 hidup sebagai eksil di Prancis dan Amerika Serikat (tepatnya di California), seperti juga Brecht Thomas dan Heinrich Mann.[2]

Alfred Döblin dapat dikatakan sebagai salah seorang penulis yang mendefnisikan ulang literatur Jerman pada abad ke-20. Döblin merupakan penulis yang menghasilkan karya dari beragam genre, mulai dari novel sejarah hingga drama, sains fiksi hingga perjalanan, juga kriminal hingga esai-esai filosofis. Sebagai tokoh yang brilian, ia juga memiliki spesialisasi dan gelar doktor di bidang neurologi. Döblin mulai menulis novel pertamanya ketika ia menjadi mahasiswa kedokteran.[1]

Referensi

  1. 1 2 "Alfred Doblin Biography". https://www.thefamouspeople.com/. Diakses tanggal 3 Oktober 2017.{{cite web}}: Tautan eksternal dalam |website=
  2. 1 2 "Alfred Döblin". https://greencardamom.github.io/. Diakses tanggal 3 Oktober 2017.{{cite web}}: Tautan eksternal dalam |website=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan