Sabtu, 31 Oktober 2026
02:33 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Ernst Ludwig Kirchner

Ernst Ludwig Kirchner

Bagikan:
250px-Kirchner_1919_portrait.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar Ernst Ludwig Kirchner (1919)


Ernst Ludwig Kirchner adalah seorang pelukis dan seniman grafis Jerman yang dilahirkan pada tanggal 6 Mei 1880 dan meninggal pada tanggal 15 Juni 1938 di Davos, Swiss.[1][2]Kirchner adalah salah satu pemimpin dari kelompok seniman ekspresionis yang bernama Die Brücke (Sang Jembatan).[1][2] Gaya seninya yang dewasa bersifat personal dan dikenal dengan penekana psikologis dan erotisme.[1][2] Pada tahun 1898 Kircher terkesan oleh karya-karya seni grafis seniman-seniman Gothik terutama Albrecht Durer yang memengaruhi karya-karyanya.[1][2] Namun, pengaruh dari gerakan kelompok the Jugendstil dan seni dinamis dari pelukis ekspresionis asal Norwegia Edvard Munch, membawa Kirchner untuk menjadikan lebih sederhana lukisan-lukisannya dan memberi pewarnaan yang lebih cerah pula—sebuah pengembangan yag dibantu dari penemuan seni Afrika dan Polinesia pada tahun 1904.[1][2] Pada periode antara 1901 dan 1905, Kirchner belajar arsitektur di Dresden, Jerman.[1][2] Namun, obsesinya terhadap seni lukis tetap ia lanjutkan dan pada tahun 1905 dia menemukan Die Brücke bersama dengan Erich Heckel dan Karl Schmidt-Rottluff. Seniman-seniman lain seperti Emil Nolde, kemudian ikut pula bergabung.[1][2]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 (Inggris) "Ernst Ludwig Kirchner". Britannica. Diakses tanggal 16 juni 2014.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  2. 1 2 3 4 5 6 7 (Inggris) "The Art Story". Biography.com. Diakses tanggal 16 juni 2014.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan