Senin, 19 Oktober 2026
09:13 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Umberto Boccioni

Umberto Boccioni

Bagikan:
250px-Umberto_Boccioni%2C_portrait_photograph.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Umberto Boccioni

Umberto Boccioni (lahir 19 Oktober 1882 di Reggio, Calabria, Italia - meninggal 16 Agustus 1916 di Verona, Italia pada umur 33 tahun) adalah seorang pelukis dan pematung yang berpengaruh asal Italia serta merupakan pengikut teori gerakan futurisme, yaitu sebuah gerakan seni yang muncul pada tahun-tahun sebelum Perang Dunia I.[1][2]

Boccioni belajar melukis pada tahun 1898 hingga 1902 di studio pelukis Giacomo Balla, di mana ia belajar melukis menggunakan teknik pointilis.[1] Pada tahun 1907, ia menetap di Milan dan secara bertahap ia mulai terpengaruh oleh penyair Filippo Marinetti, seorang penyair yang menulis buku tentang futurisme gerakan sastra yang mengagungkan dinamika teknologi modern.[1] Boccioni mengadaptasi ide Marinetti untuk diterapkan dalam seni visual, yang kemudian menjadikannya teoretisi terkemuka dalam seni futuris.[1] Pada tahun 1910, ia dan pelukis lain menyusun dan menerbitkan Technical Manifesto of the Futurist Painters, untuk mempromosikan representasi dari simbol teknologi modern, seperti kekerasan, kekuatan, dan kecepatan.[1] Boccioni percaya bahwa kemajuan ilmiah dan pengalaman modernitas menuntut agar seniman meninggalkan tradisi lukisan yang statis dengan objeknya yang mudah dibaca.[2] Meskipun Boccioni merupakan seorang yang berpengaruh dalam futurisme Italia, tetapi ia juga seorang pelukis neo-impresionis (impresionisme baru) pertama kali yang telah matang, dan tertarik pada subjek lanskap dan potret.[2]

Referensi


Flag of ItaliaBiography icon

Artikel bertopik biografi Italia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan