Sabtu, 03 Oktober 2026
11:24 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
David Morris Lee

David Morris Lee

fisikawan asal Amerika Serikat

Bagikan:
250px-Nobel_Laureate_David_Morris_Lee_in_2007.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lee (2007)

David Morris Lee (lahir 20 Januari 1931) ialah fisikawan Amerika Serikat yang-dengan Robert Richardson dan Douglas Osheroff-dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika 1996 untuk penemuan bersama mereka mengenai superfluiditas isotop helium-3.

Lee menerima gelar sarjana muda dari Universitas Harvard pada 1952 dan Ph.D. dalam fisika di Universitas Yale pada 1959. Ia menjadi anggota staf pengajar Universitas Cornell (Ithaca, New York) pada 1959, menjadi guru besar di sini pada 1968. Lee dan Richardson membuat alat pendingin khusus untuk riset mereka dalam suhu rendah di Cornell. Mereka menemukan superfluiditas dalam helium-3 secara kebetulan pada 1972. Mereka mendinginkan yang senyawa dalam sedikit perseribu dari derajat hampir secara absolut nol (-273 C) saat Osheroff, pelajar tingkat sarjana yang bekerja dengan mereka, memperhatikan perubahan aneh dalam tekanan internal contoh. Akhirnya kelompok itu memutuskan bahwa deviasi itu menandai transisi fase helium-3 pada superfluiditas. Karena atom dalam superfluida helium-3 bergerak dalam cara selaras, zat-zat pembentuknya mengurangi seluruh pergesekan internal dan mengalir tanpa hambatan. Helium-3 dalam keadaan ini menunjukkan reaksi menurut hukum mekanika kuantum. Penemuan superfluiditas dalam helium-3 memungkinkan ilmuwan belajar secara langsung dalam sistem makroskopis (terlihat) mekanika kuantum yang asing mengakibatkan yang sebelumnya hanya dapat dipelajari secara tak langsung dalam molekul, atom, dan partikel subatom.

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–
sekarang


40px-Gilbert_Stuart_Williamstown_Portrait_of_George_Washington.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Amerika Serikat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan