Rabu, 28 Oktober 2026
07:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Carl Theodor Dreyer

Carl Theodor Dreyer

Bagikan:
Carl Theodor Dreyer
Carl_Theodor_Dreyer_%281965%29_by_Erling_Mandelmann.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Dreyer pada 1965
Lahir(1889-02-03)3 Februari 1889
Copenhagen, Denmark
Meninggal20 Maret 1968(1968-03-20) (umur 79)
Copenhagen, Denmark
PekerjaanSutradara
Masa aktif1919–1968
Pasangan menikah
Ebba Larsen
​
(m. 1911)​
(d.1977)
AnakGunni
Erik
PenghargaanGolden Lion di Festival Film Venesia 1955 untuk
Ordet

Carl Theodor Dreyer (bahasa Denmark: [ˈkʰɑˀlˈtsʰe̝ːotɒˈtʁɑjˀɐ]; 3 Februari 1889 – 20 Maret 1968), yang lebih dikenal sebagai Carl Th. Dreyer,[1] adalah seorang sutradara film Denmark. Dreyer dianggap oleh banyak kritikus dan pembuat film sebagai salah satu sutradara terbesar dalam sejarah perfilman.[2][3][4][5][6]

Referensi

  1. ↑ The Carl Th. Dreyer website Retrieved 12 March 2013
  2. ↑ "The 1,000 Greatest Films (Top 250 Directors)". They Shoot Pictures, Don't They. Diarsipkan dari asli tanggal 2 Desember 2016. Diakses tanggal 1 Desember 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Bright Lights Film Journal review of Day of Wrath, Order and Gertrud
  4. ↑ "kamera.co.uk - feature item - Carl Dreyer - Antonio Pasolini". www.kamera.co.uk. Diakses tanggal 22 Februari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Carl Theodor Dreyer | Biography, Movie Highlights and Photos | AllMovie". AllMovie. Diakses tanggal 22 Februari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ The Passion of Joan of Arc review Diarsipkan 2013-02-06 di Wayback Machine by Roger Ebert

Bacaan tambahan

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Carl Theodor Dreyer.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan