
Sebuah film monster adalah film yang berfokus pada satu atau lebih tokoh yang berjuang untuk bertahan hidup dari serangan satu atau lebih tokoh antagonis berupa monster. Monster tersebut bisa berukuran manusia, seperti Creature from the Black Lagoon, atau berukuran sangat besar, seperti King Kong atau Godzilla. Film ini juga dapat masuk ke dalam genre horor, komedi, fantasi, atau fiksi ilmiah. Film monster berawal dari adaptasi cerita folklor horor dan karya sastra.
Konsep tradisional
Aspek paling umum dari film monster adalah pertarungan antara sekelompok manusia protagonis melawan satu atau lebih monster, yang sering kali berperan sebagai kekuatan antagonis. Dalam sinematografi Jepang, monster raksasa yang dikenal sebagai kaiju sering mengambil peran ini.
Monster biasanya tercipta akibat kesalahan manusia – eksperimen yang gagal, dampak radiasi, atau kehancuran habitat. Atau monster berasal dari luar angkasa, telah berada di Bumi sejak lama tanpa pernah terlihat, atau dilepaskan (atau dibangunkan) dari suatu penjara tempat ia ditahan.
Monster umumnya digambarkan sebagai penjahat, tetapi bisa juga menjadi metafora atas kehancuran yang terus dilakukan manusia; monster raksasa sejak kemunculan The Beast from 20,000 Fathoms (1953) sempat dianggap sebagai simbol perang nuklir, misalnya. Sebaliknya, Godzilla awalnya digambarkan demikian, tetapi seiring waktu reputasinya berkembang menjadi ikon budaya bagi masyarakat Jepang, sebagaimana Superman menjadi simbol budaya bagi Amerika, dengan sejumlah film yang menampilkan Godzilla sebagai semacam protagonis yang membantu melindungi manusia dari monster lain yang lebih jahat.
Upaya manusia untuk menghancurkan monster biasanya dilakukan dengan kekuatan militer – sebuah usaha yang justru membuat monster semakin marah dan terbukti tidak berguna (sebuah klise yang melekat pada genre ini). Seri Godzilla menggunakan konsep senjata super yang dibuat oleh ilmuwan Jepang untuk menaklukkan dirinya atau monster lain yang dilawannya.
Secara historis, monster digambarkan menggunakan animasi stop motion, boneka, atau kostum monster. Pada masa modern, banyak film monster yang menggunakan monster CGI.
Referensi
- Moody, Katie; Bissette, Stephen R. (2010-11-22). "Survey 1 Comic Strip Essays: Katie Moody on Winsor McCay's "Dream of the Rarebit Fiend"". Center for Cartoon Studies. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-30. Diakses tanggal 2016-02-18.
Artikel bertopik film ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |
| Nasional | |
|---|---|
| Lain-lain | |