Minggu, 20 September 2026
22:39 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Alprazolam

Alprazolam

senyawa kimia

60px-Star_of_life_caution.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. Informasi dalam artikel ini hanya boleh digunakan untuk penjelasan ilmiah; bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis. Wikipedia tidak memberikan konsultasi medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional.
Artikel ini membahas mengenai narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Informasi mengenai zat dan obat-obatan terlarang hanya dimuat demi kepentingan ilmu pengetahuan. Kepemilikan dan pengedaran narkoba adalah tindakan melanggar hukum di berbagai negara. Baca: penyangkalan umum lihat pula: nasihat untuk orang tua.
Alprazolam
250px-Alprazolam_structure.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Alprazolam_ball-and-stick_model.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Data klinis
PengucapanAlprazolam /ælˈpræzəlæm/ or /ælˈprzəlæm/, Xanax /ˈzænæks/
Nama dagangFrixitas, Opizolam, xanax, Xanor, Niravam, Zolastin, dll
AHFS/Drugs.commonograph
MedlinePlusa684001
License data
Potensi
ketergantungan
Tinggi[1]
Rute
pemberian
Oral
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
Data farmakokinetika
Bioavailabilitas80–90%
Pengikatan protein80%
MetabolismeHati, melalui sitokrom P450 3A4
Metabolitalfa-hidroksialprazolam, 4-hidroksialprazolam, beta-hidroksialprazolam
Onset aksikurang dari satu jam[2]
Waktu paruh eliminasiPelepasan cepat: 11–13 jam[3]
Pelepasan diperpanjang: 11–16 jam[3]
Durasi aksi6 jam[2]
EkskresiGinjal
Pengenal
  • 8-Kloro-1-metil-6-fenil-4H-[1,2,4]triazolo[4,3-a] [1,4]benzodiazepina
Nomor CAS
PubChem CID
IUPHAR/BPS
DrugBank
ChemSpider
UNII
KEGG
ChEBI
ChEMBL
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.044.849 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC17H13ClN4
Massa molar308,77 g·mol−1
Model 3D (JSmol)
  • ClC1=CC2=C(C=C1)N3C(C)=NN=C3CN=C2C4=CC=CC=C4
  • InChI=1S/C17H13ClN4/c1-11-20-21-16-10-19-17(12-5-3-2-4-6-12)14-9-13(18)7-8-15(14)22(11)16/h2-9H,10H2,1H3 checkY
  • Key:VREFGVBLTWBCJP-UHFFFAOYSA-N checkY
  (verify)

Alprazolam (dijual dengan nama Xanax) adalah obat golongan Benzodiazepin dengan nama kimia 8-Kloro-1-metil-6-fenil-4H-s-triazolo[4,3- a][1,4] benzodiazepine, diklasifikasikan sebagai Psikotropika golongan IV.[4] Alprazolam sering digunakan sebagai terapi pada gangguan cemas, serangan panik, dan kecemasan yang disebabkan oleh depresi. Obat ini bekerja pada kompleks reseptor GABAA-Benzodiazepin yang terdapat di sistem saraf pusat, sehingga menimbulkan efek inhibisi atau efek menenangkan.

Alprazolam diabsorpsi dengan baik pada pemberian oral dengan bioavailabilitas 90%. Puncak konsentrasi plasma dicapai dalam waktu 1 sampai 2 jam. Alprazolam dimetabolisme di hepar dan di ekskresikan melalui urin. Kerja Alprazolam dipengaruhi faktor-faktor seperti fungsi hati dan ginjal, kebiasaan merokok, usia, jenis kelamin, dan kegemukan.[5]

Menurut kategori Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), Alprazolam dan golongan Benzodiazepin yang lain dimasukkan kategori D. Pemberian pada kehamilan trimester pertama meningkatkan risiko malformasi kongenital. Penggunaan Alprazolam pada ibu menyusui dapat menyebabkan sindrom putus obat dan mengantuk pada bayi.[6]

Pemberian jangka panjang disesuaikan dengan derajat depresi dan efek samping penggunaan. Efek samping yang sering muncul diantaranya mulut kering, kelelahan, amnesia, hipersensitivitas, iritabilitas, mengantuk, depresi, sakit kepala, konstipasi, dan diare.[7]

Sediaan Alprazolam berupa tablet dengan dosis 0,25 mg, 0,5 mg, 1 mg, 2 mg, dan 3 mg dengan berbagai merek dagang, diantaranya Actazolam, Alganax, Alprazolam, Atarax, Calmlet, Frixitas, Psynax, Xanax, Zolastin, dan Zyprax.[8][9]

Referensi

  1. Ait-Daoud N, Hamby AS, Sharma S, Blevins D (2018). "A Review of Alprazolam Use, Misuse, and Withdrawal". Journal of Addiction Medicine. 12 (1): 4–10. doi:10.1097/ADM.0000000000000350. PMC 5846112. PMID 28777203.
  2. 1 2 Lilley, Linda Lane; Snyder, Julie S.; Collins, Shelly Rainforth (2016). Pharmacology for Canadian Health Care Practice. Elsevier Health Sciences. hlm. 329. ISBN 9781771720663.
  3. 1 2 American Society of Health-System Pharmacists (13 November 2017). "Alprazolam Monograph for Professionals". Drugs.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 Desember 2010. Diakses tanggal 25 Oktober 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. "PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2017 TENTANG PERUBAHAN PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA | e-Library DPRD Jawa Tengah". elibrary.dprd.jatengprov.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-11-13. Diakses tanggal 2019-11-13.
  5. "NCBI". reference.medscape.com. Diakses tanggal 2019-11-13.
  6. Ait-Daoud, Nassima; Hamby, Allan Scott; Sharma, Sana; Blevins, Derek (2018). "A Review of Alprazolam Use, Misuse, and Withdrawal". Journal of addiction medicine. 12 (1): 4–10. doi:10.1097/ADM.0000000000000350. ISSN 1932-0620. PMC 5846112. PMID 28777203.
  7. Chen, Tzu-Ting; Ko, Chih-Hung; Chen, Shao-Tsu; Yen, Chia-Nan; Su, Po-Wen; Hwang, Tzung-Jeng; Lin, Jin-Jia; Yen, Cheng-Fang (2015-11-01). "Severity of alprazolam dependence and associated features among long-term alprazolam users from psychiatric outpatient clinics in Taiwan". Journal of the Formosan Medical Association. 114 (11): 1097–1104. doi:10.1016/j.jfma.2014.04.004. ISSN 0929-6646.
  8. "ALPRAZOLAM | PIO Nas". pionas.pom.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-10-29. Diakses tanggal 2019-11-13.
  9. "Xanax, Niravam (alprazolam) dosing, indications, interactions, adverse effects, and more". reference.medscape.com. Diakses tanggal 2019-11-13.
Alkohol
Barbiturat
Benzodiazepin
Karbamat
Flavonoid
Imidazol
Konstituen kava
Monoureid
Steroid neuroaktif
Nonbenzodiazepin
Fenol
Piperidinedion
Pirazolopiridin
Quinazolinon
Volatil/gas
Lain-lain
Lihat juga: GABAergics
1,4-Benzodiazepin
1,5-Benzodiazepin
2,3-Benzodiazepin*
Triazolobenzodiazepins
Imidazobenzodiazepin
Oxazolobenzodiazepin
Thienobenzodiazepin
Tienotriazolobenzodiazepin
Tienobenzodiazepins*
Piridodiazepin
Piridotriazolodiazepin
Pirazolodiazepin
Pirolodiazepin
Tetrahydroisoquinobenzodiazepin
Pirolobenzodiazepin*
Prodrug benzodiazepin
* atypical activity profile (not GABAA receptor ligands)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan